5 Pengemudi Menyusuri Indonesia, dari Budaya Batak hingga Tradisi Bali

Vania Rossa

Senin, 21 September 2026 | 16:27 WIB
5 Pengemudi Menyusuri Indonesia, dari Budaya Batak hingga Tradisi Bali
Pengemudi KALCER belajar menenun di Bali. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Lima pengemudi Bluebird menjelajahi Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Bali untuk mengeksplorasi alam, sejarah, serta budaya lokal.
  • Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, Monita Moerdani, menyatakan perjalanan ini memperlihatkan keberagaman karakter masyarakat dan perkembangan mobilitas Indonesia.
  • Inisiatif ini merupakan bagian dari semangat kampanye #BanggaPalingIndonesia 2026 yang dirayakan oleh Bluebird Group di berbagai daerah.

Suara.com - Bagi sebagian orang, perjalanan mungkin hanya berarti berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Namun, bagi mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, perjalanan juga berarti bertemu banyak orang, melihat perubahan sebuah kota, dan menemukan cerita yang tidak selalu terlihat dari balik jendela kendaraan.

Para pengemudi yang setiap hari berada di jalan memiliki pengalaman yang berbeda. Mereka menyaksikan bagaimana sebuah kota bergerak dari waktu ke waktu, mengenal karakter masyarakat di berbagai daerah, sekaligus bersentuhan langsung dengan kehidupan yang berlangsung di sepanjang perjalanan.

Posisi tersebut membuat pengemudi lebih dari sekadar garda terdepan dalam layanan mobilitas. Mereka juga menjadi saksi dari beragam cerita Indonesia yang hadir dalam keseharian.

Perspektif inilah yang kemudian diangkat melalui perjalanan lima pengemudi yang menjadi storyteller atau Kawan Lintas Cerita (KALCER). Mereka diajak menjelajahi sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Bali untuk mengenal lebih dekat cerita di balik alam, sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat setempat.

Di Sumatera Utara, perjalanan dimulai dari Tangkahan, tempat mereka melihat upaya pelestarian gajah. Perjalanan kemudian berlanjut ke Danau Toba dan Pulau Samosir untuk mengenal lebih dekat budaya Suku Batak.

Dari sana, mereka melihat bagaimana kekayaan alam dan budaya tidak berdiri sendiri sebagai objek yang dinikmati, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang tinggal dan tumbuh di dalamnya.

Cerita lain ditemukan di Surabaya. Kota yang dikenal sebagai Kota Pahlawan itu menyimpan sejarah sekaligus kehidupan sehari-hari yang terus berjalan berdampingan.

Para KALCER mengunjungi Rumah Kelahiran Bung Karno dan Tugu Pahlawan, tetapi juga menyusuri tempat-tempat yang lebih dekat dengan keseharian warga seperti Pasar Atom, Pabrik Limun Telasih, dan Rawon Kalkulator.

Tempat-tempat tersebut memperlihatkan bahwa identitas sebuah kota tidak hanya dibentuk oleh sejarah besar, tetapi juga oleh ruang, makanan, usaha, dan kebiasaan yang terus diwariskan dari waktu ke waktu.

baca juga

Sementara itu, Bali memperlihatkan bagaimana tradisi tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Para pengemudi menyaksikan ritual melukat di Pura Tirta Empul dan tradisi Ngaben, serta belajar mengenai pembuatan Songket dan Endek bersama masyarakat lokal.

Perjalanan tersebut memberikan kesempatan untuk melihat bahwa budaya bukan sekadar sesuatu yang dipertontonkan kepada wisatawan. Di banyak tempat, budaya tetap dijalankan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dan diwariskan antargenerasi.

“Keberagaman karakter masyarakat adalah hal yang terus kami temukan dalam setiap perjalanan. Hal ini memberi kami kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang ciri khas setiap daerah, sekaligus perkembangan cara masyarakat Indonesia bermobilitas,” ujar Monita Moerdani, Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk.

