- Fenomena cushion flashback terjadi ketika wajah tampak putih akibat pantulan cahaya flash pada kandungan makeup tertentu.
- Penyebab utama masalah ini meliputi SPF tinggi, aplikasi produk terlalu tebal, dan pemilihan shade tidak sesuai.
- Pencegahan dapat dilakukan melalui pemilihan shade tepat, penggunaan produk sewajarnya, serta uji foto sebelum acara.
Suara.com - Pernah merasa makeup sudah terlihat flawless saat bercermin, tetapi tiba-tiba wajah tampak putih atau abu-abu ketika difoto menggunakan flash?
Kondisi tersebut dikenal sebagai makeup flashback dan cukup sering membuat hasil foto terlihat berbeda dari tampilan aslinya.
Flashback dapat terjadi karena interaksi antara kandungan dalam produk makeup dan cahaya flash kamera, ditambah teknik aplikasi atau pemilihan shade yang kurang tepat.
Cushion juga dapat menjadi salah satu produk yang berkontribusi terhadap efek tersebut. Lalu, kenapa cushion bisa terlihat putih saat difoto pakai flash dan bagaimana cara mencegahnya? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Cushion Flashback? Ini Penyebabnya

Cushion flashback merupakan bagian dari fenomena makeup flashback, yaitu kondisi ketika wajah terlihat lebih putih, pucat, atau abu-abu saat terkena cahaya flash kamera.
Efek tersebut dapat muncul di beberapa area wajah, seperti bawah mata, dahi, dan rahang.
Menurut keterangan di laman Wardah, flashback merupakan efek optik ketika partikel tertentu dalam makeup, seperti zinc oxide, titanium dioxide, atau silika, memantulkan cahaya flash kamera.
Akibatnya, wajah yang sebenarnya terlihat normal di depan cermin dapat tampak lebih putih ketika difoto.
Ada beberapa hal yang dapat membuat cushion atau keseluruhan complexion terlihat mengalami flashback, yaitu:
1. Kandungan SPF pada produk terlalu tinggi
Produk dengan SPF tinggi, termasuk beberapa produk complexion, dapat mengandung zinc oxide dan titanium dioxide. Kedua bahan tersebut bersifat reflektif sehingga berpotensi membuat wajah terlihat lebih putih ketika terkena flash.
2. Cushion diaplikasikan terlalu tebal
Penggunaan cushion dalam beberapa lapisan memang dapat membantu meningkatkan coverage. Namun, terlalu banyak produk yang menumpuk di wajah dapat memantulkan cahaya lebih kuat sehingga meningkatkan kemungkinan munculnya flashback.
3. Shade cushion terlalu terang
Pemilihan shade yang tidak sesuai dengan warna atau undertone kulit juga dapat membuat wajah terlihat lebih pucat. Efeknya bisa semakin terlihat ketika wajah terkena cahaya flash, terutama pada area tertentu seperti bawah mata atau rahang.
4. Setting powder mengandung silika atau tidak dibaurkan dengan baik
Bedak tabur atau setting powder yang mengandung silika dapat memantulkan cahaya flash jika digunakan secara berlebihan.
Selain itu, menurut keterangan di laman Make Over, translucent powder yang tidak dibaurkan dengan benar juga dapat meninggalkan bercak putih pada wajah saat difoto.
5. Produk makeup tidak cocok untuk fotografi dengan flash
Tidak semua makeup memberikan hasil yang sama ketika terkena pencahayaan kamera. Ada produk yang terlihat sempurna dalam penggunaan sehari-hari, tetapi dapat menghasilkan tampilan berbeda ketika digunakan untuk foto dengan pencahayaan intens.
Cara Mencegah dan Mengatasi Cushion Flashback

Jika tidak ingin wajah terlihat putih saat difoto menggunakan flash, ada beberapa cara yang dapat dicoba. Berikut langkah-langkahnya:
1. Pilih cushion sesuai jenis kulit
Langkah pertama adalah memilih cushion berdasarkan kondisi kulit. Panduan Make Over menyarankan cushion dengan hasil matte untuk kulit berminyak, sedangkan kulit kering dapat memilih cushion dengan hasil akhir glowing.
