Layanan Keuangan Makin Digital, Ini Kemudahan yang Bisa Dinikmati Masyarakat

Vania Rossa

Senin, 08 Juni 2026 | 22:13 WIB
Layanan Keuangan Makin Digital, Ini Kemudahan yang Bisa Dinikmati Masyarakat
Ilustrasi layanan keuangan digital. (Element Envato)
baca 10 detik
  • Teknologi digital kini mempermudah seluruh lapisan masyarakat mengakses layanan keuangan, seperti pembukaan rekening hingga pengajuan pembiayaan secara daring.
  • RupiahCepat memperkuat kerja sama penyaluran pinjaman dengan PT Bank DBS Indonesia untuk memperluas akses pembiayaan digital bagi masyarakat.
  • Pemanfaatan teknologi e-KYC dan sistem credit scoring mempercepat verifikasi serta penilaian kelayakan pinjaman bagi berbagai kelompok profesi masyarakat.

Suara.com - Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mengakses layanan keuangan. Berbagai kebutuhan yang sebelumnya mengharuskan seseorang datang ke kantor cabang kini dapat dilakukan secara online, mulai dari membuka rekening, bertransaksi, berinvestasi, hingga mengajukan pembiayaan.

Transformasi ini membuat layanan keuangan menjadi lebih mudah dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya bagi karyawan dengan penghasilan tetap, akses terhadap layanan finansial kini juga semakin terbuka bagi pelaku UMKM, wiraswasta, hingga freelancer yang membutuhkan solusi keuangan yang praktis dan cepat.

Salah satu layanan yang mengalami pertumbuhan pesat adalah pembiayaan digital. Dengan dukungan teknologi, proses pengajuan pinjaman dapat dilakukan secara daring tanpa harus melalui prosedur yang panjang.

Kehadiran layanan pembiayaan digital juga membantu memperluas akses keuangan bagi masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau layanan keuangan konvensional. Hal ini menjadi bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan digital, berbagai perusahaan fintech juga terus memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan. Salah satunya dilakukan oleh RupiahCepat yang baru saja memperkuat kerja sama penyaluran pinjaman (channeling) dengan PT Bank DBS Indonesia guna memperluas akses pembiayaan digital bagi masyarakat.

Direktur RupiahCepat, Anna Maria Chosani, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk menghadirkan layanan pembiayaan yang semakin mudah diakses sekaligus tetap mengedepankan aspek keamanan dan perlindungan konsumen.

"Peningkatan kerja sama ini mencerminkan kepercayaan terhadap komitmen kami dalam menjaga kepatuhan, kualitas layanan, dan perlindungan konsumen," ujar Anna.

Tak Hanya untuk Karyawan

Perkembangan teknologi finansial membuat akses pembiayaan kini dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak kelompok masyarakat. Selain karyawan, layanan digital juga banyak digunakan oleh pelaku usaha mikro, pekerja mandiri, freelancer, dan berbagai profesi lainnya.

baca juga

Kemudahan ini didukung oleh teknologi seperti electronic know your customer (e-KYC) yang memungkinkan proses verifikasi identitas dilakukan secara digital. Selain itu, sistem credit scoring membantu proses penilaian kelayakan pinjaman berlangsung lebih cepat dan efisien.

Menurut Head of CBG Ecosystem and Digital, Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Willy Lawy, kolaborasi antara industri perbankan dan fintech menjadi salah satu cara untuk memperluas akses layanan finansial kepada masyarakat.

"Melalui kolaborasi pendanaan ini, kami berkomitmen untuk memberdayakan individu dan memperluas akses mereka ke layanan finansial esensial," katanya.

Ilustrasi pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak. (Dok. Ist)
Ilustrasi pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak. (Dok. Ist)

Tetap Perlu Bijak Mengelola Keuangan

Meski menawarkan kemudahan, penggunaan layanan pembiayaan digital tetap perlu disertai dengan perencanaan keuangan yang matang. Masyarakat perlu memahami tujuan penggunaan dana, besaran cicilan, hingga kemampuan membayar sebelum mengajukan pinjaman.

Selain itu, memilih layanan yang telah berizin dan diawasi regulator menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi.

Di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat, layanan keuangan berbasis teknologi diperkirakan akan terus berkembang. Bukan hanya menghadirkan kemudahan transaksi, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses layanan keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor

Bank Jakarta Siap Jadi "Mesin Keuangan" Kota, Bidik Hubungkan Warga, UMKM hingga Investor

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:43 WIB

Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah

Bank Jakarta Pasang Target Jadi Financial Operating System, Bidik UMKM hingga Pembiayaan Rumah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Terkini

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

News | Senin, 02 November 2026 | 17:57 WIB

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:56 WIB

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:54 WIB

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

×