- EDT dan EDP memiliki perbedaan pada konsentrasi minyak parfum dan daya tahan aromanya.
- EDT cocok untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan EDP menawarkan wangi yang lebih tahan lama.
- Simak penjelasan lengkap agar tidak salah memilih jenis parfum sesuai kebutuhan.
Suara.com - Banyak orang masih bingung dengan beda parfum EDT dan EDP. Kedua jenis parfum ini memiliki perbedaan yang memengaruhi ketahanan aroma, intensitas wangi, hingga waktu yang paling cocok untuk digunakan.
Sekilas Eau de Toilette (EDT) dan Eau de Parfum (EDP) memang terlihat mirip karena sering hadir dalam varian aroma yang sama. Namun, konsentrasi minyak parfum di dalamnya membuat pengalaman saat dipakai bisa terasa berbeda.
Menyadur dari Good Housekeeping, InStyle, serta panduan mengenai konsentrasi parfum dari berbagai ahli wewangian, perbedaan utama antara EDT dan EDP terletak pada kadar minyak parfum, daya tahan aroma, serta karakter wanginya.
Berikut penjelasan lengkap mengenai beda parfum EDT dan EDP.

Apa Itu EDT?
EDT atau Eau de Toilette merupakan jenis parfum dengan konsentrasi minyak parfum yang umumnya berada di kisaran 5–15 persen.
Kandungan alkohol yang lebih tinggi membuat aroma terasa lebih ringan, segar, dan cepat menyebar saat pertama kali disemprotkan.
Lantaran konsentrasinya lebih rendah, EDT biasanya mampu bertahan sekitar 3–5 jam, meski durasinya dapat berbeda pada setiap orang tergantung jenis kulit, cuaca, dan komposisi parfum.
Jenis parfum ini cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, cuaca panas, atau bagi yang menyukai aroma ringan dan tidak terlalu menyengat.
Apa Itu EDP?
EDP memiliki konsentrasi minyak parfum yang lebih tinggi, umumnya sekitar 15–20 persen. Kandungan ini membuat aroma terasa lebih kaya, lebih dalam, dan bertahan lebih lama dibandingkan EDT.
Dalam pemakaian normal, EDP dapat bertahan sekitar 5–8 jam, bahkan lebih lama pada beberapa formula tertentu.
Aroma yang dihasilkan juga cenderung berkembang secara bertahap dari top notes hingga base notes.
Karena karakter wanginya lebih intens, EDP sering dipilih untuk acara formal, kegiatan malam hari, atau ketika menginginkan parfum yang tidak perlu sering disemprot ulang.
Beda Parfum EDT dan EDP
Berikut beberapa perbedaan utama antara EDT dan EDP.
1. Konsentrasi Minyak Parfum
Perbedaan paling mendasar terletak pada konsentrasi minyak parfum.
EDT: sekitar 5–15 persen.
EDP: sekitar 15–20 persen.
Semakin tinggi konsentrasi minyak parfum, umumnya aroma akan terasa lebih pekat dan bertahan lebih lama.
2. Ketahanan Aroma
EDT umumnya bertahan sekitar 3–5 jam sehingga terkadang perlu diaplikasikan kembali.
Sebaliknya, EDP dapat bertahan sekitar 5–8 jam atau lebih, tergantung formula parfum dan kondisi kulit pemakainya.
3. Karakter Aroma
EDT biasanya memberikan kesan lebih segar, ringan, dan cocok dipakai pada siang hari.
Sementara itu, EDP menghadirkan aroma yang lebih kaya, hangat, dan intens sehingga sering dipilih untuk malam hari atau acara khusus.
4. Harga
Karena mengandung konsentrasi minyak parfum yang lebih tinggi, EDP umumnya dijual dengan harga lebih mahal dibandingkan EDT dalam ukuran botol yang sama.
Mana yang Lebih Baik?
Tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih baik karena semuanya bergantung pada kebutuhan.
Jika menginginkan parfum yang ringan, segar, dan nyaman dipakai setiap hari, EDT bisa menjadi pilihan.
Sebaliknya, jika membutuhkan aroma yang lebih tahan lama dengan karakter lebih kuat, EDP lebih layak dipertimbangkan.