Bikin Produk UMKM Makin 'Naik Kelas', Percetakan Digital Kini Makin Fleksibel

Vania Rossa

Rabu, 23 September 2026 | 21:10 WIB
Bikin Produk UMKM Makin 'Naik Kelas', Percetakan Digital Kini Makin Fleksibel
Ilustrasi teknologi percetakan digital. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Teknologi digital printing yang fleksibel mendorong pertumbuhan sektor kemasan, label, dan tekstil seiring meningkatnya aktivitas UMKM di Indonesia.
  • Krista Exhibitions akan menyelenggarakan pameran ALLPrint Indonesia 2026 pada 7-10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
  • Pameran tersebut menargetkan 60.000 pengunjung dengan menghadirkan 400 peserta dari lebih dari 10 negara untuk menampilkan inovasi percetakan.

Suara.com - Coba perhatikan kemasan makanan atau produk UMKM yang belakangan makin menarik. Ada yang dibuat dengan desain khusus, dicetak dalam jumlah terbatas, bahkan disesuaikan dengan momen tertentu.

Begitu juga dengan produk fesyen dan merchandise. Pilihan desain kini semakin beragam, termasuk produk dengan sentuhan personal yang dulu mungkin sulit dibuat dalam jumlah sedikit.

Di balik perubahan itu, ada perkembangan teknologi percetakan yang ikut bergerak. Industri yang dulu identik dengan produksi massal dan mesin-mesin besar kini semakin banyak mengandalkan teknologi digital yang memungkinkan proses cetak lebih fleksibel dan personal.

Di Indonesia, perkembangan tersebut salah satunya terlihat dari sektor kemasan dan label yang disebut tumbuh hingga 20 persen. Sementara textile printing tumbuh sekitar 15 persen, seiring meningkatnya aktivitas e-commerce dan berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Artinya, percetakan kini tidak hanya soal mencetak tulisan atau gambar di atas kertas. Teknologinya ikut mendukung banyak hal yang dekat dengan keseharian, mulai dari kemasan produk, label, kebutuhan promosi, hingga fesyen.

Perkembangan inilah yang akan menjadi salah satu hal yang bisa dilihat dalam ALLPrint Indonesia 2026. Pameran teknologi dan solusi industri percetakan tersebut akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions, ALLPrint Indonesia 2026 akan menghadirkan sekitar 400 peserta dari lebih dari 10 negara. Di antaranya Indonesia, China, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan. Sekitar 20 peserta merupakan UMKM.

Selama empat hari penyelenggaraan, pameran ini menargetkan sekitar 60.000 pengunjung.

Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan perkembangan industri percetakan saat ini sudah semakin luas dan tidak lagi terbatas pada teknologi cetak konvensional.

baca juga

“Industri percetakan saat ini berkembang sangat luas. Tidak hanya berbicara mengenai mesin dan teknologi cetak konvensional, tetapi juga digital printing, printing untuk kemasan, teknologi grafis, label, hingga berbagai solusi yang dibutuhkan oleh industri. Perkembangan ini tentu menciptakan kebutuhan baru dan peluang bisnis baru bagi para pelaku industri,” ujar Daud.

ALLPrint Indonesia 2026. (Dok. Ist)
ALLPrint Indonesia 2026. (Dok. Ist)

Salah satu perubahan yang cukup terasa adalah semakin terbukanya peluang bagi pelaku usaha untuk membuat produk dalam jumlah dan bentuk yang lebih fleksibel.

Bagi UMKM, misalnya, kemasan bukan lagi sekadar pembungkus. Desain kemasan bisa menjadi bagian dari identitas produk sekaligus cara untuk membuat sebuah produk lebih mudah dikenali di tengah persaingan di platform digital.

Teknologi digital printing juga membuat kebutuhan seperti ini lebih mudah disesuaikan. Pelaku usaha dapat mengeksplorasi desain, media, maupun jumlah produksi sesuai kebutuhan tanpa harus selalu bergantung pada produksi dalam skala besar.

Hal serupa berlaku pada textile printing. Perkembangan teknologi membuka lebih banyak pilihan bagi produk fesyen, merchandise, maupun berbagai kebutuhan kreatif yang membutuhkan desain lebih beragam dan personal.

Berbagai perkembangan tersebut dapat dilihat langsung di ALLPrint Indonesia 2026. Pengunjung akan menemukan teknologi digital printing, packaging printing, textile printing, teknologi karton box, label, finishing technology, tinta, kertas dan media cetak, hingga software pendukung industri grafika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Bos-bos Kecil di Negeri Besar: Potret Gagal Negara Membuka Lapangan Kerja

Bos-bos Kecil di Negeri Besar: Potret Gagal Negara Membuka Lapangan Kerja

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Terkini

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×