- Pohon jambu di depan rumah diyakini menghambat aliran rezeki penghuni.
- Dedaunan rimbun pohon jambu dapat merusak fondasi dan mengundang hama ulat.
- Penempatan ideal pohon jambu berada di area kebun belakang rumah.
Suara.com - Punya halaman rumah yang asri dengan pohon rimbun tentu menjadi impian banyak orang.
Selain membuat suasana jadi teduh, menanam pohon di depan rumah juga dipercaya bisa memberikan kesegaran alami.
Salah satu pohon rimbun yang biasa ditanam di depan rumah adalah pohon jambu.
Menanam pohon jambu di depan rumah bisa menghambat rezeki dan mengundang energi negatif
Meski buahnya lezat dan daunnya rimbun, menanam pohon jambu, baik jambu air maupun jambu biji di halaman depan ternyata bisa membawa dampak negatif, mulai dari masalah kebersihan hingga urusan kantong alias rezeki.
Lantas, mengapa pohon jambu dianggap kurang ideal menurut Feng Shui dan kesehatan rumah? Simak ulasannya berikut ini!

1. Membawa Energi Penghambat Rezeki
Dalam kepercayaan Feng Shui, pohon jambu biji kerap dianggap sebagai tanaman yang kurang baik jika diletakkan tepat di depan rumah.
Konon, pohon ini dipercaya dapat menyebabkan aliran rezeki menjadi seret atau terhambat.
Bahkan, ada mitos yang menyebutkan keberadaannya bisa memicu aura kemiskinan bagi penghuni rumah.
Hal ini berkaitan dengan aliran "Chi" atau energi vital. Pohon yang terlalu rimbun di depan pintu masuk dianggap menghalangi masuknya energi positif dan justru menciptakan "Sha Qi" atau energi merusak yang mengganggu keharmonisan keluarga.
2. Mengundang Energi Negatif karena Suasana Gelap
Pohon jambu memiliki karakteristik daun yang sangat lebat. Jika tidak rajin dipangkas, pohon ini akan menutupi fasad rumah dan menghalangi sinar matahari masuk.
Dalam Feng Shui, rumah yang gelap dan lembap adalah magnet bagi energi negatif.
Suasana yang suram di depan rumah dipercaya bisa memengaruhi kesehatan mental dan fisik para penghuninya.
3. Masalah Kebersihan
Secara praktis, pohon jambu adalah produsen sampah alami yang cukup merepotkan.
Saat musim berbuah, banyak buah yang jatuh dan membusuk di tanah.
Jika tidak segera dibersihkan, buah busuk ini akan menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang lalat serta semut masuk ke dalam rumah.
Belum lagi rontokan bunga dan daunnya yang banyak bisa membuat estetika rumah jadi terlihat kotor dan tidak terawat.
4. Risiko Kerusakan Fondasi Bangunan
Pohon jambu air dikenal memiliki pertumbuhan yang sangat cepat.
Akarnya cenderung menyebar liar dan sangat kuat. Jika ditanam terlalu dekat dengan bangunan, akar ini berisiko merusak paving halaman, pagar, hingga fondasi rumah.
5. Sarang Ulat dan Hama
Salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan pemilik pohon jambu adalah kehadiran hama ulat.
Pohon jambu merupakan habitat favorit bagi berbagai jenis ulat daun.
Kehadiran hewan ini tentu sangat mengganggu kenyamanan, terutama jika Anda memiliki anak kecil yang sering bermain di halaman depan.
Meski pohon jambu memberikan keteduhan dan hasil buah yang nikmat, ada baiknya Anda berpikir dua kali sebelum menanamnya tepat di depan pintu utama.
Jika memang ingin menanamnya, pilihlah area di kebun belakang atau pastikan jaraknya cukup jauh dari struktur bangunan.
Dengan penempatan yang tepat, Anda tetap bisa menikmati manisnya buah jambu tanpa harus khawatir soal aliran energi negatif atau kerusakan rumah.