7 Cara Mudah Membersihkan Tumbler Stainless yang Bau Tak Sedap dan Berkarat

Husna Rahmayunita

Selasa, 29 September 2026 | 11:12 WIB
7 Cara Mudah Membersihkan Tumbler Stainless yang Bau Tak Sedap dan Berkarat
Ilustrasi tumbler stainless. (Pixabay/va703b)
baca 10 detik
  • Tumbler stainless  yang jadi favorit, sering mengalami bau bahkan bisa berkarat.
  • Bau itu muncul akibat sisa minuman manis serta bakteri yang menempel.
  • Untuk membersihkannya, dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan dapur.

Suara.com - Tumbler stainless steel populer karena praktis, kuat, dan cocok dibawa ke sekolah, kantor, olahraga, hingga traveling.

Namun, penggunaan setiap hari tanpa perawatan yang tepat dapat membuat bagian dalam tumbler meninggalkan bau tidak sedap, noda, bahkan karat.

Bau biasanya muncul akibat sisa minuman, minyak, kotoran, atau bakteri yang menempel. Risiko tersebut semakin besar jika tumbler sering digunakan untuk kopi, teh, susu, atau minuman manis.

Cara membersihkan tumbler stainless yang bau dan berkarat ternyata tidak selalu membutuhkan cairan pembersih khusus.

Pembersihan dengan beberapa bahan sederhana yang tepat dapat membuatnya kembali bersih dan kinclong.

Lantas, bagaimana caranya? Ini 7 cara membersihkan tumbler stainless yang bau dan dan berkarat.

1. Cuci dengan Air Hangat dan Sabun

Tumbler (freepik)
Ilustrasi tumbler stainless. (freepik)

Langkah paling sederhana adalah mencuci tumbler secara rutin menggunakan air hangat dan sabun cuci piring yang lembut.

Gosok seluruh bagian dalam, terutama dasar dan dinding tumbler yang sering menjadi tempat sisa minuman menempel.

baca juga

Setelah itu, bilas sampai tidak ada residu sabun dan keringkan dalam posisi terbuka atau terbalik. Pastikan tumbler benar-benar kering sebelum disimpan.

2. Gunakan Sikat Berbulu Halus

Untuk membersihkan bagian dasar dan sudut yang sulit dijangkau, gunakan sikat botol berbulu lembut. Hindari spons kawat atau sikat kasar karena dapat menggores permukaan stainless steel.

Goresan pada permukaan dapat membuat kotoran lebih mudah menempel dan berpotensi merusak lapisan pelindung. Karena itu, gunakan pembersih bertekstur halus.

3. Pakai Baking Soda

Noda membandel dan bau yang sulit hilang dapat dibersihkan menggunakan baking soda atau soda kue yang dikenal efektif.

Caranya campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta, kemudian oleskan pada bagian yang kotor. Gosok perlahan menggunakan sikat lembut, diamkan sekitar 10–15 menit, lalu bilas hingga bersih.

4. Rendam dengan Cuka Putih

Cuka putih dapat digunakan untuk membantu mengatasi bau dan endapan pada tumbler stainless yang dipakai sehari-hari.

Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama, lalu gunakan untuk merendam bagian dalam tumbler selama beberapa jam. Setelah selesai, cuci kembali dengan sabun dan bilas hingga bersih agar aroma cuka tidak tertinggal.

5. Bersihkan Karat dengan Baking Soda

Untuk karat ringan, buat pasta dari baking soda dan sedikit air. Oleskan pada area berkarat, kemudian gosok perlahan menggunakan sikat atau spons lembut.

Setelah noda terangkat, bilas menggunakan air bersih dan sabun, lalu keringkan secara menyeleruh dengan posisi terbalik.

6. Manfaatkan Uap Panas

Tips membersihkan karat pada tumbler stainless selanjutnya yakni dengan uap panas. Uap suhu tinggi dapat membantu melonggarkan kotoran atau karat ringan yang menempel.

Arahkan uap dari air mendidih ke area yang bermasalah selama beberapa menit, kemudian gosok perlahan menggunakan kain atau sikat lembut.

7. Gunakan Pasta Gigi Non-Gel

Pasta gigi non-gel juga dapat dicoba untuk mengatasi karat ringan. Oleskan sedikit pada permukaan yang berkarat, gosok perlahan dengan kain lembut, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.

Perawatan dengan benar, pembersihan rutin dan pengeringan sempurna menjadi kunci agar tumbler stainless tetap bersih, tidak bau, dan lebih awet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tumbler, Status Sosial Baru, dan Jebakan Elitisme Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Tumbler, Status Sosial Baru, dan Jebakan Elitisme Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:14 WIB

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Paradoks di Balik Tren Koleksi Tumbler: Demi Bumi atau Demi Gengsi?

Paradoks di Balik Tren Koleksi Tumbler: Demi Bumi atau Demi Gengsi?

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:55 WIB

Dari Tumbler ke Paylater: Kontradiksi Gaya Hidup Ramah Lingkungan Anak Muda

Dari Tumbler ke Paylater: Kontradiksi Gaya Hidup Ramah Lingkungan Anak Muda

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 20:00 WIB

Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban

Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:02 WIB

Terkini

Jalan Terjal Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang!

Jalan Terjal Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026: Wajib Menang!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:10 WIB

Kenapa Ketika Dewasa Pertemanan Menjadi Semakin Sedikit dan Lebih Eksklusif? Begini Penjelasannya!

Kenapa Ketika Dewasa Pertemanan Menjadi Semakin Sedikit dan Lebih Eksklusif? Begini Penjelasannya!

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:08 WIB

Rating Waskita Kembali Anjlok, PEFINDO Soroti Penundaan Bayar Utang

Rating Waskita Kembali Anjlok, PEFINDO Soroti Penundaan Bayar Utang

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:07 WIB

Kawal Aksi Buruh di DPR, Polda Metro Jaya Kerahkan 4.998 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kawal Aksi Buruh di DPR, Polda Metro Jaya Kerahkan 4.998 Personel dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:07 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Terbaik untuk Race, Cuma Rp500 Ribuan

3 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Terbaik untuk Race, Cuma Rp500 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:06 WIB

4 Sunscreen Collagen Kunci Cegah Kulit Cepat Menua dan Jaga Tetap Awet Muda

4 Sunscreen Collagen Kunci Cegah Kulit Cepat Menua dan Jaga Tetap Awet Muda

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:05 WIB

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Diminta Isi Pasokan Ritel Modern

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Diminta Isi Pasokan Ritel Modern

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:05 WIB

Gen Z Wajib Tahu: Kapan Tren 'Bed Rotting' Jadi Bentuk Self-Care, Kapan Jadi Tanda Depresi?

Gen Z Wajib Tahu: Kapan Tren 'Bed Rotting' Jadi Bentuk Self-Care, Kapan Jadi Tanda Depresi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:04 WIB

Pamit Cari Rumput Berujung Maut: Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Penuh Luka di Hutan Sumber

Pamit Cari Rumput Berujung Maut: Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Penuh Luka di Hutan Sumber

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 11:02 WIB

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Review Drama The Early Spring, Hubungan Toxic Antara Bos Dan Bawahan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 10:58 WIB

×