- Tumbler stainless yang jadi favorit, sering mengalami bau bahkan bisa berkarat.
- Bau itu muncul akibat sisa minuman manis serta bakteri yang menempel.
- Untuk membersihkannya, dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan dapur.
Suara.com - Tumbler stainless steel populer karena praktis, kuat, dan cocok dibawa ke sekolah, kantor, olahraga, hingga traveling.
Namun, penggunaan setiap hari tanpa perawatan yang tepat dapat membuat bagian dalam tumbler meninggalkan bau tidak sedap, noda, bahkan karat.
Bau biasanya muncul akibat sisa minuman, minyak, kotoran, atau bakteri yang menempel. Risiko tersebut semakin besar jika tumbler sering digunakan untuk kopi, teh, susu, atau minuman manis.
Cara membersihkan tumbler stainless yang bau dan berkarat ternyata tidak selalu membutuhkan cairan pembersih khusus.
Pembersihan dengan beberapa bahan sederhana yang tepat dapat membuatnya kembali bersih dan kinclong.
Lantas, bagaimana caranya? Ini 7 cara membersihkan tumbler stainless yang bau dan dan berkarat.
1. Cuci dengan Air Hangat dan Sabun

Langkah paling sederhana adalah mencuci tumbler secara rutin menggunakan air hangat dan sabun cuci piring yang lembut.
Gosok seluruh bagian dalam, terutama dasar dan dinding tumbler yang sering menjadi tempat sisa minuman menempel.
Setelah itu, bilas sampai tidak ada residu sabun dan keringkan dalam posisi terbuka atau terbalik. Pastikan tumbler benar-benar kering sebelum disimpan.
2. Gunakan Sikat Berbulu Halus
Untuk membersihkan bagian dasar dan sudut yang sulit dijangkau, gunakan sikat botol berbulu lembut. Hindari spons kawat atau sikat kasar karena dapat menggores permukaan stainless steel.
Goresan pada permukaan dapat membuat kotoran lebih mudah menempel dan berpotensi merusak lapisan pelindung. Karena itu, gunakan pembersih bertekstur halus.
3. Pakai Baking Soda
Noda membandel dan bau yang sulit hilang dapat dibersihkan menggunakan baking soda atau soda kue yang dikenal efektif.
Caranya campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta, kemudian oleskan pada bagian yang kotor. Gosok perlahan menggunakan sikat lembut, diamkan sekitar 10–15 menit, lalu bilas hingga bersih.
4. Rendam dengan Cuka Putih
Cuka putih dapat digunakan untuk membantu mengatasi bau dan endapan pada tumbler stainless yang dipakai sehari-hari.
Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan yang sama, lalu gunakan untuk merendam bagian dalam tumbler selama beberapa jam. Setelah selesai, cuci kembali dengan sabun dan bilas hingga bersih agar aroma cuka tidak tertinggal.
5. Bersihkan Karat dengan Baking Soda
Untuk karat ringan, buat pasta dari baking soda dan sedikit air. Oleskan pada area berkarat, kemudian gosok perlahan menggunakan sikat atau spons lembut.
Setelah noda terangkat, bilas menggunakan air bersih dan sabun, lalu keringkan secara menyeleruh dengan posisi terbalik.
6. Manfaatkan Uap Panas
Tips membersihkan karat pada tumbler stainless selanjutnya yakni dengan uap panas. Uap suhu tinggi dapat membantu melonggarkan kotoran atau karat ringan yang menempel.
Arahkan uap dari air mendidih ke area yang bermasalah selama beberapa menit, kemudian gosok perlahan menggunakan kain atau sikat lembut.
7. Gunakan Pasta Gigi Non-Gel
Pasta gigi non-gel juga dapat dicoba untuk mengatasi karat ringan. Oleskan sedikit pada permukaan yang berkarat, gosok perlahan dengan kain lembut, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.
Perawatan dengan benar, pembersihan rutin dan pengeringan sempurna menjadi kunci agar tumbler stainless tetap bersih, tidak bau, dan lebih awet.