Sering Tak Disadari, Seberapa Besar Jejak Karbon di Balik Kebiasaan Scrolling TikTok?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:51 WIB
Sering Tak Disadari, Seberapa Besar Jejak Karbon di Balik Kebiasaan Scrolling TikTok?
Ilustrasi tiktok (Pexels.com/cottonbro studio)

Suara.com - Membuka TikTok, menonton satu video, lalu menggeser layar ke video berikutnya telah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi jutaan pengguna internet.

Aktivitas tersebut terlihat sederhana. Namun, video yang muncul di layar tidak datang begitu saja dari ponsel.

Di balik setiap konten yang diputar, ada pusat data, jaringan internet, dan perangkat yang bekerja menggunakan listrik. Ketika listrik tersebut masih berasal dari sumber energi fosil, penggunaan internet dapat berkaitan dengan emisi gas rumah kaca.

Lalu, bagaimana sebenarnya aktivitas scrolling di TikTok bisa meninggalkan jejak karbon?

Saat pengguna membuka TikTok, video dikirim dari infrastruktur digital menuju perangkat melalui jaringan internet. Proses tersebut melibatkan penyimpanan dan pemrosesan data, transmisi melalui jaringan, hingga penggunaan listrik oleh perangkat.

Penelitian dalam jurnal Nature Communications pada 2024 mencoba menghitung dampak lingkungan dari konsumsi konten digital, termasuk penggunaan media sosial, penjelajahan internet, streaming video dan musik, serta konferensi video.

Ilustrasi TikTok  (Unsplash.com/Olivier Bergeron)
Ilustrasi TikTok (Unsplash.com/Olivier Bergeron)

Hasilnya ditemukan bahwa rata-rata konsumsi konten digital pengguna internet global menghasilkan sekitar 229 kilogram setara karbon dioksida per tahun. Angka tersebut dapat berbeda bergantung pada sumber listrik yang digunakan.

Para peneliti menekankan bahwa salah satu faktor penting dalam menekan dampak iklim dari aktivitas digital adalah dekarbonisasi listrik.

Menurut mereka, penggunaan sumber listrik yang lebih rendah emisi dapat menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi dampak iklim dari meningkatnya konsumsi internet. 

baca juga

Mengapa Video Memiliki Dampak Berbeda?

Tidak semua aktivitas di internet membutuhkan jumlah data dan energi yang sama.

Konten video, misalnya, membutuhkan proses pengiriman dan pemutaran data secara berkelanjutan. Faktor seperti kualitas video, perangkat, proses penyimpanan, pengambilan data, hingga teknologi pemutaran dapat memengaruhi konsumsi energi.

Hal ini dijelaskan dalam kajian "A Survey on Energy Consumption and Environmental Impact of Video Streaming" yang diterbitkan pada 2024.

Dalam penelitian tersebut, peningkatan permintaan video streaming serta kualitas video menjadi salah satu faktor yang membuat konsumsi energi dan jejak lingkungannya semakin penting untuk diperhatikan. Kajian itu juga menunjukkan bahwa konsumsi energi video tidak hanya terjadi ketika data ditransmisikan, tetapi melibatkan proses penyimpanan, pengambilan, pengodean, pemutaran, hingga tampilan di perangkat.

Karena itu, satu kali scroll TikTok tidak dapat langsung diterjemahkan ke dalam angka emisi karbon tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

Salju Abadi Puncak Jaya Hampir Punah, Apa yang Terjadi pada Gletser Papua?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:05 WIB

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Terkini

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:14 WIB

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59 WIB

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:56 WIB

×