Eksklusif dan Berkelas: 3 Gaya Liburan 'Slow Travel' yang Wajib Dicoba Tahun Ini

M. Reza Sulaiman

Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:21 WIB
Eksklusif dan Berkelas: 3 Gaya Liburan 'Slow Travel' yang Wajib Dicoba Tahun Ini
Anantara Palazzo Naiadi Rome Luxury River & Rooftop Escape. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Alih-alih berdesakan di tempat wisata populer demi sebuah foto, pelancong kini lebih mencari perjalanan yang mendalam.
  • Bagi pencinta ketenangan, alam selalu memiliki magisnya tersendiri untuk memulihkan energi.
  • Keterlibatan langsung dengan tradisi dan keseharian warga lokal adalah kemewahan sejati dalam sebuah perjalanan.

Suara.com - Gaya berlibur masyarakat modern perlahan mengalami pergeseran. Alih-alih berdesakan di tempat wisata populer demi sebuah foto, pelancong kini lebih mencari perjalanan yang mendalam, intim, dan personal. Tren experiential travel ini menekankan pada kualitas waktu, di mana wisatawan bisa benar-benar meresapi ritme kota, alam, hingga tradisi warga lokal.

Menjawab tren gaya hidup tersebut sekaligus menandai perayaan hari jadinya yang ke-25 pada Agustus 2026, jaringan experiential luxury Anantara Hotels & Resorts secara khusus merancang cara-cara baru untuk mengeksplorasi destinasi ikonik di seluruh dunia.

Jika Anda merencanakan pelarian dari rutinitas dalam waktu dekat, berikut adalah tiga inspirasi gaya perjalanan mendalam yang bisa Anda coba untuk liburan berikutnya:

1. Menikmati Detak Kota dari Sudut Sunyi

Menjelajahi destinasi urban yang padat tidak selamanya harus diwarnai dengan hiruk-pikuk dan jadwal tur yang melelahkan. Selalu ada cara yang lebih santai untuk meresapi keindahannya dari sudut yang lebih sunyi.

Saat berkunjung ke Roma, Italia, misalnya, Anda bisa meninggalkan tur jalan kaki yang ramai dan menggantinya dengan menyusuri Sungai Tiber menggunakan perahu pribadi. Dari atas perairan yang tenang, bangunan bersejarah Roma terlihat jauh lebih reflektif, apalagi jika ditutup dengan sesi aperitivo di teras panoramik.

Beralih ke pesona Eropa Timur, kemegahan kota Budapest di Hungaria juga menyimpan kehangatan di sudut-sudutnya. Alih-alih hanya berpusat di tengah kota, cobalah menepi sejenak ke desa Tard untuk menyelami seni sulam Matyó peninggalan generasi masa lampau. Mengikuti workshop kerajinan tangan yang dikelola oleh keluarga lokal, lalu diakhiri dengan menyantap gulyas rumahan yang hangat, akan memberikan perspektif baru tentang kekayaan budaya kota ini.

Royal Livingstone by Anantara Symphony Above the Falls. (Dok. Istimewa)
Royal Livingstone by Anantara Symphony Above the Falls. (Dok. Istimewa)

2. Menyatu dengan Alam Lewat Cara Eksklusif

Bagi pencinta ketenangan, alam selalu memiliki magisnya tersendiri untuk memulihkan energi, terlebih jika dinikmati melalui cara yang tidak biasa. Di Ubud, Bali, Anda bisa meminggirkan sejenak hiruk-pikuk area pantai dan menelusuri kawasan pedalaman menggunakan mini jeep terbuka.

Perjalanan menuju permukiman Hindu tertua di Taro ini akan mengungkap sisi Bali yang sangat tenang, mulai dari perjumpaan dengan satwa sakral kerbau putih hingga malam yang dihiasi cahaya kunang-kunang di kawasan konservasi.

Magisnya pesona malam juga bisa ditemukan di perairan Desaru Coast, Malaysia. Begitu matahari terbenam, suasana menyusuri hutan bakau berubah drastis menjadi sangat syahdu dengan kerlip kunang-kunang di sepanjang tepian sungai, apalagi jika dinikmati sembari menyantap piknik gourmet mewah di atas perahu.

Tak kalah eksotisnya, keindahan megah Air Terjun Victoria di Zambia bisa dieksplorasi dari langit melalui tur helikopter, sebelum akhirnya Anda dibawa bersantai menikmati tenangnya aliran Sungai Zambezi di sebuah pulau terpencil.

3. Menyelami Budaya dan Tradisi Autentik

Keterlibatan langsung dengan tradisi dan keseharian warga lokal adalah kemewahan sejati dalam sebuah perjalanan. Di Jaipur, India, warisan kisah Rajasthan justru bersembunyi di gang-gang bersejarah desa Manpura.

Di sana, Anda bisa berinteraksi langsung dan melihat kecekatan tangan para pengrajin saat memintal karpet tradisional, membentuk gerabah, hingga meracik gelang lak peninggalan nenek moyang.

