- Menurut pakar Lillian Too, posisi dapur ideal dalam feng shui harus menghadap ke arah selatan atau timur laut.
- Penempatan kompor tidak boleh sejajar dengan pintu atau jendela agar energi rezeki di dalam rumah tetap stabil.
- Penggunaan elemen dekoratif dan warna netral dapat menyeimbangkan elemen api untuk menciptakan suasana dapur yang lebih harmonis.
Suara.com - Dalam ilmu feng shui, dapur dianggap sebagai salah satu ruangan paling krusial karena melambangkan sumber harmoni, kesehatan, dan kemakmuran bagi seluruh penghuni rumah.
Oleh karena itu, arah hadap area memasak ini perlu direncanakan secara matang agar mampu mengalirkan energi positif secara optimal.
Lantas, dapur baiknya menghadap ke mana menurut feng shui?
Letak Dapur Menurut Feng Shui
Berdasarkan prinsip feng shui, arah terbaik untuk dapur adalah menghadap ke selatan atau timur laut.
Menurut pakar fengsui internasional kenamaan, Lillian Too, dalam bukunya Total Feng Shui, posisi dapur yang ideal harus menghindari elemen yang saling bertabrakan.
"Dapur mewakili elemen api, sehingga posisinya tidak boleh berhadapan langsung dengan pintu utama atau kamar mandi yang mewakili elemen air," tulis Lillian Too.
Arah selatan sangat direkomendasikan karena selaras dengan elemen api yang mendukung aktivitas memasak dan dipercaya membawa keberuntungan reputasi.

Sementara itu, arah timur atau tenggara yang mewakili elemen kayu juga dinilai baik karena kayu dapat menjadi bahan bakar yang menghidupkan energi api dapur.
Sebaliknya, para ahli fengsui sangat menyarankan untuk menghindari dapur yang menghadap ke arah barat atau utara.
Arah utara memiliki elemen air yang dominan, sehingga posisinya dikhawatirkan dapat memadamkan energi api koki serta mengganggu keharmonisan keluarga.
Cek Posisi Kompor
Selain arah mata angin, posisi kompor di dalam dapur juga memiliki aturan tersendiri yang tidak kalah penting.
Kompor sebaiknya tidak diletakkan tepat di bawah jendela atau menghadap langsung ke arah pintu masuk dapur secara tegak lurus.
Posisi kompor yang langsung terlihat dari luar pintu dipercaya membuat energi rezeki di dalam rumah menjadi mudah menguap atau tidak stabil.
Meletakkan kompor membelakangi pintu utama juga kurang ideal karena membuat orang yang memasak kehilangan kendali visual terhadap ruangan.
Jika ruangan rumah Anda memiliki keterbatasan tata letak, beberapa siasat estetis bisa diterapkan tanpa harus membongkar bangunan secara masif.
Anda dapat memanfaatkan elemen dekorasi sekunder seperti tanaman hijau mini atau sekat portabel untuk menyamarkan sudut yang kurang ideal.
Penggunaan warna-warna bumi yang netral seperti krem, cokelat muda, atau hijau pastel juga sangat disarankan untuk area memasak.
Warna-warna ini efektif menyeimbangkan intensitas elemen api yang besar dari kompor sekaligus menciptakan suasana ruang yang menenangkan.
Pada akhirnya, menerapkan feng shui dapur modern adalah tentang menciptakan keseimbangan antara kenyamanan visual dan kelancaran sirkulasi udara harian.
Dapur yang tertata rapi, bersih, dan memiliki pencahayaan alami yang baik tentu akan membuat aktivitas memasak menjadi lebih menyenangkan.