Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Vania Rossa

Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB
Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri
Ilustrasi bisnis hijau. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Penerapan nilai keberlanjutan dan ESG kini menjadi standar operasional penting bagi berbagai pelaku industri.
  • EcoVadis menilai perusahaan berdasarkan empat aspek utama untuk mengukur penerapan kebijakan hijau dalam tindakan nyata.
  • Eurike Hadijaya menyatakan PT Lautan Luas Tbk mengintegrasikan ESG untuk menjalankan bisnis secara bertanggung jawab.

Suara.com - Kesadaran akan gaya hidup berkelanjutan kini tidak lagi sebatas memilih produk yang ramah lingkungan atau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Tren green lifestyle meluas hingga ke ranah industri, di mana penerapan nilai-nilai keberlanjutan (sustainability) mulai menjadi standar baru dalam menjalankan aktivitas operasional yang bertanggung jawab.

Komitmen terhadap lingkungan, kesetaraan sosial, serta tata kelola yang baik atau yang dikenal sebagai Environmental, Social, and Governance (ESG) saat ini dinilai menjadi kunci penting bagi keberlangsungan bumi sekaligus efisiensi jangka panjang.

Dalam penilaian keberlanjutan berskala global seperti EcoVadis, perusahaan dituntut untuk memenuhi empat aspek utama: kelestarian lingkungan, hak asasi dan ketenagakerjaan, etika, hingga pengadaan yang bertanggung jawab. Sistem evaluasi ini mengukur sejauh mana kebijakan hijau diterapkan menjadi tindakan nyata.

Head of Investor Relations, Corporate Communications and ESG PT Lautan Luas Tbk, Eurike Hadijaya, mengungkapkan bahwa penguatan praktik keberlanjutan kini melampaui sekadar kepatuhan regulasi.

“Bagi kami, penerapan ESG bukan sekadar untuk memenuhi standar dan kepatuhan, tetapi menjadi bagian dari bagaimana kami menjalankan bisnis secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Eurike.

Langkah ini membuktikan bahwa integrasi kepedulian lingkungan ke dalam strategi keberlanjutan bukan hanya memberi dampak positif bagi ekosistem, melainkan juga menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Penerapan prinsip hijau yang konsisten diharapkan dapat terus menginspirasi ekosistem industri di Indonesia untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Terjebak FOMO? Ini 3 Langkah Tepat Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Sering Terjebak FOMO? Ini 3 Langkah Tepat Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:05 WIB

5 Fakta Tren Smoothie di Balik Gaya Hidup Sibuk: Seperti Apa Manfaatnya?

5 Fakta Tren Smoothie di Balik Gaya Hidup Sibuk: Seperti Apa Manfaatnya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 16:24 WIB

Tak Perlu Target Besar, Kebiasaan Hidup Aktif Bisa Dimulai dari Langkah Sederhana

Tak Perlu Target Besar, Kebiasaan Hidup Aktif Bisa Dimulai dari Langkah Sederhana

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 10:24 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×