Film Pesta Babi Tayang di Mana? Begini Cara Nonton Resminya

Nur Khotimah | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB
Film Pesta Babi Tayang di Mana? Begini Cara Nonton Resminya
Film Pesta Babi. (Instagram/watchdoc_insta)
  • Film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita jadi sorotan karena mengangkat isu konflik agraria, deforestasi, dan perjuangan masyarakat adat Papua.
  • Film ini menarik perhatian publik karena tema sensitif dan pesan sosial yang kuat.
  • Banyak orang ingin tahu platform penayangan dan cara menonton secara legal sebagai bentuk dukungan.

Suara.com - Film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita (2026) tengah menjadi perbincangan hangat di tengah publik.

Karya ini menarik perhatian karena mengangkat isu sensitif seperti konflik agraria dan deforestasi di Papua Selatan.

Tak hanya itu, film "Pesta Babi" juga menyoroti perjuangan masyarakat adat yang jarang mendapat sorotan luas.

Hal inilah yang membuat banyak orang semakin penasaran dengan alur cerita dan pesan yang disampaikan.

Minat yang tinggi ini juga diiringi dengan keinginan untuk menonton melalui jalur legal.

Pasalnya, menonton secara resmi bukan hanya menjadi bentuk dukungan terhadap industri film dan para pembuatnya, tapi juga masyarakat Papua.

Lantas, film "Pesta Babi" tayang di mana dan bagaimana cara nonton yang resmi? Simak penjelasan cara menonton film "Pesta Babi" yang resmi berikut ini.

Film 'Pesta Babi' Tayang di Mana? Ini Cara Nonton Resminya

Film Pesta Babi tentang apa? tuai kontroversi dan pembubaran acara nobar di sejumlah daerah [YouTube/Pesta Babi]
Film Pesta Babi tentang apa?. [YouTube/Pesta Babi]

Untuk diketahui, "Pesta Babi" merupakan film dokumenter karya sutradara Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale.

Beberapa lembaga seperti Ekspedisi Indonesia Baru, WatchDoc, Jubi.id, Greenpeace, serta lembaga lain berkolaborasi dalam memproduksi film ini.

Belakangan, film "Pesta Babi" menjadi topik perbincangan hangat hingga banyak yang mencari tahu cara menyaksikannya secara legal.

Tak sedikit yang penasaran, "Pesta Babi" tayang di mana? Untuk sekarang ini, "Pesta Babi" tidak tayang di bioskop, YouTube, ataupun layanan streaming seperti Netflix dan lain.

Satu-satunya cara resmi untuk menyaksikan film "Pesta Babi" adalah melalui acara nonton bareng atau nobar yang diinisiasi oleh kelompok masyarat, komunitas, ataupun kampus.

Lewat Instagram, WatchDoc menegaskan bahwa "Pesta Babi" hanya bisa ditonton melalui nobar karena beberapa alasan. Salah satunya adalah meminimalisir buzzer.

"Mengapa harus nobar untuk menyaksikan film Pesta Babi? Paling minimal tidak ada buzzer. Dan kita bisa saling berdiskusi, bertemu, dan mengenal," tulis WatchDoc di Instagram.

"Jadi jika ada pihak lain yang mengunggah film Pesta Babi di YouTube, TikTok, Facebook, dan lainnya, tolong beri tahu kami ya. Dan kita report bareng-bareng," tandasnya.

Lantas, bagaimana cara mengadakan nobar film "Pesta Babi"? WatchDoc dan pihak terkait lain telah menyiapkan link resmi, yakni https://bit.ly/musimnobar_pestababi.

Link tersebut berisi form pendaftaran acara nobar yang harus diisi oleh penyelenggara acara. Beberapa data yang harus diisi adalah:

  1. Nama email penyelenggara
  2. Penanggung jawab penyelenggara
  3. Nama komunitas/lembaga yang menyelenggarakan acara nobar
  4. Film yang dipilih: Versi bahasa Indonesia, English Version, atau Berbahasa Indnoensia (iwth English Subtitle)
  5. Alamat nobar (meliputi provinsi, kabupaten, dan kecamatan)
  6. Tanggal dan waktu nobar
  7. Nomor WhatsApp
  8. Akun media sosial

Dalam form tersebut juga terdapat ketentuan nonton bareng yang perlu dipenuhi, yakni:

  1. Dilarang menyebarkan film dalam bentuk apa pun
  2. Diikuti minimal 10 orang
  3. Wajib mengirimkan bukti dokumentasi nobar
  4. Penyelenggarakan mengirimkan tiket sukarela yang dikumpulkan dari penonton untuk pengungsi Papua yang akan disalurkan melalui lembaga sosial dan kemanusiaan
  5. Setelah mengisi form pendaftaran, panitia akan melakukan verifikasi dan mengirimkan tautan film resmi melalui email. Disebutkan bahwa proses ini dilakukan sekitar H-2 jadwal nonton bareng.

