Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai? Kenali Ciri-Ciri dan Risikonya

Nur Khotimah

Senin, 06 Juli 2026 | 16:06 WIB
Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai? Kenali Ciri-Ciri dan Risikonya
Ilustrasi bedak. (Pexels/DS Stories)
baca 10 detik
  • Bedak yang sudah kedaluwarsa sebaiknya tidak lagi digunakan karena kualitasnya dapat menurun dan berisiko terkontaminasi bakteri atau jamur.
  • Selain tanggal kedaluwarsa, kenali tanda seperti perubahan warna, bau, tekstur, atau performa saat diaplikasikan.
  • Simak ciri-ciri bedak yang sudah tidak layak pakai beserta risiko jika tetap digunakan.

Ciri-Ciri Bedak Kedaluwarsa

Ilustrasi Bedak Tabur (Pexels)
Ilustrasi Bedak Tabur (Pexels)

Meski tanggal kedaluwarsa menjadi acuan utama, bedak yang sudah tidak layak pakai juga dapat dikenali dari perubahan fisiknya. Berikut beberapa ciri-ciri bedak kedaluwarsa yang perlu diwaspadai:

1. Tekstur berubah atau menggumpal

Bedak tabur yang semula halus bisa menjadi menggumpal, mengeras, atau terasa kasar saat disentuh.

Sementara pada bedak padat, permukaannya dapat retak, rapuh, atau justru menjadi lembap akibat paparan udara dan kelembapan.

2. Warna bedak berubah

Bedak yang sudah kedaluwarsa dapat berubah menjadi lebih gelap, kusam, keabu-abuan, atau muncul bercak yang tidak biasa. Perubahan warna ini umumnya disebabkan oleh oksidasi bahan atau kontaminasi mikroorganisme.

3. Mengeluarkan bau yang tidak sedap

Jika bedak mulai berbau tengik, apek, asam, atau berbeda dari aroma aslinya, sebaiknya segera hentikan pemakaian. Bau tersebut menjadi tanda bahwa komposisi produk telah mengalami kerusakan atau bahan pengawetnya tidak lagi bekerja optimal.

4. Sulit menempel dan dibaurkan di kulit

baca juga

Bedak yang sudah melewati masa pakai biasanya tidak lagi memberikan hasil akhir yang halus. Produk dapat terasa patchy, sulit diratakan, mudah menggumpal, atau tidak menempel sempurna di wajah.

5. Sudah melewati tanggal kedaluwarsa atau masa PAO

Selain melihat tanggal kedaluwarsa, periksa juga simbol Period After Opening (PAO) pada kemasan, misalnya 12M atau 24M.

Simbol tersebut menunjukkan berapa lama bedak masih aman digunakan setelah pertama kali dibuka, sehingga produk sebaiknya tidak dipakai jika sudah melewati batas tersebut meskipun tampak masih normal.

Risiko Pakai Bedak Kedaluwarsa

Ilustrasi bedak tabur (freepik)
Ilustrasi bedak tabur (freepik)

Menggunakan bedak yang sudah kedaluwarsa tidak hanya membuat hasil riasan kurang maksimal, tapi juga dapat meningkatkan risiko gangguan pada kulit.

Merangkum laman U.S. Food and Drug Administration (FDA) dan Mayo Clinic, berikut beberapa risiko yang perlu diwaspadai:

1. Memicu iritasi dan kemerahan pada kulit

Kandungan dalam bedak yang telah mengalami degradasi dapat menyebabkan kulit bereaksi, terutama pada pemilik kulit sensitif.

Gejalanya dapat berupa kemerahan, rasa gatal, perih, hingga muncul ruam setelah produk diaplikasikan.

2. Meningkatkan risiko kontaminasi bakteri dan jamur

Seiring waktu, bahan pengawet dalam kosmetik akan kehilangan efektivitasnya sehingga bakteri dan jamur lebih mudah berkembang di dalam produk.

Risiko ini semakin besar jika bedak sering dibuka, disimpan di tempat lembap, atau diaplikasikan menggunakan spons maupun kuas yang kurang bersih.

3. Menyebabkan jerawat dan pori-pori tersumbat

Bedak yang sudah rusak dapat berubah komposisi sehingga tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya. Selain berpotensi menyumbat pori-pori, kontaminasi mikroorganisme pada produk juga dapat memicu timbulnya jerawat atau breakout.

