- Petugas kesehatan harus memindahkan korban pingsan saat upacara ke tempat teduh dengan udara yang baik.
- Penolong wajib membaringkan korban telentang dengan posisi kaki lebih tinggi untuk melancarkan aliran darah.
- Tindakan melonggarkan pakaian, memberi kompres dingin, aromaterapi, dan minuman manis dilakukan untuk memulihkan kesadaran korban.
5. Gunakan Aromaterapi untuk Merangsang Kesadaran
Jika peserta masih dalam keadaan pingsan atau setengah sadar, berikan rangsangan penciuman menggunakan bau-bauan yang tajam seperti minyak kayu putih.
Dekatkan ke hidung secara perlahan agar saraf pernapasan terangsang dan korban segera siuman.
6. Berikan Minuman Manis setelah Korban Sadar
Jika korban sudah sadar sepenuhnya dan bisa duduk, diberi air teh hangat dengan sedikit gula atau minuman elektrolit sangat disarankan.
Minuman tersebut akan mengembalikan energi dan cairan tubuh yang hilang akibat keringat berlebih. Jangan pernah memberikan minuman kepada orang yang masih dalam keadaan pingsan karena berisiko tersedak.
Dengan memahami cara mengatasi peserta upacara pingsan atau pusing akibat panas matahari, kita dapat mencegah kondisi yang lebih fatal seperti heatstroke atau cedera akibat terjatuh.
Selain penanganan saat kejadian, sangat disarankan bagi setiap peserta untuk selalu sarapan dan mengonsumsi cukup air putih sebelum memulai upacara. Jika merasa sudah mulai pusing saat upacara berlangsung, jangan memaksakan diri dan segeralah meminta izin kepada petugas untuk menuju tempat yang lebih teduh.