Bagi Monita, pengalaman para pengemudi tersebut juga menunjukkan bagaimana perjalanan dapat menjadi cara untuk memahami Indonesia dari perspektif yang lebih dekat.

“Bagi kami, #BanggaPalingIndonesia bukan hanya tentang merayakan apa yang membuat Indonesia berbeda, tetapi juga tentang bagaimana kami terus menjadi bagian dari kota, masyarakat, dan cerita di dalamnya. Dari perjalanan mobilitas yang dibangun sejak awal, budaya populer, hingga cerita para pengemudi, semuanya menjadi bagian dari perjalanan Bluebird sebagai perusahaan Indonesia,” tambah Monita.

Kisah para pengemudi tersebut menjadi bagian dari semangat #BanggaPalingIndonesia 2026 yang dihadirkan Bluebird Group. Selama 54 tahun, perusahaan yang kini hadir di 22 kota besar di Indonesia itu menempatkan perjalanan sebagai bagian dari kedekatannya dengan masyarakat dan berbagai daerah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Laura Moane Pilih The Doll Ghawiah Jadi Debut Horornya yang Penuh Darah

Ini Alasan Laura Moane Pilih The Doll Ghawiah Jadi Debut Horornya yang Penuh Darah

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 15:59 WIB

Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026

Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:16 WIB

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:13 WIB

Terkini

Beda dengan NasDem, Golkar Nilai Parliamentary Threshold 5 Persen Sudah Ideal

Beda dengan NasDem, Golkar Nilai Parliamentary Threshold 5 Persen Sudah Ideal

News | Senin, 21 September 2026 | 16:31 WIB

Makna Lagu 2001x Adrian Khalif, Sering Bertengkar tapi Tetap Sayang

Makna Lagu 2001x Adrian Khalif, Sering Bertengkar tapi Tetap Sayang

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:30 WIB

Capek Antre Pertalite? Segini Harga Motor Listrik United Terbaru September 2026

Capek Antre Pertalite? Segini Harga Motor Listrik United Terbaru September 2026

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 16:28 WIB

5 Pengemudi Menyusuri Indonesia, dari Budaya Batak hingga Tradisi Bali

5 Pengemudi Menyusuri Indonesia, dari Budaya Batak hingga Tradisi Bali

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 16:27 WIB

Pasca Sebarkan Video Nirempati Korban MBG, Pegawai SPPG Dlingo Bantul Dipecat BGN

Pasca Sebarkan Video Nirempati Korban MBG, Pegawai SPPG Dlingo Bantul Dipecat BGN

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 16:26 WIB

Bukan Cuma Tekan Emisi, Pasar Karbon Bisa Jadi Mesin Cuan Baru Perusahaan

Bukan Cuma Tekan Emisi, Pasar Karbon Bisa Jadi Mesin Cuan Baru Perusahaan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:25 WIB

OJK Terbitkan Regulasi yang Atur Demutualisasi Bursa

OJK Terbitkan Regulasi yang Atur Demutualisasi Bursa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:25 WIB

Pesona Male Lead Tengil di Drama Undercover Affair, Sukses Bikin Penonton Salah Tingkah!

Pesona Male Lead Tengil di Drama Undercover Affair, Sukses Bikin Penonton Salah Tingkah!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:23 WIB

Demi Korban atau Selamatkan Muka? Menelanjangi Borok Penanganan Kasus di SMAN 1 Sentolo

Demi Korban atau Selamatkan Muka? Menelanjangi Borok Penanganan Kasus di SMAN 1 Sentolo

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:20 WIB

Bukan Fraksi, PDIP Usul Syarat Capres Didukung Minimal 2 Parpol dan Maksimal 4 Partai

Bukan Fraksi, PDIP Usul Syarat Capres Didukung Minimal 2 Parpol dan Maksimal 4 Partai

News | Senin, 21 September 2026 | 16:18 WIB

×