4. Meningkatkan risiko infeksi kulit

Jika produk telah terkontaminasi bakteri atau jamur, penggunaan pada kulit yang memiliki luka kecil atau jerawat dapat meningkatkan risiko infeksi.

Oleh karena itu, FDA menyarankan untuk menghentikan penggunaan kosmetik apabila terjadi perubahan warna, bau, atau muncul reaksi yang tidak biasa pada kulit.

5. Hasil makeup menjadi kurang optimal

Selain berdampak pada kesehatan kulit, bedak kedaluwarsa juga biasanya mengalami perubahan tekstur sehingga lebih sulit diratakan. Warna dapat berubah, bedak menjadi menggumpal atau mengeras, dan daya tahannya di wajah pun menurun.

6. Efektivitas produk menurun

Seiring bertambahnya usia produk, bahan aktif di dalam kosmetik dapat mengalami penurunan kualitas sehingga manfaat yang dijanjikan tidak lagi optimal.

Meskipun secara fisik masih tampak normal, produk yang telah melewati masa pakainya belum tentu tetap aman maupun efektif digunakan.

Untuk menjaga keamanan penggunaan, simpan bedak di tempat yang sejuk dan kering, tutup rapat setelah digunakan, serta rutin mencuci aplikator makeup.

Dengan cara tersebut, kualitas bedak dapat terjaga lebih lama dan risiko kontaminasi dapat diminimalkan, meski produk tetap sebaiknya tidak digunakan apabila sudah melewati masa pakainya atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Makeup Patchy? Ini 7 Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Wajah Mulus

Apa Itu Makeup Patchy? Ini 7 Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Wajah Mulus

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

Urutan Makeup untuk Kulit Berminyak, Ini Tips agar Bebas Kilap dan Tidak Longsor

Urutan Makeup untuk Kulit Berminyak, Ini Tips agar Bebas Kilap dan Tidak Longsor

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:02 WIB

7 Cushion di Guardian untuk Menutupi Flek Hitam, High Coverage Bikin Wajah Mulus

7 Cushion di Guardian untuk Menutupi Flek Hitam, High Coverage Bikin Wajah Mulus

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:45 WIB

Terkini

Wanita Penusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut Bawa Pisau dan Buku Primbon Saat Beraksi

Wanita Penusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut Bawa Pisau dan Buku Primbon Saat Beraksi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Jangan Cuma Stimulus Pasar, DPR Minta Skema KPR Subsidi 6% ke 'Missing Middle' Harus Tepat Sasaran

Jangan Cuma Stimulus Pasar, DPR Minta Skema KPR Subsidi 6% ke 'Missing Middle' Harus Tepat Sasaran

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Cuti Panjang Kini Bisa Diambil Setelah 5 Tahun Kerja, Tapi Durasi Dipangkas

Cuti Panjang Kini Bisa Diambil Setelah 5 Tahun Kerja, Tapi Durasi Dipangkas

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Review Film Other Mommy: Adaptasi Novel Josh Malerman yang Penuh Ketegangan

Review Film Other Mommy: Adaptasi Novel Josh Malerman yang Penuh Ketegangan

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Bukan Cuma Dua Musim, Laboratorium Sedusun Bongkar Mitos lewat Kearifan Gunungkidul

Bukan Cuma Dua Musim, Laboratorium Sedusun Bongkar Mitos lewat Kearifan Gunungkidul

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Para Ibu di Desa Kawasi Belajar Mandiri Pangan, Langsung Dari Pekarangan Rumah

Para Ibu di Desa Kawasi Belajar Mandiri Pangan, Langsung Dari Pekarangan Rumah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

Heboh Dugaan Kekerasan Guru di SMKN 27 Jakarta, Terduga Pelaku Resmi Dinonaktifkan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Arti Hati Berdebar Tiba-tiba Menurut Primbon Jawa vs Gejala Medis Arrhythmia

Arti Hati Berdebar Tiba-tiba Menurut Primbon Jawa vs Gejala Medis Arrhythmia

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Rupiah Tahan Banting, Paling Kuat se-Asia di Level Rp17.889

Rupiah Tahan Banting, Paling Kuat se-Asia di Level Rp17.889

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Isi Lengkap Curhatan 10 Halaman Cristiano Ronaldo: Tuduh Jesus Pembohong dan Pembual

Isi Lengkap Curhatan 10 Halaman Cristiano Ronaldo: Tuduh Jesus Pembohong dan Pembual

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:59 WIB

×