Pendidikan Mentan Amran Sulaiman, Sebut Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pertanian

Yasinta Rahmawati

Kamis, 21 Mei 2026 | 10:23 WIB
Pendidikan Mentan Amran Sulaiman, Sebut Pelemahan Rupiah Justru Untungkan Pertanian
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Dok. BAKOM RI)
baca 10 detik
  • Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan pelemahan rupiah memberi dampak positif bagi sektor pertanian dan meningkatkan nilai ekspor komoditas.
  • Data BPS mencatat kenaikan ekspor pertanian mencapai Rp166 triliun, yang menjadi dasar pandangan makro Presiden Prabowo terkait masyarakat desa.
  • Amran mengakui fluktuasi mata uang tetap menekan komoditas pangan impor seperti bawang putih, kedelai, dan daging sapi nasional.

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman buka suara usai heboh pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut orang desa tidak pakai dolar.

Dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, dilansir Rabu (20/5/2026), Amran menyebut bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak sepenuhnya berdampak buruk.

Menurutnya, kondisi tersebut justru memberi keuntungan bagi sektor pertanian. Terlebih pada petani yang terlibat dalam komoditas ekspor.

Ia menyebut kenaikan ekspor pertanian bahkan menembus ratusan triliun rupiah berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS).

"Nah hasilnya ini. Ini kesimpulan aja ini, naik Rp166 triliun. Ini ekspor pertanian dan ini data BPS," terangnya.

Menurut Amran, kondisi tersebut sekaligus menjelaskan maksud pernyataan Presiden Prabowo yang sebelumnya menyebut masyarakat desa tidak pakai dolar AS. Menurutnya sang presiden melihat dari sisi makro.

"Inilah yang dimaksud Bapak Presiden bahwa ada dampaknya iya, tetapi dampak positifnya, di desa khususnya, di desa kan petani kan? Dampak positifnya jauh lebih tinggi," ujarnya.

Kendati demikian, Amran mengakui pelemahan rupiah tetap memberi tekanan pada sejumlah komoditas pangan yang bergantung pada impor, contohnya bawang putih, kedelai, dan daging sapi.

Penjelasan Amran kemudian ramai di media sosial dan mengundang pro dan kontra. Tak sedikit yang menilai penjelasannya tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

baca juga

Pendidikan Mentan Amran

Setelah mendengar penjelasannya soal pengaruh pelemahan rupiah dan efeknya pada masyarakat desa, mungkin ada yang penasaran dengan rekam jejak pendidikan Amran.

Tercatat Amran merupakan lulusan Universitas Hasanuddin Makassar dengan jurusan Ilmu Pertanian. Ia memperoleh gelar sarjana pada tahun 1993.

Selesai sarjana, Ia melanjutkan ke jenjang pendidikan hingga memperoleh gelar master dan pascasarjana di universitas yang sama.

Masing-masing pada tahun 2003 dan 2012 dengan IPK maksimal. Amran juga tercatat sebagai dosen di Universitas Hasanuddin.

Setelah lulus, Sulaiman memilih bekerja di PT Perkebunan Nusantara XIV. Memulai karier sebagai kepala operasi lapangan di sebuah pabrik gula pada tahun 1994, kariernya berkembang pesat hingga menjabat kepala logistik.

Setelah 15 tahun bekerja, ia mendirikan bisnisnya sendiri dengan patennya atas racun tikus Tiran.

Bisnis tersebut berkembang pesat, mencakup 10 perusahaan dengan pendapatan tahunan gabungan mendekati USD1 miliar pada tahun 2014.

Sebagai informasi, Amran juga menjadi Mentan di era Presiden Joko Widodo. Ia dilantik pada 26 Oktober 2014 dan digantikan Syahrul Yasin Limpo pada Oktober 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:21 WIB

Heboh Pernyataan Prabowo 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar', Strategi Tenangkan Warga atau Gaslighting?

Heboh Pernyataan Prabowo 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar', Strategi Tenangkan Warga atau Gaslighting?

Liks | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:26 WIB

Rupiah Paling Lemah di Asia, Kini Tembus Rp17.743 per Dolar AS

Rupiah Paling Lemah di Asia, Kini Tembus Rp17.743 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×