Bukan Pengupas Bawang Tapi Penjahit Kain Majun, Profil Susanah Ibu Tangguh dari Bogor

Agung Pratnyawan

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:37 WIB
Bukan Pengupas Bawang Tapi Penjahit Kain Majun, Profil Susanah Ibu Tangguh dari Bogor
Susanah, ibu asal Bogor yang disebut dalam pidato kenegaraan Presiden Prabowo. [YouTube/ Sekretariat Presiden]
baca 10 detik
  • Prabowo sebut Susanah buruh kupas bawang berupah Rp700 ribu.
  • Fakta sebenarnya, Susanah adalah penjahit kain majun asal Bogor.
  • Upah asli Susanah hanya Rp700 per kilogram kain majun.

Suara.com - Nama Susanah belakangan ini mendadak ramai diperbincangkan netizen di berbagai platform media sosial. Namun siapa sebenarnya Susanah?

Sosok perempuan ini viral setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut namanya dalam pidato kenegaraan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026 lalu.

Dalam pidato tersebut, Presiden Prabowo menceritakan tentang seorang buruh harian bernama Susanah. Ia disebut bekerja mengupas bawang dengan upah fantastis yang mencapai Rp700 ribu per kilogram.

Bukan pengupas bawang, Susanah faktanya adalah penjahit kain majun, Ia hanya menerima upah sebesar Rp700 untuk setiap kilogram kain majun.

Pernyataan ini sontak memicu beragam reaksi dan spekulasi dari masyarakat luas di internet.

Banyak warganet yang menjadikan nominal upah kupas bawang ini sebagai candaan dan mendambakannya sebagai lowongan pekerjaan impian masa kini.

Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut ke lapangan, fakta sebenarnya menunjukkan realitas yang sangat berbeda.

Narasi gaji ratusan ribu rupiah tersebut ternyata keliru dan jauh dari potret kehidupan asli Susanah.

Fakta Profesi Susanah yang Sebenarnya

baca juga
Tumpukan kain majun dalam karung di samping rumah Susanah di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. [Dziharul Islam Nusantara/Suara.com]
Tumpukan kain majun dalam karung di samping rumah Susanah di Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. [Dziharul Islam Nusantara/Suara.com]

Susanah adalah seorang ibu berusia 38 tahun yang berdomisili di kawasan padat penduduk di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Berbanding terbalik dengan narasi upah fantastis, kondisi ekonomi keluarga Susanah justru sangat sederhana dan memprihatinkan.

Pihak keluarga segera meluruskan bahwa Susanah sama sekali bukan seorang buruh pengupas bawang. Sehari-hari, ia justru berprofesi sebagai penjahit kain majun atau kain perca sisa bahan dari industri.

Kain majun tersebut biasa diolah kembali menjadi lap pembersih yang digunakan di berbagai sektor pabrik.

Dari pekerjaan menjahit lap ini, Susanah hanya menerima upah sebesar Rp700 perak untuk setiap kilogram kain, bukan Rp700 ribu.

Dalam sehari, dengan bantuan mesin jahit milik pengepul, ia rata-rata mampu menyelesaikan jahitan sebanyak 20 kilogram kain.

Artinya, penghasilan bersih yang ia peroleh dari menjahit ini rata-rata hanya berkisar Rp14.000 per hari.

Perjuangan Ekonomi dan Pengorbanan Keluarga

Kolase foto Susanah (kiri) dan Kondisi rumah Susanah yang beralamat di RT 01 RW 04, Kampung Ciuncal, Situsari, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Suara.com]
Kolase foto Susanah (kiri) dan Kondisi rumah Susanah yang beralamat di RT 01 RW 04, Kampung Ciuncal, Situsari, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Suara.com]

Selain menjadi buruh jahit kain perca di pagi hari, Susanah ternyata masih memiliki beban pekerjaan tambahan. Memasuki siang hari, ia bekerja mencuci ompreng atau alat makan di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Semua aktivitas melelahkan ini ia lakukan demi membantu perekonomian keluarga yang tergolong sulit. Suami Susanah, Didim, berprofesi sebagai kuli bangunan lepas yang penghasilannya sama sekali tidak menentu setiap bulannya.

