- Setting powder berfungsi mengunci riasan, menyerap minyak berlebih, dan mencegah riasan bergeser.
- Finishing powder diaplikasikan untuk menyempurnakan tampilan riasan agar tampak lebih halus dan pori-pori tersamar.
- Kedua jenis bedak tersebut dapat digunakan secara bersamaan dengan urutan setting powder terlebih dahulu.
Suara.com - Setting powder dan finishing powder menjadi dua jenis bedak yang sering digunakan untuk menyempurnakan hasil makeup.
Karena bentuk dan cara penggunaannya terlihat mirip, tidak sedikit orang yang menganggap keduanya merupakan produk yang sama.
Padahal, setting powder dan finishing powder memiliki fungsi utama yang berbeda dalam rangkaian makeup.
Perbedaan inilah yang penting dipahami agar bedak digunakan sesuai kebutuhan dan hasil makeup yang diinginkan.
Kira-kira, apa beda setting powder dan finishing powder serta apakah setting powder bisa digunakan sebagai finishing powder?
Beda Setting Powder dan Finishing Powder

Menurut laman Maybelline New York, finishing powder merupakan bedak dengan partikel halus yang diaplikasikan untuk menyempurnakan keseluruhan tampilan makeup.
Produk ini dapat membantu memberikan efek lebih halus dan airbrushed sekaligus menyamarkan tampilan pori-pori serta garis halus.
Finishing powder umumnya diaplikasikan tipis menggunakan fluffy brush. Penggunaannya dapat dilakukan setelah foundation dan concealer, bahkan dapat diaplikasikan setelah blush, bronzer, dan highlighter sebagai sentuhan akhir makeup.
Sementara itu, setting powder merupakan bedak yang fungsi utamanya adalah mengunci makeup agar tetap pada tempatnya.
Menurut Maybelline, setting powder bekerja dengan menyerap minyak berlebih sekaligus membantu mencegah makeup mudah bergeser atau transfer.
Setting powder biasanya digunakan setelah foundation dan concealer, tetapi sebelum mengaplikasikan blush, bronzer, dan highlighter. Produk ini juga dapat lebih difokuskan pada bagian wajah yang mudah berminyak, seperti T-zone.
Jadi, perbedaan utamanya terletak pada tujuan pemakaian. Setting powder berfokus pada mengontrol kilap dan mengunci makeup, sedangkan finishing powder berfokus pada menyempurnakan hasil akhir agar terlihat lebih polished dan airbrushed.
Panduan di laman Maybelline juga menjelaskan bahwa finishing powder tidak seefektif setting powder dalam mengontrol minyak.
Karena itu, pemilik kulit berminyak dapat lebih mengandalkan setting powder, sedangkan finishing powder dapat digunakan ketika ingin memperoleh tampilan akhir makeup yang lebih halus.
Bolehkah Setting Powder Jadi Finishing Powder?

Melihat fungsi keduanya yang hampir mirip, mungkin muncul pertanyaan apakah setting powder dapat digunakan sebagai finishing powder.
Pada praktiknya, setting powder tetap dapat menjadi bedak terakhir yang digunakan jika tujuan utamanya adalah mengunci makeup sekaligus mengurangi kilap.
Namun, hasilnya belum tentu sama dengan finishing powder karena keduanya dirancang dengan tujuan utama yang berbeda.
Finishing powder lebih ditujukan untuk memberikan efek akhir yang halus dan airbrushed, sementara setting powder lebih mengutamakan kemampuan mengontrol minyak serta mempertahankan makeup.
Sebaliknya, Maybelline secara khusus menjelaskan bahwa finishing powder dapat digunakan sebagai setting powder, tetapi kemampuannya mengontrol minyak tidak sebaik setting powder.
Pemilik kulit berminyak tetap disarankan menggunakan produk setting powder yang memang dirancang untuk membantu mengontrol kilap.
Kedua produk juga boleh digunakan bersamaan apabila ingin mendapatkan manfaat masing-masing. Disarankan untuk memakai setting powder terlebih dahulu, kemudian finishing powder.
Dengan urutan tersebut, setting powder akan bertugas membantu mengontrol minyak dan mengunci makeup, sementara finishing powder menyempurnakan tampilannya agar terlihat lebih halus.
Jadi, kamu tidak selalu membutuhkan keduanya dalam setiap makeup. Pilih produk berdasarkan jenis kulit dan hasil yang diinginkan agar penggunaan bedak tidak berlebihan dan makeup tetap terlihat nyaman.