- Setrika kurang panas dapat disebabkan pengaturan suhu, listrik, kabel, hingga elemen pemanas bermasalah.
- Membersihkan permukaan dan lubang uap dapat membantu mengembalikan kinerja setrika yang menurun.
- Kerusakan komponen listrik sebaiknya diperiksa teknisi agar perbaikan tetap aman dan tepat.
Suara.com - Setrika yang kurang panas bisa membuat pakaian lebih sulit dirapikan meski sudah digosok berkali-kali.
Kondisi ini biasanya terasa ketika permukaan setrika tidak mencapai suhu seperti biasanya.
Masalah tersebut dapat terjadi karena pengaturan suhu yang kurang tepat, elemen pemanas bermasalah, atau adanya kotoran pada bagian tertentu.
Setrika yang tidak panas sama sekali juga bisa menandakan adanya gangguan pada aliran listrik atau komponen di dalamnya.
Sebelum membeli setrika baru, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencari penyebabnya.
Berikut ini sejumlah penyebab setrika kurang panas dan cara mengatasinya.
1. Pengaturan Suhu Terlalu Rendah
Salah satu penyebab paling utama adalah pengaturan suhu berada pada tingkat yang terlalu rendah.
Setiap jenis kain membutuhkan suhu berbeda sehingga posisi pengatur panas perlu disesuaikan.
Cara mengatasinya:
Periksa pengaturan suhu dan naikkan secara bertahap sesuai jenis pakaian. Tunggu beberapa saat hingga setrika mencapai suhu yang diinginkan sebelum digunakan.
2. Tegangan Listrik Tidak Stabil
Setrika membutuhkan daya listrik yang cukup agar elemen pemanas dapat bekerja dengan optimal.
Tegangan listrik yang tidak stabil atau terlalu rendah dapat membuat panas yang dihasilkan berkurang.
Cara mengatasinya:
Coba gunakan setrika pada stop kontak lain yang terpasang langsung ke sumber listrik. Hindari penggunaan terlalu banyak perangkat berdaya besar pada satu terminal secara bersamaan.
3. Elemen Pemanas Mulai Rusak
Elemen pemanas merupakan bagian yang menghasilkan panas pada setrika.
Jika komponen ini mengalami kerusakan atau penurunan kinerja, setrika dapat terasa kurang panas bahkan tidak panas sama sekali.
Cara mengatasinya:
Jika pengaturan suhu dan sumber listrik tidak bermasalah, sebaiknya bawa setrika ke teknisi untuk diperiksa. Jangan membongkar komponen listrik sendiri jika tidak memiliki pengetahuan yang cukup.
4. Thermostat Bermasalah
Thermostat berfungsi mengatur suhu agar panas setrika tetap berada pada tingkat yang sesuai.
Ketika komponen ini bermasalah, suhu dapat menjadi tidak stabil atau setrika berhenti memanaskan meski lampu indikator menyala.
Cara mengatasinya:
Periksa kondisi thermostat melalui teknisi. Komponen yang rusak umumnya perlu diperbaiki atau diganti agar pengaturan suhu kembali normal.
5. Kabel atau Steker Mengalami Kerusakan
Kabel yang putus di bagian dalam atau steker yang bermasalah dapat mengganggu aliran listrik menuju setrika.
Akibatnya, setrika bisa panas sebentar lalu kembali dingin atau sama sekali tidak menghasilkan panas.
Cara mengatasinya:
Periksa bagian luar kabel dan steker untuk melihat apakah terdapat kerusakan, kabel terkelupas, atau bagian yang terasa longgar.
Jika ditemukan masalah, hentikan penggunaan dan minta bantuan teknisi untuk menggantinya.
6. Permukaan Setrika Kotor
Sisa bahan dari pakaian atau produk pelicin dapat menempel pada permukaan setrika.
Kotoran yang menumpuk dapat menghambat panas berpindah secara optimal ke pakaian dan membuat proses menyetrika terasa lebih lama.
Cara mengatasinya:
Matikan dan cabut setrika, kemudian tunggu sampai permukaannya benar-benar dingin. Bersihkan permukaan menggunakan kain lembut sesuai petunjuk pada buku manual dan hindari bahan pembersih yang dapat merusak lapisan setrika.
7. Lubang Uap Tersumbat
Pada setrika uap, lubang keluarnya uap dapat tersumbat oleh endapan mineral dari air. Kondisi ini dapat mengganggu fungsi uap dan membuat performa setrika terasa kurang optimal.
Cara mengatasinya:
Bersihkan lubang uap sesuai petunjuk dari produsen. Jika setrika memiliki fitur pembersihan kerak atau self-clean, gunakan fitur tersebut secara berkala sesuai panduan.
Setrika yang kurang panas sebaiknya tidak langsung dianggap rusak total. Periksa terlebih dahulu pengaturan suhu, sumber listrik, kabel, serta kondisi permukaan setrika.
Jika masalah berasal dari komponen listrik seperti thermostat atau elemen pemanas, gunakan bantuan teknisi agar perbaikannya lebih aman.