Bahkan, terkadang sang suami bisa tidak mendapatkan panggilan kerja selama dua hingga tiga minggu berturut-turut.

Dengan pendapatan harian yang serba terbatas, Susanah harus pintar memutar otak untuk mencukupi kebutuhan makan seluruh keluarganya.

Saat ini, keluarga Susanah tercatat secara resmi sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Mereka sangat memprioritaskan pendidikan dan rela berutang agar anak-anak kelak memiliki kehidupan yang lebih layak.

Realitas Pahit Upah Buruh di Lapangan

Aktivitas pekerja kupas bawang merah di Lombok Barat [SuaraBali.id/Buniamin]
Aktivitas pekerja kupas bawang merah di Lombok Barat [SuaraBali.id/Buniamin]

Terlepas dari kekeliruan soal profesi Susanah, kasus ini membuka mata publik soal upah riil buruh pengupas bawang di berbagai daerah.

Sebagai pembanding, di Klungkung, Bali, para buruh pengupas bawang juga bekerja dengan bayaran yang jauh dari angka ratusan ribu, apalagi jutaan rupiah.

Kadek Astiani, salah satu buruh di sana, menjelaskan bahwa upah yang mereka terima hanya sekitar Rp1.000 per kilogram bawang.

"Kalau bisa mengupas bawang 100 kilogram sehari, cuma bisa bawa Rp100 ribu," ungkapnya.

Data ini semakin menegaskan bahwa angka Rp700 ribu per kilogram yang disebut dalam pidato kenegaraan mustahil terjadi dalam struktur upah buruh kasar di Indonesia saat ini.

Baik untuk pengupas bawang maupun profesi serupa seperti yang dijalani Susanah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram

Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:57 WIB

Momen Prabowo Sebut Upah Buruh Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kilo di Sidang DPR-DPD

Momen Prabowo Sebut Upah Buruh Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kilo di Sidang DPR-DPD

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik

Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Terkini

Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI

Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Tali Bendera Putus Saat Upacara HUT RI ke-81 di Sukabumi, Kesigapan Paskibra Selamatkan Sang Saka

Tali Bendera Putus Saat Upacara HUT RI ke-81 di Sukabumi, Kesigapan Paskibra Selamatkan Sang Saka

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:18 WIB

Daftar Negara Sahabat Ucapkan HUT RI ke-81, Mesir Hingga Jerman

Daftar Negara Sahabat Ucapkan HUT RI ke-81, Mesir Hingga Jerman

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Bikin Pengusaha Bingung, Purbaya Minta BKPM Siapkan Aturan Pemanfaatan Hutan Produksi di Aceh

Bikin Pengusaha Bingung, Purbaya Minta BKPM Siapkan Aturan Pemanfaatan Hutan Produksi di Aceh

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:16 WIB

4 Moisturizer Wardah yang Mengandung Anti-Aging untuk usia 40 Tahun ke Atas

4 Moisturizer Wardah yang Mengandung Anti-Aging untuk usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700

Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Diduga Rekam Mahasiswi saat PKKMB Unsri, Dua Mahasiswa Dilaporkan ke Polisi

Diduga Rekam Mahasiswi saat PKKMB Unsri, Dua Mahasiswa Dilaporkan ke Polisi

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Saat Kemerdekaan Diukur dari Isi Dompet Rakyat, Ini Pesan Gubernur Ahmad Luthfi

Saat Kemerdekaan Diukur dari Isi Dompet Rakyat, Ini Pesan Gubernur Ahmad Luthfi

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Dua Pemain Keturunan Indonesia Kirim Ucapan Menyentuh HUT RI 81

Dua Pemain Keturunan Indonesia Kirim Ucapan Menyentuh HUT RI 81

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:04 WIB

PNM Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dan Masa Depan Keluarga Ultra Mikro

PNM Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dan Masa Depan Keluarga Ultra Mikro

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:04 WIB

×