Mengapa Sabun Cuci Muka Berbusa Melimpah Justru Bisa Membuat Kulit Semakin Berminyak?

Farah Nabilla

Jum'at, 04 September 2026 | 12:05 WIB
Mengapa Sabun Cuci Muka Berbusa Melimpah Justru Bisa Membuat Kulit Semakin Berminyak?
Ilustrasi mencuci muka (Freepik/diana.grytsku)
baca 10 detik
  • DermNet NZ menyatakan bahwa sabun cuci muka berbusa melimpah dan terlalu keras dapat mengganggu fungsi skin barrier serta lipid alami kulit.
  • American Academy of Dermatology mengingatkan bahwa pembersih wajah yang terlalu agresif dapat memicu iritasi dan meningkatkan produksi minyak berlebih.
  • Cleveland Clinic menyarankan untuk mencuci wajah dua kali sehari menggunakan produk lembut agar kulit tidak kering dan tetap sehat.

Sebuah tinjauan ilmiah mengenai cleanser yang diterbitkan melalui PubMed menjelaskan bahwa surfaktan yang bersifat keras dapat merusak protein dan lipid kulit. Dampaknya antara lain kulit terasa kencang setelah mencuci muka, kering, mengalami gangguan barrier, iritasi hingga rasa gatal.

Penelitian lain mengenai formulasi pembersih kulit juga menemukan bahwa surfaktan dapat mengekstraksi sejumlah komponen kulit selama proses cleansing. Jika interaksinya terlalu agresif, struktur stratum corneum dan fungsi barrier dapat terganggu.

Karena itu, mengejar sensasi “kesat” setelah mencuci muka bukan strategi terbaik untuk mengendalikan minyak.

Kulit yang terasa sangat kesat bahkan bisa menjadi tanda bahwa pembersih yang digunakan terlalu keras untuk kondisi kulit tersebut.

Apakah Semua Facial Wash Berbusa Buruk untuk Kulit Berminyak?

Ini merupakan hal penting yang perlu digarisbawahi. Facial wash berbusa tidak otomatis buruk dan tidak otomatis membuat wajah semakin berminyak.

American Academy of Dermatology justru merekomendasikan gentle, foaming face wash untuk kulit berminyak. Yang perlu dihindari adalah pembersih yang terlalu keras dan menyebabkan iritasi.

Jadi, pemilik kulit berminyak tetap boleh menggunakan facial wash berbusa selama formulanya cukup lembut dan tidak membuat kulit terasa tertarik, perih, kering berlebihan atau teriritasi.

DermNet NZ juga menjelaskan bahwa produk pembersih modern berbasis synthetic detergent atau syndet dapat diformulasikan mendekati pH normal kulit dan cenderung menyebabkan lebih sedikit kekeringan dibandingkan sabun alkali tradisional.

Bagaimana Memilih Facial Wash untuk Kulit Berminyak?

Daripada memilih facial wash hanya berdasarkan banyaknya busa, perhatikan respons kulit setelah mencuci muka.

baca juga

Jika setelah mencuci muka kulit terasa sangat kesat, tertarik, kering, perih atau kemerahan, produk tersebut mungkin terlalu keras untuk digunakan secara rutin.

AAD menyarankan pemilik kulit berminyak menggunakan pembersih yang lembut dan menghindari produk yang menyebabkan iritasi. Untuk produk perawatan kulit yang digunakan pada kulit berminyak dan berjerawat, AAD juga menyarankan mempertimbangkan label non-comedogenic, yaitu produk yang tidak dirancang untuk menyumbat pori.

Bila menggunakan bahan aktif seperti salicylic acid, glycolic acid atau lactic acid, pengguna juga perlu memperhatikan toleransi kulit. AAD mengingatkan bahwa bahan-bahan tersebut dapat membantu mengurangi minyak, tetapi pada sebagian orang bisa terlalu keras dan menyebabkan iritasi.

Jangan Terlalu Sering Mencuci Wajah

Selain memilih cleanser yang tepat, frekuensi mencuci wajah juga berpengaruh.

