Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?

Agatha Vidya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:29 WIB
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
Kemenhan RI membantah telah menunjuk Ayu Aulia menjadi salah satu time kreatif mereka. [Instagram]
baca 10 detik
  • Ayu Aulia mengaku kehilangan rahim secara permanen akibat komplikasi aborsi.

  • Secara medis, aborsi ilegal berisiko tinggi menyebabkan infeksi parah atau sepsis.

  • Perdarahan hebat dan rahim robek memaksa dokter melakukan tindakan pengangkatan rahim.

Suara.com - Pengakuan selebgram Ayu Aulia yang pernah menjalin hubungan dengan seorang pejabat publik sampai hamil dan harus kehilangan rahim tengah menggegerkan publik.

Ayu Aulia mengaku dirinya kehilangan rahim akibat terpaksa melakukan aborsi, karena tekanan serta rasa takut.

"Keputusan itu membawa dampak besar dalam hidup saya, termasuk kehilangan rahim saya sendiri," ungkap Ayu dalam unggahan Instagram Story-nya, Senin (11/5/2026).

Lantas secara medis, bagaimana prosedur aborsi bisa menyebabkan seorang wanita kehilangan rahim? Simak ulasan yang dirangkum Suara.com berikut ini.

Apakah Aborsi Normalnya Membuat Rahim Hilang?

Secara medis dilansir dari laman WHO dan NHS, tindakan aborsi, baik melalui obat-obatan (medik) maupun prosedur bedah (kuretase) umumnya dianggap aman jika dilakukan sesuai standar medis.

Pada banyak kasus, aborsi tidak mempengaruhi kesuburan di masa depan. Namun, risiko tetap ada terutama jika aborsi dilakukan secara berulang atau dilakukan dengan cara yang tidak aman.

Ayu Aulia ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat, 16 Januari 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]
Ayu Aulia ditemui di Kemang, Jakarta Selatan pada Jumat, 16 Januari 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]

Risiko kehilangan rahim atau prosedur histerektomi biasanya terjadi karena adanya komplikasi berat yang mengancam nyawa.

3 Penyebab Utama Pengangkatan Rahim Usai Aborsi

baca juga

Meskipun jarang terjadi pada prosedur yang legal dan steril, ada beberapa kondisi darurat yang memaksa dokter harus mengangkat rahim pasien demi menyelamatkan nyawanya:

1. Infeksi Parah dan Sepsis

Jika alat yang digunakan tidak steril atau jaringan janin tidak keluar sepenuhnya (aborsi tidak tuntas), bakteri dapat berkembang biak.

Infeksi ini bisa menyebar ke radang panggul hingga menyebabkan sepsis (infeksi darah).

Jika jaringan rahim sudah rusak parah akibat infeksi, pengangkatan rahim menjadi jalan terakhir.

2. Perdarahan Hebat (Hemorrhage)

Aborsi yang menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah besar di dinding rahim dapat memicu perdarahan yang tidak bisa berhenti.

Jika tindakan medis biasa gagal menghentikan darah, dokter terpaksa mengambil rahim agar pasien tidak kehilangan nyawa karena kehabisan darah.

3. Perforasi Uterus (Rahim Robek)

Pada aborsi bedah yang tidak dilakukan dengan hati-hati, ada risiko rahim tertusuk atau robek oleh alat tajam.

Jika lubang atau robekan yang terjadi sangat parah dan mengenai organ dalam lainnya, rahim mungkin tidak bisa lagi dijahit atau diperbaiki.

Bahaya Aborsi Tidak Aman

Istilah aborsi tidak aman merujuk pada prosedur yang dilakukan oleh orang yang tidak berkompeten atau di lingkungan yang tidak memenuhi standar medis.

Menurut standar WHO, aborsi jenis ini sangat berisiko menyebabkan kerusakan permanen pada saluran kelamin dan organ dalam.

Benda-benda berbahaya atau metode yang tidak sesuai standar yang dimasukkan ke dalam rahim dapat menyebabkan luka parah (jaringan parut) yang membuat seorang wanita sulit hamil kembali atau bahkan kehilangan rahimnya seperti yang dialami Ayu Aulia.

Gejala Komplikasi yang Harus Diwaspadai

Penting bagi wanita untuk mengenali tanda-tanda bahaya setelah melakukan tindakan aborsi atau mengalami keguguran, antara lain:

  1. Demam tinggi dan menggigil.
  2. Keluarnya cairan putih berbau busuk dari vagina.
  3. Perdarahan hebat yang merembes lebih dari dua pembalut dalam satu jam.
  4. Nyeri perut atau kram yang sangat hebat dan tidak kunjung hilang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Roby Kurniawan, Bupati Bintan yang Namanya Terseret Isu Kehamilan Ayu Aulia

Profil Roby Kurniawan, Bupati Bintan yang Namanya Terseret Isu Kehamilan Ayu Aulia

Entertainment | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:32 WIB

Intip Harta Kekayaan Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pejabat Muda dengan Kekayaan Fantastis

Intip Harta Kekayaan Bupati Bintan Roby Kurniawan, Pejabat Muda dengan Kekayaan Fantastis

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:50 WIB

Kontroversi Juri LCC MPR Dyastasita Widya Budi: Punya Harta Rp581 Juta, Tapi Garasinya Kosong

Kontroversi Juri LCC MPR Dyastasita Widya Budi: Punya Harta Rp581 Juta, Tapi Garasinya Kosong

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:19 WIB

7 Ciri-Ciri Bupati R yang Pernah Menghamili Ayu Aulia sampai Kehilangan Rahim

7 Ciri-Ciri Bupati R yang Pernah Menghamili Ayu Aulia sampai Kehilangan Rahim

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:08 WIB

Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah

Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:02 WIB

Pengakuan Ayu Aulia Dihamili Pejabat Seret Nama Bupati Bintan Roby Kurniawan

Pengakuan Ayu Aulia Dihamili Pejabat Seret Nama Bupati Bintan Roby Kurniawan

Entertainment | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:27 WIB

Terkini

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

×