- Syahrini mengajak penonton Pestapora pada 27 September 2026 untuk mengonsumsi habbatussauda guna menjaga kesehatan tubuh.
- Habbatussauda atau jintan hitam adalah tanaman herbal yang memiliki berbagai potensi manfaat kesehatan dan nutrisi penting.
- Tanaman herbal tersebut dapat dikonsumsi melalui suplemen, makanan, atau minuman dengan memperhatikan aturan serta dosis yang aman.
Suara.com - Habbatussauda mendadak menjadi perhatian setelah Syahrini menyebut tanaman herbal tersebut ketika tampil di Pestapora 2026 pada Minggu, 27 September 2026.
Di sela-sela penampilannya, Syahrini mengajak para "remaja vintage" untuk menjaga kesehatan dengan menjaga tekanan darah, mengurangi konsumsi gula, dan memperbanyak konsumsi habbatussauda.
"Ini remaja vintage yang menolah tua. Umur hanyalah angka, tapi tensi tetap harus dijaga, kurangi makan gula, banyakin habbatussauda," tutur Syahrini, dilansir dari TikTok deogis.
Celetukan Syahrini membuat banyak orang penasaran dengan habbatussauda, manfaat, hingga bagaimana cara mengonsumsinya.
"Habbatussauda itu apa? Gue tahunya itu sunlight yang habbatussauda," tanya netizen di kolom komentar unggahan TikTok deogis. "Bisa dijelaskan habbatusauda itu apa?" celetuk yang lain.
Lantas, apa itu habbatussauda, apa saja manfaatnya, dan bagaimana cara mengonsumsinya? Berikut penjelasannya berdasarkan sejumlah sumber kesehatan.
Apa Itu Habbatussauda? Ini Manfaatnya

Habbatussauda atau jintan hitam merupakan biji tanaman Nigella sativa yang mengandung berbagai senyawa dan nutrisi, termasuk thymoquinone, protein, serat, kalsium, zat besi, serta antioksidan.
Berdasarkan keterangan laman resmi Puskesmas Sesela Dinas Kesehatan Lombok Barat, puskesmassesela-dikes.lombokbaratkab.go.id, berikut beberapa manfaat habbatussauda:
1. Membantu menjaga tekanan darah
Sejumlah penelitian menunjukkan potensi habbatussauda dalam membantu menurunkan tekanan darah, meski manfaat tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
2. Membantu menjaga kadar kolesterol
Habbatussauda disebut berpotensi membantu menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida serta meningkatkan kolesterol baik.
3. Membantu menjaga kadar gula darah
Habbatussauda berpotensi membantu menjaga kadar gula darah dan sensitivitas insulin, tetapi tidak dapat menggantikan obat diabetes yang diresepkan dokter.
4. Memiliki efek antiradang
Kandungan dalam habbatussauda diteliti karena potensinya dalam membantu mengurangi proses peradangan.
5. Memiliki aktivitas antibakteri dan antivirus
Sifat antibakteri dan antivirus habbatussauda membuatnya banyak diteliti sebagai tanaman herbal.
Sementara itu, laman Pepsodent menjelaskan bahwa habbatussauda mengandung sejumlah nutrisi dan senyawa seperti flavonoid, carvacrol, serta thymoquinone.
Menurut keterangan di laman itu, habbatussauda bermanfaat untuk pencernaan dan membantu menjaga daya tahan tubuh.
Cara Mengonsumsi Habbatussauda

Menurut Klinik Pelita Sehat dan beragam sumber lain, habbatussauda dapat dikonsumsi dalam beberapa bentuk, tapi penggunaannya perlu memperhatikan aturan pakai, jumlah konsumsi, serta kondisi kesehatan masing-masing.
1. Sebagai suplemen
Habbatussauda tersedia dalam bentuk kapsul atau suplemen minyak. Jika memilih bentuk ini, ikuti aturan pakai pada kemasan dan jangan mengonsumsi melebihi dosis yang dianjurkan.
2. Dicampurkan ke smoothies
Biji atau bubuk habbatussauda dapat ditambahkan ke smoothies untuk membantu menyamarkan rasa pahitnya.
3. Dicampur dengan madu
Campuran satu sendok teh biji jintan hitam dengan satu sendok madu sebagai salah satu cara mengonsumsinya.
4. Ditambahkan ke makanan
Habbatussauda dapat ditaburkan pada salad, bubur, atau roti sebagai tambahan bahan makanan.
5. Disangrai dan dihancurkan
Biji dapat disangrai dengan api kecil selama beberapa menit, kemudian dihancurkan menjadi bubuk atau serpihan.
6. Diseduh atau direbus
Satu sendok jintan hitam dapat direbus bersama air selama sekitar lima menit, kemudian airnya didinginkan sebelum diminum.
Perhatikan Jumlah Konsumsi dan Efek Sampingnya
Klinik Pelita Sehat menyebut konsumsi habbatussauda dalam jumlah kecil setiap hari secara umum dinilai aman, tapi keamanan jangka panjang dalam dosis lebih besar masih belum diketahui secara pasti.
Karena itu, jangan menganggap semakin banyak habbatussauda yang dikonsumsi akan semakin besar pula manfaatnya.
Lantas, apa efek sampingnya kalau berlebihan mengonsumsi habbatussauda? Konsumsi minyak jintan hitam dalam jumlah tertentu dapat menimbulkan keluhan seperti mual dan kembung.
Klinik Pelita Sehat juga mengingatkan adanya kemungkinan interaksi dengan obat tertentu, termasuk warfarin dan beta-blocker, sehingga orang yang rutin mengonsumsi obat sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Perlu diingat juga bahwa habbatussauda memang memiliki berbagai potensi manfaat, tapi bukti ilmiah untuk sejumlah manfaatnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Oleh karena itu, penggunaannya sebaiknya menjadi pelengkap, bukan pengganti obat atau terapi yang telah diresepkan dokter.
Dengan demikian, habbatussauda dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, mulai dari biji, bubuk, hingga minyak atau suplemen.
Meski dikenal sebagai tanaman herbal dengan berbagai potensi manfaat, konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan dilakukan secara bijak.