Angkat Konflik Satwa Liar Madura, Moch Dzikry Nur Alam Raih Juara Nasional

Arif Budi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:05 WIB
Angkat Konflik Satwa Liar Madura, Moch Dzikry Nur Alam Raih Juara Nasional
Moch Dzikry Nur Alam, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, menunjukkan kiprah di bidang penulisan dan kompetisi akademik melalui sejumlah prestasi. (Istimewa)
baca 10 detik
  • Mahasiswa Untag Surabaya Moch Dzikry Nur Alam meraih juara III Wildlife Journalism Competition 2024 di Madura.
  • Dzikry bersama timnya berhasil mendapatkan juara II dalam ajang Digital Leadership Challenge di Yogyakarta tahun 2025.
  • Ia mengelola usaha digital masdzikry.com serta aktif mendampingi para pelaku UMKM memanfaatkan berbagai kanal digital.

Suara.com - Moch Dzikry Nur Alam, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, menunjukkan kiprah di bidang penulisan dan kompetisi akademik melalui sejumlah prestasi dalam dua tahun terakhir.

Salah satu pencapaian Dzikry diraih pada Wildlife Journalism Competition (WJC) 2024. Ia bersama Syahrial Fathur Rozi Darmawan meraih juara III kategori penulisan feature dalam kompetisi tersebut.

Keduanya mengangkat persoalan konflik antara masyarakat dan monyet liar di Desa Buddan, Madura.

Karya berjudul “Monyet Kelaparan dan Konflik Ekologis di Buddan: Kekeringan, Pertambangan, dan Kesadaran Lingkungan yang Memudar” mencoba melihat persoalan tersebut dari sisi lingkungan, bukan sekadar konflik antara warga dan satwa.

Untuk menyusun tulisan itu, keduanya melakukan peliputan selama sekitar dua bulan. Observasi lapangan dan wawancara dengan warga membawa mereka pada temuan bahwa kerusakan habitat, kekeringan berkepanjangan, dan aktivitas pertambangan turut memengaruhi perilaku satwa.

Dzikry mengaku proses peliputan menjadi tantangan tersendiri karena kondisi medan dan akses terhadap narasumber.

“Kami menghadapi jalanan yang rusak, jarak tempuh yang jauh, hingga sulitnya mendapatkan informasi dari warga. Meski melelahkan, proses ini sangat berharga karena memberi kami banyak pelajaran tentang dunia jurnalistik dan isu lingkungan,” ujarnya.

Setahun setelah prestasi tersebut, Dzikry kembali meraih penghargaan. Kali ini, ia bersama tim mendapat juara II dalam kompetisi Digital Leadership Challenge: A Brief Case Analysis yang digelar Universitas Atma Jaya di Yogyakarta.

Kompetisi tersebut menguji kemampuan peserta menganalisis persoalan kepemimpinan digital dan menyusun solusi berdasarkan studi kasus. Salah satu topik yang dihadapi berkaitan dengan tantangan agensi digital akibat perkembangan kecerdasan buatan.

baca juga

Persiapan menghadapi kompetisi dilakukan dalam waktu singkat. Setelah tiba di Yogyakarta pada malam hari, Dzikry dan tim langsung mempersiapkan materi hingga dini hari.

Pada babak enam besar, format kompetisi berubah menjadi debat langsung. Dzikry mengakui kemampuan komunikasi lisan menjadi salah satu tantangan yang harus diatasi.

“Terkadang kalimat yang ingin saya sampaikan menjadi sulit dipahami dan belibet. Ini menjadi tantangan besar untuk saya,” katanya.

Ia kemudian mengandalkan kerja sama tim dan menjaga ketenangan selama menghadapi babak tersebut.

“Strategi saya tetap tenang, percaya dengan kemampuan tim, serta rendah hati. Dengan begitu kami bisa berpikir jernih dan bekerja sama secara efektif,” tuturnya.

Ketertarikan Dzikry pada dunia menulis sebenarnya telah dimulai sejak 2019. Ia rutin menulis di blog pribadi dengan tema teknologi dan edukasi sebelum kemudian mendalami SEO.

Pengetahuan tersebut berkembang menjadi usaha digital yang ia jalankan melalui masdzikry.com, dengan layanan optimasi situs dan penulisan artikel. Ia juga mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan kanal digital.

Bagi Dzikry, kemampuan jurnalistik dan strategi digital memiliki keterkaitan yang kuat. Keduanya sama-sama membutuhkan riset, pemahaman terhadap audiens, serta kemampuan menyusun informasi secara runtut.

“Menulis feature dan menyusun strategi konten sama-sama menuntut kita memahami siapa pembacanya dan apa yang benar-benar mereka butuhkan. Riset lapangan mengajarkan saya untuk tidak menulis berdasarkan asumsi,” ucapnya.

Ke depan, Dzikry menargetkan dapat mengikuti kompetisi tingkat internasional dan meraih posisi juara pertama. Ia juga mendorong mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan.

“Teruslah belajar dan bermimpi. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Yakinlah semua akan indah pada waktunya. Tetaplah hidup dan raih mimpimu dengan perjuangan,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warung Madura dan Perannya Menjaga Jakarta 24 Jam

Warung Madura dan Perannya Menjaga Jakarta 24 Jam

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar

Gandeng KPK dan OJK, Kemenhut Janji Sikat Mafia Satwa Sampai ke Akar

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China

Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:54 WIB

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep Bawa 250 Penumpang

Kapal Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep Bawa 250 Penumpang

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Investasi Data Center Naik 5 Kali Lipat, RI Masuk Fase Baru Ekonomi Digital

Investasi Data Center Naik 5 Kali Lipat, RI Masuk Fase Baru Ekonomi Digital

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN Selamatkan Ikan Belida sebagai Warisan Hayati Nusantara

Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN Selamatkan Ikan Belida sebagai Warisan Hayati Nusantara

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Membaca Citizen 4.0: Manusia yang Menyetir atau Kita yang Diatur Teknologi?

Membaca Citizen 4.0: Manusia yang Menyetir atau Kita yang Diatur Teknologi?

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:30 WIB

5 Moisturizer Travel Size untuk Kulit Lembap dan Cerah Sesuai Klaim

5 Moisturizer Travel Size untuk Kulit Lembap dan Cerah Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Groundbreaking Besok, KAI Mulai Bangun 1.232 Hunian di Kawasan TOD Manggarai

Groundbreaking Besok, KAI Mulai Bangun 1.232 Hunian di Kawasan TOD Manggarai

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Soroti PLTU Suralaya, Pramono: Polusi Jakarta Tak Tuntas Hanya Lewat Mobil Listrik

Soroti PLTU Suralaya, Pramono: Polusi Jakarta Tak Tuntas Hanya Lewat Mobil Listrik

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Urutan Skincare Malam untuk Kulit Sensitif dengan Rosacea dan Flek Hitam

Urutan Skincare Malam untuk Kulit Sensitif dengan Rosacea dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Turis Masuk Thailand Wajib Bayar Rp 241 Ribu Mulai Tahun 2027

Turis Masuk Thailand Wajib Bayar Rp 241 Ribu Mulai Tahun 2027

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Di Balik Slip Lidah Prabowo, Strategi Komunikasi atau Lemahnya Akurasi Data?

Di Balik Slip Lidah Prabowo, Strategi Komunikasi atau Lemahnya Akurasi Data?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:23 WIB

DPR Tunggu Keputusan Pimpinan Terkait RUU Pemilu, Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pemerintah Disorot

DPR Tunggu Keputusan Pimpinan Terkait RUU Pemilu, Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pemerintah Disorot

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:23 WIB

×