Perjalanan sarat makna juga menanti di Siem Reap, Kamboja, di mana Anda bisa menyelami simbolisme sakral bunga teratai peninggalan Kerajaan. Dimulai dari mengagumi ukirannya di Angkor Wat, Anda akan diajak memanen teratai saat senja dan belajar mengolah serat batangnya menjadi benang sutra bernilai tinggi.

Sementara itu, di kawasan pesisir Timur Tengah, tepatnya di Ras Al Khaimah, Anda berkesempatan menelusuri sejarah panjang budidaya mutiara emirat di Suwaidi Pearl Farm. Melihat langsung proses panen tiram hingga menjadi mutiara cantik siap pakai memberikan penghargaan tersendiri terhadap dedikasi para warga pesisir.

Rangkaian pengalaman yang dikurasi khusus ini tersedia di berbagai properti Anantara sepanjang tahun 2026, dirancang khusus bagi mereka yang ingin menjadikan liburannya lebih dari sekadar persinggahan sesaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026

Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:31 WIB

Mencari Ruang Jeda di Tengah Ketidakpastian Global: Mengapa Sanctuary Jadi Tren Liburan Masa Depan?

Mencari Ruang Jeda di Tengah Ketidakpastian Global: Mengapa Sanctuary Jadi Tren Liburan Masa Depan?

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:31 WIB

Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi

Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 08:16 WIB

Begini Strategi Resorts World Genting Memanjakan Wisatawan Indonesia Mulai dari Bandara Hingga Resor

Begini Strategi Resorts World Genting Memanjakan Wisatawan Indonesia Mulai dari Bandara Hingga Resor

Lifestyle | Jum'at, 23 Januari 2026 | 08:35 WIB

Tren Stay at Home Holiday: Kenapa Liburan di Rumah Jadi Pilihan Gen Z?

Tren Stay at Home Holiday: Kenapa Liburan di Rumah Jadi Pilihan Gen Z?

Your Say | Senin, 29 Desember 2025 | 16:08 WIB

Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas

Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas

Lifestyle | Selasa, 09 Desember 2025 | 21:09 WIB

Tren Liburan 2025: Bukan Lagi Soal Foto, Wisatawan Lebih Butuh Pengalaman Unik dan Autentik

Tren Liburan 2025: Bukan Lagi Soal Foto, Wisatawan Lebih Butuh Pengalaman Unik dan Autentik

Your Say | Jum'at, 19 September 2025 | 19:11 WIB

5 Tas Backpack Trendi yang Muat Banyak Barang untuk Traveling, Anti Repot!

5 Tas Backpack Trendi yang Muat Banyak Barang untuk Traveling, Anti Repot!

Your Say | Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:17 WIB

Kota Tua Jakarta Hidupkan Semangat Kemerdekaan: Ini yang Bikin Wisatawan Betah

Kota Tua Jakarta Hidupkan Semangat Kemerdekaan: Ini yang Bikin Wisatawan Betah

Video | Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:00 WIB

Tren Liburan ke Australia Meningkat Pesat, Intip Promo Menggiurkan di Dwidayatour Carnival 2025!

Tren Liburan ke Australia Meningkat Pesat, Intip Promo Menggiurkan di Dwidayatour Carnival 2025!

Lifestyle | Kamis, 24 April 2025 | 14:02 WIB

Terkini

Mengapa Suhu Udara di Pegunungan Lebih Dingin daripada di Pantai?

Mengapa Suhu Udara di Pegunungan Lebih Dingin daripada di Pantai?

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:20 WIB

PHE Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Carbon Capture and Storage di Kawasan Regional

PHE Perkuat Peran Indonesia dalam Pengembangan Carbon Capture and Storage di Kawasan Regional

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Cuan Berkat Unjuk Rasa, Pedagang Kopi hingga Gorengan Panen Omzet

Cuan Berkat Unjuk Rasa, Pedagang Kopi hingga Gorengan Panen Omzet

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Viral Surat Komitmen Pimpinan DPR dan Botok Cs Dinilai Janggal: 3 Kata Penting Hilang

Viral Surat Komitmen Pimpinan DPR dan Botok Cs Dinilai Janggal: 3 Kata Penting Hilang

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Arti Kedutan Mata Berdasarkan Jam Kejadian Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Kedutan Mata Berdasarkan Jam Kejadian Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Honda Monkey EX Menjelma Jadi Motor Adventure Mungil Bergaya Klasik

Honda Monkey EX Menjelma Jadi Motor Adventure Mungil Bergaya Klasik

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Program Pembangunan Jalan Andalan Sulsel Dilanjutkan

Program Pembangunan Jalan Andalan Sulsel Dilanjutkan

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Guru Tampar Anak TK Sampai Meninggal Dunia Gara-gara Tak Bikin PR

Guru Tampar Anak TK Sampai Meninggal Dunia Gara-gara Tak Bikin PR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar

Saksi Bongkar Fadia Arafiq Jadi Sumber Modal PT RNB, Ada Aliran Uang Rp1,7 Miliar

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Alasan IHSG Tetap Ngegas ke Level 6.500, Meski Ada Demo

Alasan IHSG Tetap Ngegas ke Level 6.500, Meski Ada Demo

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:01 WIB

×