-
Mompreneur dapat mengubah masalah sehari-hari menjadi peluang bisnis beauty inovatif.
-
Eksplorasi kategori produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga dan pasar.
-
Gandeng AIMSKINCARE untuk pendampingan teknis, formulasi, hingga regulasi BPOM.
Pengetahuan teknis sering menjadi salah satu hambatan bagi calon mompreneur. Padahal, pengembangan produk mencakup banyak tahapan, mulai dari konsep, positioning, pemilihan bahan, pengujian klaim hingga aspek regulasi BPOM.
Karena itu, product development companion dapat membantu menerjemahkan ide awal menjadi konsep yang lebih terarah. Calon founder tidak harus memiliki konsep sempurna. Ide sederhana, seperti produk untuk kulit bayi sensitif, dapat menjadi bahan diskusi bersama tim ahli.
4. Jangan Berhenti Berinovasi
Inovasi tidak selesai setelah produk diluncurkan. Perubahan perilaku konsumen, perkembangan ingredients dan regulasi membuat bisnis beauty terus bergerak. Pelaku usaha perlu beradaptasi agar dapat mempertahankan relevansi produk sekaligus membuka peluang pengembangan lini baru.
Pendekatan inovasi berkelanjutan tersebut menjadi bagian dari upaya AIMSKINCARE mendampingi entrepreneur dan brand owner dalam mengembangkan bisnis.
AIMSKINCARE di Cosmobeauté Indonesia 2026
Mompreneur, calon pengusaha, maupun brand owner yang ingin mendiskusikan ide produk beauty dan personal care dapat mengunjungi AIMSKINCARE di Cosmobeauté Indonesia 2026.
AIMSKINCARE hadir pada 1–3 Oktober 2026 di ICE BSD City, Booth 7B02. Pengunjung dapat berdiskusi langsung mengenai ide produk, tantangan teknis, pengembangan konsep hingga aspek regulasi.
Dengan menjadikan kebutuhan konsumen sebagai sumber inspirasi, masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari dapat berkembang menjadi gagasan produk yang memiliki peluang bisnis.
Melalui semangat “Made for You. Visualize the Future of Beauty With Us,” AIMSKINCARE mengajak para entrepreneur melihat masa depan industri beauty melalui inovasi yang berangkat dari kebutuhan nyata.