- Taman Safari Indonesia meluncurkan Enchanting Valley di Puncak sebagai konsep taman bermain luar ruangan premium.
- Destinasi ini menawarkan berbagai fasilitas lengkap seperti wahana permainan, interaksi satwa, pertunjukan budaya, dan restoran kuliner.
- General Manager Allison Williams menyatakan konsep tersebut bertujuan agar keluarga menikmati kebersamaan tanpa terburu-buru berpindah tempat.
Suara.com - Liburan keluarga sering kali identik dengan berpindah dari satu tempat wisata ke tempat lainnya. Namun, bagaimana jika satu kawasan saja sudah cukup untuk mengisi seharian dengan berbagai pengalaman?
Mulai dari bermain, menikmati alam, mengenal satwa, mencoba kuliner, hingga menyaksikan pertunjukan, semuanya bisa dilakukan dalam satu perjalanan di Enchanting Valley by Taman Safari Indonesia.
Mengusung semangat “A Day Well Spent”, Enchanting Valley menghadirkan konsep premium outdoor playpark yang dirancang untuk membuat keluarga dapat menikmati waktu bersama tanpa harus terburu-buru mengejar banyak destinasi.
Petualangan bisa dimulai dengan menaiki Super Wheels, kendaraan bergaya mobil klasik yang mengajak pengunjung berkeliling berbagai zona sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Anak-anak juga dapat bermain air di Bumble Boat Water Play atau menghabiskan energi di Nets Play.
Keseruan berlanjut ke Plaza Carnival yang memiliki tujuh area permainan. Salah satunya The Playground, area bermain bertema satwa dengan fasilitas seperti perosotan, ayunan, terowongan, hingga monkey bar.
Bila ingin menikmati pemandangan, Tree of Life bisa menjadi pilihan. Struktur berbentuk pohon raksasa setinggi 32 meter ini menawarkan panorama 360 derajat kawasan Enchanting Valley sekaligus lanskap hijau Puncak dari ketinggian.
Setelah bermain, keluarga bisa memperlambat ritme di Central Park. Area terbuka dengan danau ini menjadi tempat yang pas untuk beristirahat sambil menikmati suasana sejuk khas Puncak.
Pengalaman kemudian dapat dilanjutkan dengan bertemu satwa di Lila’s Magical World. Mengusung konsep petting zoo, pengunjung dapat berinteraksi, berfoto, dan memberi makan satwa. Ada pula Animal Edushow yang menghadirkan edukasi tentang satwa melalui pertunjukan interaktif.
Tak hanya alam dan satwa, Enchanting Valley juga menawarkan pengalaman budaya. Di Waterfall of Wonder, pengunjung dapat mengikuti pertunjukan angklung sekaligus mencoba memainkan alat musik tradisional tersebut bersama-sama.
Saat perut mulai lapar, keluarga tidak perlu keluar kawasan. Amarta Restaurant menawarkan hidangan Nusantara, sementara District Dining menghadirkan pilihan makanan dan minuman dengan suasana lebih kasual.
Untuk sekadar menikmati kopi dan camilan, Kembang Nona bisa menjadi tempat beristirahat di tengah ruang terbuka hijau.
Menjelang sore, hari dapat ditutup dengan Lila Show, drama musikal teatrikal yang memadukan musik, cerita, dan pesan konservasi.
“Kami melihat bahwa liburan yang berkesan tidak selalu ditentukan oleh berapa banyak tempat yang dikunjungi, tetapi oleh seberapa banyak momen yang tercipta di dalamnya,” kata Allison Williams, General Manager Enchanting Valley.
Menurutnya, konsep A Day Well Spent dibuat agar keluarga dapat menikmati satu hari tanpa terburu-buru, dengan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan bersama.
Pada akhirnya, liburan keluarga bukan sekadar mengumpulkan daftar destinasi yang dikunjungi. Terkadang, satu tempat dengan pengalaman yang lengkap justru memberikan kesempatan lebih besar untuk benar-benar menikmati kebersamaan.
Di Enchanting Valley, satu hari di Puncak bisa diisi dengan bermain, menjelajah alam, bertemu satwa, menikmati kuliner, hingga membawa pulang cerita dari sebuah pertunjukan.