- Outsole adalah bagian bawah sepatu lari yang paling sering bergesekan dengan permukaan jalan.
- Penggunaan dan perawatan yang tepat dapat membantu memperlambat keausan outsole.
- Mulai dari membersihkan sepatu secara rutin hingga menghindari penyimpanan di tempat panas dapat membantu memperpanjang usia pakainya.
Suara.com - Outsole merupakan bagian paling bawah pada sepatu lari yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan. Bagian ini berperan penting dalam memberikan traksi, grip, dan daya tahan saat berlari.
Seiring pemakaian, outsole akan mengalami keausan secara alami. Namun, kebiasaan penggunaan dan perawatan yang kurang tepat bisa membuat karet outsole lebih cepat menipis atau bahkan gundul sebelum waktunya.
Berkaca dari hal tersebut, penting mengetahui cara merawat sepatu lari dengan benar agar usia outsole bisa lebih panjang. Selain menghemat biaya, sepatu juga tetap nyaman dan aman digunakan saat berlari.

Apa Itu Outsole pada Sepatu Lari?
Mengutip dari Running Warehouse, outsole adalah bagian terbawah sepatu yang umumnya terbuat dari karet dan berfungsi memberikan traksi serta daya tahan saat digunakan. Outsole juga berperan dalam menentukan fleksibilitas dan kenyamanan langkah saat berlari.
Lantaran menjadi bagian yang paling sering bergesekan dengan permukaan jalan, outsole termasuk komponen yang paling rentan mengalami keausan.
1. Gunakan Sepatu Sesuai Fungsinya
Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga outsole tetap awet adalah menggunakan sepatu lari hanya untuk berlari.
Menyadur dari Swift Running, penggunaan sepatu lari untuk aktivitas sehari-hari seperti berjalan jauh, ke pusat perbelanjaan, atau olahraga lain dapat mempercepat keausan outsole dan midsole.
Jika memungkinkan, sediakan sepatu khusus untuk aktivitas harian dan gunakan sepatu lari hanya saat latihan atau berlari.
2. Hindari Terlalu Sering Berlari di Permukaan Kasar
Permukaan seperti aspal kasar dan beton umumnya membuat outsole lebih cepat terkikis dibandingkan jalur yang lebih lunak.
Berlari di rumput, lintasan karet, atau jalur tanah dapat membantu mengurangi tekanan dan gesekan pada outsole sehingga usia pakainya menjadi lebih panjang.
Bukan berarti harus menghindari jalan raya sepenuhnya, tetapi sesekali memvariasikan rute lari dapat membantu mengurangi keausan berlebih pada bagian bawah sepatu.
3. Bersihkan Outsole Secara Rutin
Kotoran, lumpur, pasir, dan kerikil kecil yang menempel di outsole dapat memengaruhi daya cengkeram sepatu.
Mengutip dari REI Expert Advice, outsole yang dipenuhi kotoran dapat mengurangi traksi dan performa sepatu saat digunakan.
Setelah berlari, terutama di area yang berlumpur atau berpasir, bersihkan outsole menggunakan sikat berbulu lembut dan air bersih agar karet tetap dalam kondisi baik.
4. Jangan Menyimpan Sepatu di Tempat Panas
Paparan panas berlebih dapat mempercepat kerusakan material sepatu, termasuk bagian outsole.
Suhu tinggi dan paparan sinar matahari secara terus-menerus dapat menyebabkan material sepatu mengalami penurunan kualitas lebih cepat.
Hindari menyimpan sepatu di bagasi mobil, dekat jendela yang terkena sinar matahari langsung, atau ruangan yang terlalu panas dalam waktu lama.
5. Keringkan Sepatu dengan Cara yang Benar
Sepatu yang basah setelah kehujanan atau dicuci sebaiknya tidak langsung dijemur di bawah sinar matahari terik.
Menyadur dari Runner's World, sepatu lari lebih baik dikeringkan secara alami pada suhu ruangan. Untuk mempercepat proses pengeringan, bagian dalam sepatu dapat diisi kertas agar kelembapan lebih cepat terserap.
Cara ini membantu menjaga kondisi material sepatu tetap baik dan tidak cepat rusak.
6. Gunakan Lebih dari Satu Pasang Sepatu
Bagi yang rutin berlari, memiliki dua pasang sepatu bisa membantu memperpanjang usia pakai outsole.
Disebutkan bahwa memberikan jeda penggunaan sekitar 48 jam membantu material sepatu memiliki waktu untuk kembali ke bentuk semula setelah digunakan.
Selain membuat sepatu lebih awet, rotasi sepatu juga dapat membantu menjaga kenyamanan saat berlari.
7. Lepas Sepatu dengan Benar
Kebiasaan melepas sepatu dengan menginjak bagian tumit menggunakan kaki lainnya sering dianggap sepele. Padahal kebiasaan ini dapat mempercepat kerusakan pada struktur sepatu.
Disarankan untuk selalu melonggarkan tali sepatu terlebih dahulu sebelum melepasnya agar bentuk sepatu tetap terjaga.
Meski tidak langsung memengaruhi outsole, kondisi sepatu yang tetap stabil dapat membantu distribusi tekanan tetap merata saat digunakan berlari.