- Pemilik kulit berminyak dapat melakukan reapply cushion di siang hari agar makeup kembali merata dan segar.
- Langkah awal mencakup penyerapan minyak wajah, pemakaian bedak tipis, serta pengaplikasian cushion dengan cara ditepuk-tepuk.
- Proses diakhiri dengan penyemprotan setting spray agar ketahanan makeup terjaga optimal dari pagi hingga malam hari.
Suara.com - Siapa yang tidak kenal dengan cushion? Produk makeup ini sudah jadi andalan banyak wanita karena praktis, ringan, dan hasilnya natural. Namun, bagi pemilik kulit berminyak, tantangan terbesar justru muncul di tengah hari.
Minyak yang terus diproduksi wajah bisa membuat cushion mudah luntur, mengelupas, atau terlihat cakey. Akibatnya, wajah yang tadi glowing pagi hari berubah menjadi kusam dan tidak merata.
Kabar baiknya, ada teknik khusus untuk reapply cushion di atas wajah berminyak tanpa membuatnya luntur. Kuncinya bukan sekadar menambahkan produk, melainkan mempersiapkan kulit dengan benar terlebih dahulu.
Dengan langkah yang tepat, cushion bisa kembali merata, terlihat fresh, dan tahan hingga malam hari. Teknik ini tidak membutuhkan banyak produk, cukup beberapa alat sederhana yang biasanya sudah ada di tas makeup.
Artikel ini akan membahas secara detail cara reapply cushion di tengah hari khusus untuk kulit berminyak. Mulai dari membersihkan minyak berlebih, memilih teknik aplikasi yang tepat, hingga tips menjaga hasil tetap natural.
Ikuti langkah-langkah berikut agar makeup flawless sepanjang hari tanpa harus cuci muka total.

1. Blot Minyak Berlebih dengan Benar
Langkah pertama yang paling krusial adalah menghilangkan minyak di permukaan wajah. Jangan langsung mengoleskan cushion di atas kulit yang mengkilap. Gunakan blotting paper atau tissue yang dilipat.
Tekan perlahan di area T-zone (dahi, hidung, dan dagu) serta pipi. Hindari menggosok karena bisa merusak sisa cushion yang masih menempel. Jika blotting paper tidak tersedia, gunakan tisu biasa yang sudah dilipat rapi.
Setelah minyak terserap, wajah akan terasa lebih matte dan siap menerima layer baru. Proses blotting ini biasanya hanya membutuhkan 10–15 detik, namun hasilnya sangat signifikan untuk mencegah cushion meluncur.
2. Gunakan Bedak Transparan secara Tipis
Setelah minyak dihilangkan, taburkan bedak transparan atau loose powder dengan sangat tipis. Gunakan kuas fluffy atau puff bedak yang sudah dikocok agar produk tidak berlebih.
Fokus pada area yang paling berminyak. Bedak berfungsi sebagai “barrier” sementara yang menyerap sisa sebum dan membantu cushion menempel lebih baik. Jangan terlalu tebal karena bisa membuat wajah terlihat kering atau bertekstur.
Untuk kulit berminyak, pilih bedak yang oil-control dan free-oil agar tidak menambah kilap di kemudian hari.
3. Aplikasikan Cushion dengan Teknik Tapping, Bukan Swiping
Saat reapply, jangan menggeser sponge cushion seperti biasa. Gunakan teknik tapping atau menepuk-nepuk secara lembut.
Ambil sedikit produk di sponge, lalu tekan-tekan di area yang perlu diperbaiki (biasanya pipi, hidung, dan dagu). Teknik ini mencegah produk terdorong ke pori-pori dan menjaga layer lama tetap utuh.
Jika ingin coverage lebih merata, lakukan building layer tipis-tipis. Hindari menekan terlalu keras karena bisa membuat cushion bergeser dan menghasilkan garis-garis tidak merata.