- Kulit pria sering mengalami iritasi setelah bercukur, sehingga dermatolog menyarankan penggunaan pembersih wajah yang lembut dan tidak abrasif.
- Pemilihan sabun muka pascabercukur harus menghindari scrub kasar serta mengutamakan produk berformula pH rendah untuk mencegah rasa perih.
- Beberapa rekomendasi produk seperti Somethinc, Kahf, Cetaphil, dan FFAR dapat membantu membersihkan sekaligus menjaga kelembapan kulit wajah.
Suara.com - Bercukur menjadi rutinitas yang dilakukan banyak pria untuk menjaga penampilan wajah tetap rapi. Namun, aktivitas ini juga dapat membuat kulit mengalami kemerahan, terasa perih, kering, atau bahkan muncul bintil kecil setelah terkena pisau cukur.
Karena itu, memilih sabun cuci muka pria setelah bercukur tidak bisa hanya berdasarkan kemampuan produk mengangkat minyak dan kotoran. Kulit yang baru dicukur membutuhkan pembersih yang lembut agar tidak semakin mengalami iritasi.
"Facewash yang baik bukan hanya yang bikin bersih, tapi juga bikin kulit tetap sehat dan lembap," - dr Gia Pratama
Sementara itu, dermatolog bersertifikat Cameron K. Rokhsar, MD, FAAD, dalam panduan American Academy of Dermatology (AAD) mengenai razor bumps menyarankan penggunaan produk yang tepat untuk membantu mencegah munculnya masalah kulit setelah bercukur.
Setelah bercukur, permukaan kulit dapat menjadi lebih sensitif. Karena itu, sabun muka dengan scrub kasar atau formula yang membuat wajah terasa sangat kesat sebaiknya dihindari.
AAD juga menyarankan penggunaan pembersih wajah yang lembut dan tidak abrasif. Saat mencuci wajah, kulit sebaiknya tidak digosok karena gesekan dapat memicu iritasi.
Artinya, sabun muka setelah bercukur sebaiknya tidak sekadar memberikan sensasi bersih dan segar. Produk yang dipilih juga perlu membantu menjaga kenyamanan kulit tanpa menambah gesekan atau membuat lapisan pelindung kulit terasa semakin kering.
Kriteria Sabun Muka Pria Setelah Bercukur
1. Pilih pembersih dengan pH rendah
Produk dengan formula low pH dapat menjadi pilihan bagi kulit yang mudah terasa kering atau tertarik setelah mencuci muka. Tujuannya adalah membersihkan wajah tanpa memberikan sensasi terlalu kesat.
Namun, label low pH bukan satu-satunya pertimbangan. Perhatikan juga apakah formula tersebut terasa nyaman di kulit dan tidak memicu rasa perih setelah bercukur.
2. Hindari scrub kasar
Untuk kulit yang baru saja dicukur, sebaiknya hindari sabun muka dengan butiran scrub kasar.
Pisau cukur dapat menyebabkan luka kecil atau iritasi pada permukaan kulit. Penggunaan scrub setelahnya berpotensi membuat area tersebut terasa semakin perih.
3. Cari kandungan yang menenangkan
Sabun muka setelah bercukur dapat dipertimbangkan jika mengandung bahan seperti allantoin, panthenol, atau ekstrak aloe vera yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit untuk membantu memberikan rasa nyaman.
Selain sabun muka, tahap setelah bercukur juga penting. Jika produk aftershave menimbulkan rasa terbakar atau menyengat, penggunaannya sebaiknya dihentikan.
Rekomendasi Sabun Cuci Muka Pria Setelah Bercukur
1. Somethinc Low pH Gentle Jelly Cleanser (For Men)

Somethinc Low pH Gentle Jelly Cleanser (For Men) bisa menjadi pilihan bagi pria yang mencari pembersih dengan tekstur gel dan karakter yang lembut.
Produk ini dapat dipertimbangkan untuk rutinitas setelah bercukur karena tidak mengandalkan scrub kasar untuk membersihkan wajah. Teksturnya juga cocok bagi pengguna yang tidak menyukai sabun muka dengan sensasi terlalu kesat setelah dibilas.
Salah satu pengguna menggambarkan pengalamannya menggunakan produk ini. "Facewash gentle tidak banyak busa jadi muka ga ketarik," tulisnya dalam ulasan produk.
2. Kahf Skin Energizing & Brightening Face Wash

Kahf Skin Energizing & Brightening Face Wash dapat menjadi pilihan bagi pria yang menginginkan wajah terasa lebih segar setelah mencuci muka.
Untuk kulit yang baru selesai bercukur, penggunaannya sebaiknya tetap dilakukan secara lembut dan tidak disertai gerakan menggosok terlalu kuat.
Dokter Gia juga menekankan bahwa fungsi face wash seharusnya tidak berhenti pada rasa bersih. "Facewash yang baik bukan hanya yang bikin bersih, tapi juga bikin kulit tetap sehat dan lembap," ujarnya dalam ulasan mengenai penggunaan pembersih wajah.
Poin tersebut relevan bagi pria yang mencari sabun muka setelah bercukur karena kulit membutuhkan kebersihan sekaligus kenyamanan setelah terkena pisau cukur.
3. Cetaphil Gentle Skin Cleanser

Jika kulit wajah termasuk sangat mudah kering atau terasa perih setelah bercukur, Cetaphil Gentle Skin Cleanser dapat dipertimbangkan sebagai pilihan pembersih yang lebih sederhana.
Pengalaman pengguna dengan kulit sensitif juga menunjukkan perbedaan yang cukup terasa. "Kalau wajahnya bukan kulit sensitif maybe nggak ngaruh-ngaruh amat, nggak ada bedanya sebelum dan setelah pakai. Tapi untuk kulit mukaku yang sensitif, Cetaphil sangat membantu banget meredakan bruntusan dan merah-merah di kulitku," tulis seorang pengguna dalam ulasannya.
Meski demikian, pengalaman tersebut bersifat individual. Respons kulit setiap orang terhadap produk skincare dapat berbeda, sehingga tetap penting memperhatikan reaksi kulit setelah pemakaian.
4. FFAR 2in1 Facial Wash & Shaving Foam

Pilihan lain adalah FFAR 2in1 Facial Wash & Shaving Foam, yang menggabungkan fungsi pembersih wajah dan shaving foam dalam satu produk.
Berdasarkan informasi produk, FFAR mengandung glycerin, allantoin, dan chamomile extract yang ditujukan untuk membantu mencegah kemerahan dan iritasi setelah shaving.
Kombinasi facial wash dan shaving foam juga membuat produk ini praktis bagi pria yang ingin menyederhanakan rutinitas bercukur.
Salah satu pengguna, Chrisandi, memberikan ulasan positif mengenai pengalaman menggunakan produk tersebut. "Wajah langsung bersih, lembap, dan rapi. Wanginya maskulin banget," tulisnya.
Jika kemerahan, benjolan, rasa sakit, atau iritasi setelah bercukur terus berulang meski teknik dan produk sudah diperbaiki, konsultasikan kondisi kulit kepada dokter kulit untuk mengetahui penyebab dan perawatan yang sesuai.