Apa Itu Weton Tibo Pegat? Ini Cara Menghitung Weton Jodoh

Ruth Meliana

Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:20 WIB
Apa Itu Weton Tibo Pegat? Ini Cara Menghitung Weton Jodoh
ilustrasi pemilik weton tibo pegat (magnific/jcomp)
baca 10 detik
  • Masyarakat Jawa menggunakan perhitungan weton berdasarkan hari lahir dan pasaran untuk menentukan kecocokan jodoh sebelum menikah.
  • Hasil penjumlahan neptu pasangan yang bernilai 1, 9, 17, 25, atau 33 dikategorikan sebagai weton tibo pegat.
  • Primbon mempercayai weton tibo pegat berpotensi menimbulkan masalah rumah tangga hingga perceraian, namun hal tersebut tidak mutlak.

Suara.com - Dalam tradisi masyarakat Jawa, perhitungan weton masih menjadi salah satu pedoman penting sebelum memutuskan menikah. Banyak keluarga yang meminta sesepuh atau ahli primbon untuk menghitung kecocokan jodoh berdasarkan hari lahir dan pasaran kedua calon pengantin.

Salah satu hasil perhitungan yang sering membuat khawatir adalah weton tibo pegat. Istilah ini tidak jarang membuat pasangan atau orang tua berpikir dua kali sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Weton sendiri merupakan kombinasi antara hari dalam seminggu (Minggu hingga Sabtu) dan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap hari dan pasaran memiliki nilai neptu tertentu.

Ketika neptu kedua calon dijumlahkan, hasilnya akan jatuh pada salah satu dari delapan kategori perjodohan menurut primbon. Salah satunya adalah pegat atau yang lebih dikenal sebagai tibo pegat.

Bagi sebagian orang, mendengar kata “pegat” saja sudah cukup membuat was-was. Apalagi jika digabung dengan kata “tibo” yang berarti jatuh. Kombinasi ini seolah menggambarkan perjalanan rumah tangga yang penuh tantangan dan berpotensi berakhir dengan perpisahan.

Namun, apakah benar weton tibo pegat selalu membawa nasib buruk? Ataukah hanya sekadar peringatan agar pasangan lebih berhati-hati?

Pengertian Weton Tibo Pegat

Weton tibo pegat adalah salah satu hasil perhitungan neptu jodoh dalam primbon Jawa. Kata “tibo” berarti jatuh, sedangkan “pegat” berarti cerai atau berpisah. Jadi secara harfiah, tibo pegat berarti jatuh pada kondisi yang berpotensi menyebabkan perceraian.

Menurut primbon, jika jumlah neptu weton pria dan wanita menghasilkan angka 1, 9, 17, 25, atau 33, maka pasangan tersebut dikatakan tibo pegat.

Rumah tangga mereka dipercaya akan sering menghadapi berbagai masalah, mulai dari persoalan ekonomi, perbedaan pendapat yang tajam, masalah kekuasaan dalam keluarga, hingga potensi perselingkuhan. Masalah-masalah tersebut dikhawatirkan dapat berujung pada perpisahan di tengah jalan.

baca juga

Meski begitu, perlu digarisbawahi bahwa hitungan ini bersifat tradisional dan tidak bersifat mutlak.

Banyak pasangan yang tetap menikah meskipun hasilnya tibo pegat, lalu menjalani rumah tangga yang harmonis berkat saling pengertian, komunikasi yang baik, dan usaha bersama.

Cara Menghitung Weton Jodoh

Untuk mengetahui apakah suatu pasangan tibo pegat atau tidak, langkah pertama adalah mengetahui weton masing-masing. Berikut nilai neptu yang biasa digunakan:

Hari:

  • Minggu = 5
  • Senin = 4
  • Selasa = 3
  • Rabu = 7
  • Kamis = 8
  • Jumat = 6
  • Sabtu = 9
  • Pasaran:
  • Legi = 5
  • Pahing = 9
  • Pon = 7
  • Wage = 4
  • Kliwon = 8

Cara menghitungnya cukup sederhana. Jumlahkan neptu hari dan pasaran calon pria, kemudian lakukan hal yang sama untuk calon wanita. Setelah itu, jumlahkan kedua hasil tersebut. Jika totalnya 1, 9, 17, 25, atau 33, maka termasuk tibo pegat.

Contoh: Seorang pria lahir Senin Legi (4 + 5 = 9), wanita lahir Senin Wage (4 + 4 = 8). Total 9 + 8 = 17. Hasil ini termasuk tibo pegat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Weton Jodoh Ketemu 25 Bawa Sial Berujung Cerai? Ini Solusinya Menurut Adat Jawa

Arti Weton Jodoh Ketemu 25 Bawa Sial Berujung Cerai? Ini Solusinya Menurut Adat Jawa

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:07 WIB

Cermin Pecah Tiba-tiba Tanpa Disentuh? Hati-hati, Primbon Jawa Ungkap 7 Pertanda Ini!

Cermin Pecah Tiba-tiba Tanpa Disentuh? Hati-hati, Primbon Jawa Ungkap 7 Pertanda Ini!

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Arti Ular Masuk Rumah Menurut Primbon Jawa, Pertanda Sial atau Keberuntungan?

Arti Ular Masuk Rumah Menurut Primbon Jawa, Pertanda Sial atau Keberuntungan?

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Terkini

Karhutla Makin Parah, Indonesia Digunjing Media Asing

Karhutla Makin Parah, Indonesia Digunjing Media Asing

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:16 WIB

7 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Lebar, Empuk dan Melar Anti Kesempitan

7 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Lebar, Empuk dan Melar Anti Kesempitan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.880, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Pendorong

Rupiah Menguat ke Rp17.880, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Pramono Murka Petugas Satpol PP Diserang di Kebayoran Baru: Jangan Kalah sama Preman!

Pramono Murka Petugas Satpol PP Diserang di Kebayoran Baru: Jangan Kalah sama Preman!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Komjen Herry Akhiri Green Policing, Irjen Arman Sebut Program Pendahulu Jadi Fondasi

Komjen Herry Akhiri Green Policing, Irjen Arman Sebut Program Pendahulu Jadi Fondasi

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:03 WIB

Konten Kreator Malaysia Mendesak Prabowo Lebih Niat Atasi Kebakaran Hutan: di Sini Saya Sakit

Konten Kreator Malaysia Mendesak Prabowo Lebih Niat Atasi Kebakaran Hutan: di Sini Saya Sakit

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk

Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Jebakan Phubbing: Ketika Layar HP Mengikis Kehangatan Hubungan Nyata

Jebakan Phubbing: Ketika Layar HP Mengikis Kehangatan Hubungan Nyata

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 2 Mahasiswa Kasus Perundungan, Salah Satunya Terancam DO

Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 2 Mahasiswa Kasus Perundungan, Salah Satunya Terancam DO

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:57 WIB

×