Pemilihan finish yang sesuai dapat membantu complexion terlihat lebih menyatu dengan kondisi kulit. Jangan hanya berfokus pada coverage, tetapi perhatikan juga apakah hasil akhirnya sesuai dengan kebutuhan kulitmu.
2. Pilih shade yang benar-benar sesuai
Hindari menggunakan cushion yang warnanya terlalu terang hanya karena ingin membuat wajah terlihat lebih cerah. Shade yang terlalu terang justru dapat membuat complexion tampak tidak menyatu dengan kulit dan memperbesar kemungkinan wajah terlihat putih saat terkena flash.
Sebelum membeli, kamu dapat mencoba tester pada area rahang, leher, atau lengan untuk mencari warna yang paling mendekati kulit. Perhatikan pula undertone agar hasil complexion terlihat lebih natural.
3. Jangan mengaplikasikan cushion terlalu tebal
Cukup gunakan cushion secukupnya dan tambahkan lapisan hanya pada area yang membutuhkan coverage lebih. Cara ini dapat membantu menghindari penumpukan complexion yang berlebihan.
Selain lebih nyaman digunakan, complexion yang tipis juga dapat membuat tampilan kulit terlihat lebih natural. Wardah menyarankan penggunaan base makeup yang ringan dengan coverage yang tetap baik untuk membantu mengurangi kemungkinan flashback.
4. Gunakan setting powder secukupnya
Setting powder memang berguna untuk mengunci makeup, tetapi penggunaannya tidak perlu terlalu banyak. Pilih bedak tabur dengan tekstur halus dan aplikasikan secukupnya pada area yang membutuhkan, terutama jika kamu akan melakukan sesi foto menggunakan flash.
Jika menggunakan translucent powder, pastikan produk dibaurkan hingga benar-benar merata. Make Over juga menyarankan memilih translucent powder yang tidak mengandung silika, titanium dioxide, atau zinc oxide jika ingin mengurangi risiko pantulan cahaya pada foto.
5. Perhatikan penggunaan concealer
Concealer yang warnanya terlalu terang dapat membuat area bawah mata terlihat lebih putih dibandingkan bagian wajah lainnya. Efek tersebut bisa semakin kentara ketika terkena flash kamera.
Karena itu, pilih warna concealer yang sesuai dengan kebutuhan dan warna kulit. Hindari membuat area bawah mata terlalu terang jika tujuan utamanya adalah mendapatkan hasil foto yang natural.
6. Gunakan setting spray yang tepat
Setting spray dapat menjadi langkah terakhir untuk mengunci makeup. Untuk mengurangi risiko flashback, Make Over menyarankan penggunaan setting spray dengan hasil akhir matte atau yang memiliki klaim ketahanan sepanjang hari.
Cara penggunaannya juga perlu diperhatikan. Kocok produk terlebih dahulu, kemudian semprotkan dari jarak sekitar 20–30 cm dari wajah sebanyak dua hingga tiga kali secara merata dan tunggu sampai kering.
7. Coba foto dengan flash sebelum menghadiri acara
Jika kamu akan menghadiri acara penting dan berencana banyak berfoto, tidak ada salahnya melakukan tes terlebih dahulu. Setelah seluruh makeup selesai, ambil beberapa foto menggunakan flash untuk melihat apakah ada bagian wajah yang tampak terlalu putih atau abu-abu.
Cara sederhana ini dapat membantu mengetahui apakah cushion, bedak, concealer, atau produk lain yang digunakan menimbulkan efek flashback. Jika hasilnya kurang sesuai, kamu masih punya waktu untuk mengurangi produk atau mengganti teknik aplikasi sebelum acara dimulai.
Pada akhirnya, cushion flashback tidak selalu disebabkan oleh cushion saja. Kandungan tertentu yang memantulkan cahaya, penggunaan complexion terlalu tebal, shade yang terlalu terang, bedak yang tidak dibaurkan dengan baik, serta produk makeup lainnya juga dapat memengaruhi hasil foto.