- Kementerian Kebudayaan menetapkan tema Hari Kesaktian Pancasila 2026 adalah Pancasila Pemersatu Bangsa.
- Upacara tingkat pusat dilaksanakan secara luring di Monumen Pancasila Sakti pada 1 Oktober 2026.
- Seluruh instansi serta masyarakat diimbau mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September 2026.
Suara.com - Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi salah satu informasi yang banyak dicari menjelang peringatan pada 1 Oktober. Tahun ini, Kementerian Kebudayaan telah menerbitkan pedoman penyelenggaraan upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026.
Berdasarkan pedoman yang diterbitkan melalui Surat Menteri Kebudayaan Nomor B/668/MK/TU.02.03/2026 tertanggal 23 September 2026, tema Hari Kesaktian Pancasila 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Tema tersebut menjadi dasar pelaksanaan peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026, baik di tingkat pusat, daerah, kementerian/lembaga, maupun satuan pendidikan.
Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026
Kementerian Kebudayaan menetapkan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” untuk peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026.
Tema ini menempatkan Pancasila sebagai pemersatu masyarakat Indonesia sekaligus landasan dalam mewujudkan cita-cita bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan seremonial. Dalam pedoman penyelenggaraannya, peringatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Kapan Hari Kesaktian Pancasila 2026?
Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Pada 2026, tanggal tersebut jatuh pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Upacara peringatan tingkat pusat dijadwalkan berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur, mulai pukul 08.00 WIB. Upacara tingkat pusat dilaksanakan secara luring penuh.
Presiden Republik Indonesia bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan tingkat pusat. Sementara itu, sejumlah pejabat negara mendapat tugas dalam rangkaian upacara, termasuk pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, ikrar, dan doa.
Pedoman Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Kementerian Kebudayaan mengatur pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 untuk berbagai lingkungan.
Untuk tingkat pusat, upacara dilaksanakan di Monumen Pancasila Sakti secara luring penuh. Sementara itu, kementerian, lembaga, dan instansi terkait juga melaksanakan upacara dengan mengacu pada pedoman yang telah diterbitkan.
Di tingkat daerah, upacara dilaksanakan di kantor pemerintah provinsi, kabupaten, atau kota mulai pukul 08.00 waktu setempat. Pelaksanaan dilakukan secara luring penuh dan dipimpin kepala daerah atau pejabat yang ditunjuk.
Adapun satuan pendidikan juga melaksanakan upacara secara luring penuh dengan pimpinan pelaksanaan diserahkan kepada kepala satuan pendidikan.
Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Secara umum, susunan pokok upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 meliputi:
- Penghormatan umum kepada Inspektur atau Pembina Upacara.
- Laporan bahwa upacara siap dimulai.
- Mengheningkan cipta.
- Pembacaan teks Pancasila.
- Pembacaan Pembukaan UUD 1945.
- Pembacaan naskah Ikrar.
- Pembacaan naskah doa.
- Andhika Bhayangkari, menyesuaikan.
- Laporan bahwa upacara telah selesai.
- Penghormatan umum.
- Upacara selesai.
Untuk satuan pendidikan, beberapa istilah dalam susunan acara disesuaikan, seperti Pembina Upacara dan Pemimpin Upacara.
Aturan Pengibaran Bendera pada 30 September dan 1 Oktober 2026
Pedoman Hari Kesaktian Pancasila 2026 juga mengatur pengibaran bendera Merah Putih.
Pada 30 September 2026, masyarakat dan berbagai instansi diimbau mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang.
Kemudian pada 1 Oktober 2026 pukul 06.00 waktu setempat, bendera Merah Putih dikibarkan satu tiang penuh. Imbauan tersebut ditujukan kepada instansi pemerintah pusat dan daerah, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, satuan pendidikan, hingga komponen masyarakat.
Masyarakat Diimbau Mendengarkan Pidato Menteri Kebudayaan
Selain mengikuti upacara, masyarakat juga diimbau mendengarkan Pidato Menteri Kebudayaan pada 1 Oktober 2026.
Pidato tersebut dapat disimak melalui kanal YouTube Kementerian Kebudayaan maupun Indonesiana TV.
Dengan demikian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan upacara. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk kembali memahami nilai Pancasila sebagai dasar persatuan bangsa, sesuai dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.