Dermatolog Kathryn Anderson, MD, dari Cleveland Clinic merekomendasikan mencuci wajah dua kali sehari untuk kebanyakan orang. Namun, ia juga mengingatkan bahwa mencuci wajah secara berlebihan dapat menghilangkan minyak alami kulit dan membuat kulit menjadi lebih kering.

Untuk kulit berminyak atau rentan berjerawat, mencuci wajah dua kali sehari umumnya dapat membantu membersihkan minyak, kotoran dan keringat. Setelah aktivitas fisik berat, mencuci wajah kembali dapat diperlukan.

Jadi, mencuci wajah berkali-kali hanya karena merasa wajah cepat berminyak bukan solusi yang ideal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reapply Sunscreen Perlu Cuci Muka Dulu atau Tidak? Begini Penjelasan Dokter

Reapply Sunscreen Perlu Cuci Muka Dulu atau Tidak? Begini Penjelasan Dokter

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 20:15 WIB

5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa

5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:23 WIB

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Fungal Acne Safe yang Tidak Memicu Bruntusan

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Apakah Cuci Muka di Pagi Hari Cukup Pakai Air Biasa Tanpa Sabun? Ini Jawabannya

Apakah Cuci Muka di Pagi Hari Cukup Pakai Air Biasa Tanpa Sabun? Ini Jawabannya

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Terkini

1.961 Anak Diduga Keracunan MBG dalam 3 Hari, KPAI: Bukan Hanya Sakit Fisik, Tapi Juga Alami Trauma

1.961 Anak Diduga Keracunan MBG dalam 3 Hari, KPAI: Bukan Hanya Sakit Fisik, Tapi Juga Alami Trauma

News | Sabtu, 05 September 2026 | 13:30 WIB

Petualangan Sherina 2: Lebih Dewasa, Lebih Menegangkan, Tetap Penuh Nostalgia

Petualangan Sherina 2: Lebih Dewasa, Lebih Menegangkan, Tetap Penuh Nostalgia

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 13:30 WIB

Tersorot Videotron Acara BTS, Reaksi Spontan Pemuda Ini Buka Jalannya Jadi Kreator Konten

Tersorot Videotron Acara BTS, Reaksi Spontan Pemuda Ini Buka Jalannya Jadi Kreator Konten

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 13:21 WIB

4 Serum Under Rp30 Ribu di Indomaret yang Sudah BPOM, Ada yang Bantu Cerahkan Kulit

4 Serum Under Rp30 Ribu di Indomaret yang Sudah BPOM, Ada yang Bantu Cerahkan Kulit

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 13:19 WIB

GEMPAR Hadir di 5 Pasar, Tumbuhkan Ekonomi Sleman yang Lebih Tangguh

GEMPAR Hadir di 5 Pasar, Tumbuhkan Ekonomi Sleman yang Lebih Tangguh

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 13:16 WIB

Mengenal Midah, Tokoh Perempuan Pramoedya sebelum Nyai Ontosoroh

Mengenal Midah, Tokoh Perempuan Pramoedya sebelum Nyai Ontosoroh

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 13:15 WIB

Saat 240 Hz Tak Lagi Cukup, Acer Hadirkan Monitor Gaming 1000 Hz

Saat 240 Hz Tak Lagi Cukup, Acer Hadirkan Monitor Gaming 1000 Hz

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 13:08 WIB

Surplus 3 Juta Ton, Apakah Harga Beras Sudah Terjangkau?

Surplus 3 Juta Ton, Apakah Harga Beras Sudah Terjangkau?

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:08 WIB

Anker Satukan Lima Merek, Siapkan Babak Baru Teknologi untuk Konsumen Indonesia

Anker Satukan Lima Merek, Siapkan Babak Baru Teknologi untuk Konsumen Indonesia

Tekno | Sabtu, 05 September 2026 | 13:03 WIB

MBG dan Prioritas yang Terbalik: Ketika Jam Makan Mengalahkan Jam Belajar

MBG dan Prioritas yang Terbalik: Ketika Jam Makan Mengalahkan Jam Belajar

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 13:00 WIB

×