Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?

Ruth Meliana

Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB
Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?
Petugas sensus melakukan pendataan saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Baros, Tirtohargo, Kretek, Bantul, DI Yogyakarta, Kamis (25/6/2026). [ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/agr]
baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di Indonesia untuk memotret aktivitas usaha non-pertanian secara menyeluruh.
  • Pendataan mencakup identitas, keuangan, tenaga kerja, serta digitalisasi usaha guna menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan pemerintah.
  • BPS menjamin kerahasiaan data responden dan menggunakan metode modern untuk memastikan akurasi hasil sensus bagi masyarakat.

Suara.com - Sensus Ekonomi merupakan salah satu program pendataan besar yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia. Dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka 6, Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sedang berlangsung dan menjadi sorotan masyarakat.

Program ini bertujuan untuk memotret kondisi ekonomi Indonesia secara menyeluruh, khususnya di luar sektor pertanian, sehingga pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. Banyak masyarakat bertanya-tanya, apa saja yang ditanyakan dalam sensus ini?

Tujuan dan Cakupan Sensus Ekonomi

Sensus Ekonomi mendata seluruh aktivitas usaha atau perusahaan, mulai dari skala mikro, kecil, menengah, hingga besar di sektor non-pertanian.

Cakupannya meliputi perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, konstruksi, transportasi, akomodasi dan makanan-minuman, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, pendidikan, kesehatan, serta berbagai jasa lainnya.

Data yang dikumpulkan mencakup struktur ekonomi, karakteristik usaha, omset/pendapatan, penyerapan tenaga kerja, penggunaan teknologi, dan digitalisasi bisnis. Hasil sensus ini menjadi dasar bagi penyusunan peta ekonomi Indonesia, perencanaan pembangunan, dan evaluasi program pemerintah.

Tanpa data akurat, kebijakan bisa salah sasaran, misalnya dalam mendukung UMKM atau mendorong ekonomi hijau.

Pertanyaan yang Ditanyakan kepada Pelaku Usaha

Petugas sensus akan mendatangi unit usaha atau mengirimkan tautan kuesioner secara daring melalui WA atau email untuk metode mandiri. Beberapa pertanyaan utama meliputi:

  • Identitas dasar: Nama usaha/perusahaan, alamat lengkap, Nomor Induk Berusaha (NIB).
  • Karakteristik usaha: Jenis usaha, kegiatan dan produk utama, tahun beroperasi, status usaha (masih aktif atau tidak).
  • Tenaga kerja: Jumlah pekerja tetap dan tidak tetap, tingkat pendidikan karyawan, serta penyerapan tenaga kerja.
  • Keuangan dan produksi: Nilai pengeluaran (biaya operasional, bahan baku), nilai produksi/penjualan/pendapatan, omset usaha.
  • Aset dan sarana: Kepemilikan aset (tanah, bangunan, mesin, kendaraan), inventori barang.
  • Digitalisasi dan inovasi: Penggunaan teknologi informasi, e-commerce, media sosial untuk pemasaran, serta implementasi ekonomi hijau (ramah lingkungan).
  • Jaringan usaha: Keterkaitan dengan usaha lain, rantai pasok, atau ekspansi ke daerah lain.
  • Kredit dan pembiayaan: Apakah pernah menerima kredit dari lembaga keuangan, serta sumber modal usaha.

Pertanyaan ini dirancang secara rinci agar data mencerminkan realitas lapangan. Misalnya, toko kelontong fisik akan berbeda dengan pelaku usaha digital. Detail ini membantu membedakan karakteristik antar-sektor.

Pendataan Ekonomi Rumah Tangga

Selain unit usaha, sensus juga menyentuh kondisi ekonomi rumah tangga.

baca juga

Pertanyaan dapat mencakup pendapatan kepala rumah tangga, pengeluaran bulanan, kepemilikan aset seperti tabungan, emas, perhiasan, properti, dan sumber penghasilan tambahan. Hal ini sering menjadi bahan diskusi karena dianggap sensitif.

BPS menjelaskan bahwa data ini diperlukan untuk menghitung margin usaha rumah tangga dan memahami tingkat kesejahteraan masyarakat secara lebih akurat.

Kerahasiaan Data dan Manfaat Sensus Ekonomi

Banyak masyarakat khawatir data akan bocor atau digunakan untuk pajak. BPS menjamin bahwa semua data bersifat rahasia dan dilindungi oleh undang-undang.

Data individu tidak akan dipublikasikan; yang disebarluaskan hanya berupa agregat (ringkasan statistik). Hasil sensus akan digunakan untuk program bantuan UMKM, perencanaan infrastruktur, dan pemantauan pertumbuhan ekonomi.

Sensus Ekonomi 2026 juga mengadopsi metode modern seperti Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) dan CAPI, sehingga lebih praktis bagi responden.

Mengapa Penting Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi?

Dengan memberikan data yang jujur, masyarakat turut berkontribusi membangun Indonesia yang lebih baik. Data sensus membantu pemerintah mengidentifikasi potensi daerah, tantangan UMKM, dan peluang digitalisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah

Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:00 WIB

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:05 WIB

Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan

Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Setahun Jabat Menkeu, Purbaya Curhat Berat Badan Turun hingga 14 Kg

Setahun Jabat Menkeu, Purbaya Curhat Berat Badan Turun hingga 14 Kg

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 15:30 WIB

Angsa dan Kelelawar: Ketika Kebenaran Tidak Sesederhana Hitam dan Putih

Angsa dan Kelelawar: Ketika Kebenaran Tidak Sesederhana Hitam dan Putih

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 15:30 WIB

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Usai Ditutup Imbas Abu Vulkanik, Bandara Soetta dan Halim Kembali Beroperasi

Video | Selasa, 08 September 2026 | 15:30 WIB

Setahun Menjabat, Menteri Mukhtarudin Perkuat Pelindungan dan Tingkatkan Kualitas Pekerja Migran

Setahun Menjabat, Menteri Mukhtarudin Perkuat Pelindungan dan Tingkatkan Kualitas Pekerja Migran

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:28 WIB

Distribusi B50 Tembus 3,4 Juta KL, 28 Terminal Masih Transisi

Distribusi B50 Tembus 3,4 Juta KL, 28 Terminal Masih Transisi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 15:27 WIB

Igor Tolic Ungkap Alasan Persib Melepas Saddil Ramdani ke Persebaya Surabaya

Igor Tolic Ungkap Alasan Persib Melepas Saddil Ramdani ke Persebaya Surabaya

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 15:24 WIB

Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta

Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 15:22 WIB

5 Fakta Kacang Benguk, Kenapa Tak Sepopuler Kedelai untuk Bikin Tempe?

5 Fakta Kacang Benguk, Kenapa Tak Sepopuler Kedelai untuk Bikin Tempe?

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 15:20 WIB

Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami

Bantah Teori Konspirasi Asing di Balik Erupsi Gunung, Pakar UGM: Proses Alami

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:19 WIB

4 Cara Mengaktifkan Sudut Peach Blossom di Rumah untuk Menarik Jodoh Menurut Feng Shui

4 Cara Mengaktifkan Sudut Peach Blossom di Rumah untuk Menarik Jodoh Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 15:18 WIB

×