Sinopsis Film 'Pesta Babi', Bercerita Tentang Apa?

Poster Nobar Pesta Babi (instagram.com/sobat_bookshop)
Poster Nobar Pesta Babi (instagram.com/sobat_bookshop)

Secara garis besar, film "Pesta Babi" mengikuti kehidupan masyarakat adat Papua yang menghadapi perubahan besar akibat pembukaan hutan dalam skala masif untuk proyek pangan dan bioenergi.

Film dokumenter ini berfokus pada wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi, daerah yang disebut mengalami konversi hutan terbesar dalam sejarah modern Indonesia.

Cerita dokumenter dibangun melalui pengalaman warga adat seperti Yasinta Moiwend dari suku Marind, Vincen Kwipalo dari suku Yei, dan komunitas Awyu yang mempertahankan tanah leluhur mereka dari ekspansi industri.

Penonton diajak melihat bagaimana hutan adat perlahan berubah menjadi kawasan perkebunan besar, sementara masyarakat lokal menghadapi ancaman kehilangan ruang hidup, sumber pangan, hingga identitas budaya mereka.

Film ini juga menyoroti dugaan militerisasi dalam pengamanan proyek investasi, konflik lahan, serta tekanan terhadap masyarakat yang menolak pelepasan tanah adat.

Salah satu simbol perlawanan yang muncul dalam film adalah pemasangan "salib merah" oleh warga sebagai bentuk penolakan terhadap pembukaan hutan dan penguasaan lahan oleh perusahaan besar.

Judul "Pesta Babi" dipakai bukan sekadar untuk tujuan provokatif, melainkan memiliki makna budaya yang kuat. Dalam tradisi masyarakat Papua, babi merupakan simbol sosial dan spiritual yang penting.

Hewan ini hadir dalam ritual adat, penanda status sosial, hingga bagian dari sistem ekonomi tradisional masyarakat adat.

Melalui judul tersebut, film ingin menunjukkan kontras antara tradisi masyarakat adat yang menjaga keseimbangan alam dengan praktik eksploitasi sumber daya yang dianggap merusak lingkungan atas nama pembangunan modern.

Karena itu, frasa "Kolonialisme di Zaman Kita" digunakan untuk menggambarkan bentuk baru penguasaan tanah dan sumber daya yang dinilai masih terjadi hingga hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua

Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:58 WIB

Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan

Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan

Entertainment | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:42 WIB

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

Terkini

5 Pria yang Taklukkan Hati Ayu Ting Ting, Terbaru Dekat Kevin Gusnadi

5 Pria yang Taklukkan Hati Ayu Ting Ting, Terbaru Dekat Kevin Gusnadi

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:52 WIB

5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan

5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:40 WIB

Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui

Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:10 WIB

Terpopuler: Prosedur Nonton Film Pesta Babi, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd via MyBCA

Terpopuler: Prosedur Nonton Film Pesta Babi, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd via MyBCA

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:05 WIB

Puasa Dzulhijjah Apakah Harus 9 Hari Berurutan? Begini Hukumnya dalam Islam

Puasa Dzulhijjah Apakah Harus 9 Hari Berurutan? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:59 WIB

Siapa Owner Pagi Sore? Miskomunikasi Berujung Ramai Seruan Diboikot Turis Malaysia

Siapa Owner Pagi Sore? Miskomunikasi Berujung Ramai Seruan Diboikot Turis Malaysia

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:35 WIB

Ramalan 6 Shio Paling Hoki pada 19 Mei 2026, Siapa yang Beruntung Hari Ini?

Ramalan 6 Shio Paling Hoki pada 19 Mei 2026, Siapa yang Beruntung Hari Ini?

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:27 WIB

6 Shio yang Bernasib Mujur 19 Mei 2026, Siapa Paling Beruntung?

6 Shio yang Bernasib Mujur 19 Mei 2026, Siapa Paling Beruntung?

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:22 WIB

6 Rekomendasi Sepatu Lari Adidas Paling Murah untuk Wanita, Semua di Bawah Rp700 Ribu

6 Rekomendasi Sepatu Lari Adidas Paling Murah untuk Wanita, Semua di Bawah Rp700 Ribu

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 05:29 WIB

Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026

Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 23:30 WIB