-
Rumor main mata mewarnai laga penentu Malaysia melawan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.
-
Tuduhan pelepasan laga oleh Singapura belum terbukti lewat bukti atau dokumen resmi.
-
Indonesia dan Malaysia bersaing ketat memperebutkan posisi puncak klasemen akhir Grup A.
Suara.com - Pertandingan Timnas Singapura melawan Malaysia pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi sorotan di tengah ketatnya persaingan menuju babak berikutnya. Muncul dugaan kedua kesebelasan bakal main mata.
Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung pada Kamis (1/10/2026) di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Pada waktu yang sama, Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Sorotan terhadap laga Singapura kontra Malaysia muncul setelah beredar klaim mengenai kemungkinan adanya permainan untuk membantu Malaysia.
![Timnas Indonesia wajib menang atas Singapura di Piala AFF 2026. Waspadai 3 senjata The Lions yang bisa mengubur mimpi Garuda ke semifinal. [Dok. FA Singapore]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/05/35390-timnas-singapura.jpg)
Klaim tersebut disampaikan Noor Korompot yang menyinggung persaingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyebut adanya kemungkinan Singapura tidak tampil maksimal ketika menghadapi Malaysia.
“Breaking News, ada skenario besar dalam pertandingan Malaysia vs Singapura, Singapura akan melepaskan pertandingan di FIFA ASEAN Cup 2026 untuk loloskan Malaysia ke final,” kata Noor Korompot di Instagram miliknya.
Namun, sejauh ini pernyataan tersebut masih sebatas klaim dan belum disertai bukti yang menunjukkan adanya kesepakatan atau pengaturan hasil pertandingan antara kedua tim.
Karena itu, dugaan mengenai adanya permainan dalam laga Singapura melawan Malaysia belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pertandingan ini sendiri memiliki arti penting bagi Malaysia. Harimau Malaya saat ini bersaing ketat dengan Timnas Indonesia untuk memperebutkan posisi teratas Grup A.
Malaysia membuka kiprahnya dengan kemenangan 3-0 atas Bangladesh. Sementara itu, Timnas Indonesia mengalahkan Singapura dengan skor 2-0.
Kedua tim kemudian bertemu pada pertandingan kedua. Indonesia dan Malaysia bermain imbang 0-0 di SUGBK setelah Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 50 menit menyusul kartu merah Thom Haye.
Hasil tersebut membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin. Malaysia masih berada di posisi teratas karena memiliki keunggulan produktivitas gol.
Dengan kondisi tersebut, hasil pertandingan Malaysia melawan Singapura dan Indonesia kontra Bangladesh akan menentukan posisi akhir Grup A.
Malaysia tentu membutuhkan hasil maksimal, sementara Indonesia juga harus mengamankan hasil terbaik saat menghadapi Bangladesh.
Dua pertandingan tersebut akan dimainkan secara bersamaan sehingga persaingan Grup A dipastikan berlangsung hingga pertandingan terakhir.