- Minum teh hijau pada pagi hari efektif meningkatkan fokus, kewaspadaan, dan suasana hati.
- Konsumsi ekstrak teh hijau sebelum berolahraga terbukti mampu meningkatkan pembakaran lemak serta mempercepat pemulihan otot.
- Teh hijau wajib dihindari saat jam makan dan menjelang tidur agar penyerapan zat besi tidak terganggu.
Suara.com - Teh hijau menjadi salah satu minuman yang banyak dikonsumsi karena rasanya yang ringan sekaligus mengandung berbagai senyawa yang dikaitkan dengan manfaat kesehatan.
Namun, kapan waktu terbaik minum teh hijau agar manfaatnya bisa diperoleh secara optimal?
Teh hijau adalah minuman rendah kalori yang kaya akan antioksidan.
Menurut Healthline, kapan waktu mengonsumsi teh hijau dapat memengaruhi potensi manfaat sekaligus risiko efek sampingnya.
Waktu Terbaik Minum Teh Hijau
Beberapa waktu berikut bisa menjadi pilihan untuk menikmati secangkir teh hijau.
1. Pagi Hari
Pagi hari menjadi salah satu waktu yang cukup ideal untuk minum teh hijau, terutama jika ingin meningkatkan fokus dan konsentrasi sebelum memulai aktivitas.
Teh hijau mengandung kafein yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, terdapat L-theanine, yaitu asam amino yang memiliki efek menenangkan. Kombinasi keduanya disebut dapat membantu mendukung fungsi otak dan suasana hati.
"L-theanine dan kafein bekerja secara sinergis untuk meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki suasana hati, tanpa menimbulkan efek samping negatif yang mungkin muncul jika mengonsumsi kafein secara terpisah," dikutip dari Healthline.
Meski begitu, bagi orang yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya tidak langsung mengonsumsinya dalam jumlah banyak setelah bangun tidur.
2. Sebelum Berolahraga
Jika memiliki kebiasaan olahraga pada pagi atau siang hari, teh hijau juga dapat dikonsumsi sebelum beraktivitas fisik.
Healthline mengutip sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak teh hijau sebelum olahraga dapat meningkatkan pembakaran lemak.
Salah satu penelitian yang melibatkan 12 pria menemukan peningkatan pembakaran lemak sebesar 17 persen dibandingkan plasebo. Di sisi lain juga bisa membantu pemulihan.
"Teh hijau mungkin dapat mempercepat pemulihan setelah latihan intens, sebuah penelitian terhadap 20 pria menemukan bahwa pemberian suplemen berupa 500 mg ekstrak teh hijau mengurangi penanda kerusakan otot akibat olahraga," terang Healthline.