- Panci presto tidak bisa langsung dibuka setelah memasak.
- Tekanan di dalam panci perlu diperhatikan sebelum tutup dibuka.
- Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan agar proses membuka panci lebih aman.
Suara.com - Cara membuka panci presto agar tidak meledak banyak dicari di mesin pencarian.
Diketahui, panci presto merupakan alat masak yang menggunakan tekanan uap untuk mempercepat proses memasak. Setelah digunakan, ada tahapan yang perlu diperhatikan sebelum tutup panci dibuka.
Melansir video yang diunggah akun TikTok Oxone Official, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuka panci presto. Pengguna TikTok Fajar Alam S juga membagikan sejumlah tips terkait panci presto yang masih panas.
Lantas, bagaimana cara membuka panci presto dengan aman setelah digunakan? Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan.
Panci presto bisa meledak ketika tekanan uap di dalamnya terlalu tinggi dan tidak dilepaskan dengan cara yang tepat.

1. Tunggu sampai Durasi Memasak Selesai
Jangan membuka panci presto ketika proses memasak masih berlangsung. Jika makanan perlu dimasak selama 60 menit, tunggu sampai durasi tersebut benar-benar selesai sebelum mulai membuka panci.
Membuka tutup di tengah proses memasak berarti tekanan di dalam panci masih bekerja. Setelah waktu memasak berakhir, barulah lanjut ke tahap berikutnya.
2. Pastikan Api Sudah Mati
Setelah waktu memasak selesai, pastikan kompor sudah benar-benar dimatikan. Jangan membuka panci ketika api masih menyala dan proses memasak belum selesai.
Namun, mematikan api bukan berarti panci bisa langsung dibuka. Tekanan dan uap panas di dalamnya masih perlu dipastikan sudah berkurang terlebih dahulu.
3. Pastikan Uap di Dalam Panci Sudah Habis
Bagian ini menjadi salah satu hal terpenting sebelum membuka panci presto. Meskipun api sudah mati, jangan buru-buru membuka tutup jika tekanan uap di dalam panci masih tinggi.
Salah satu tandanya, katup sudah tidak bergerak dan tidak mengeluarkan bunyi lagi. Katup juga dapat dicek dengan mengangkat atau memiringkannya sedikit menggunakan sendok atau capitan.
Lakukan pengecekan dengan hati-hati dan jangan langsung menyentuh katup yang masih panas menggunakan tangan.
4. Jangan Langsung Membuka Panci Saat Masih Panas
Panci presto yang baru selesai digunakan masih menyimpan panas dan tekanan. Karena itu, tutup tidak boleh langsung dibuka ketika kondisi panci masih panas.
Pastikan tekanan di dalam panci sudah dilepaskan dan kondisinya aman sebelum membuka tutup. Jangan memaksakan tutup terbuka ketika masih ada tanda-tanda tekanan di dalam panci.
5. Lepaskan Tekanan Sesuai Petunjuk Panci Presto
Salah satu tips yang dibagikan Fajar Alam S adalah menyiram bagian luar panci dengan air dan membuka katup udara untuk membantu mengurangi panas sebelum panci dibuka.
Namun, langkah tersebut sebaiknya disesuaikan dengan petunjuk penggunaan masing-masing produk. Setiap panci presto dapat memiliki desain katup dan cara pelepasan tekanan yang berbeda, sehingga panduan dari produsen tetap perlu diperhatikan.
Jangan Buru-Buru Membuka Panci Presto
Membuka panci presto membutuhkan kehati-hatian, terutama karena masih ada tekanan uap di dalam setelah proses memasak selesai. Pastikan durasi memasak sudah berakhir, api sudah mati, dan uap di dalam panci benar-benar sudah habis.
Katup yang sudah tidak bergerak atau berbunyi dapat menjadi salah satu tanda tekanan sudah berkurang. Jika masih terdengar suara uap atau katup masih bergerak, jangan paksa membuka tutup panci.