- Urutan skincare yang kurang tepat dapat memengaruhi kondisi kulit wajah.
- Kulit berminyak tetap membutuhkan moisturizer dan perawatan yang lembut.
- Terlalu banyak bahan aktif juga dapat membuat kulit mengalami iritasi.
Suara.com - Beberapa kesalahan dalam urutan skincare tanpa disadari bisa membuat wajah terlihat semakin kusam dan berminyak. Produk yang sebenarnya sudah sesuai dengan kebutuhan kulit pun belum tentu bekerja dengan nyaman ketika digunakan pada tahap yang kurang tepat.
Kondisi tersebut lebih terasa pada kulit berminyak yang sering mendapat perlakuan ekstra karena ingin mengurangi kilap. Wajah dicuci terlalu sering, menggunakan produk sampai terasa kesat, atau melewatkan moisturizer karena takut semakin berminyak justru dapat membuat kulit kehilangan kelembapan. Akibatnya, wajah bisa terasa semakin tidak nyaman dan terlihat lebih berminyak.
Lebih lanjut, wajah kusam dan berminyak sendiri dapat dipengaruhi banyak faktor, termasuk cara membersihkan wajah, produk yang digunakan, serta kebiasaan dalam menjalani rutinitas skincare.
Dari kebiasaan yang terlihat sepele, ada beberapa kesalahan yang justru dapat membuat kondisi kulit semakin kusam dan berminyak. Berikut informasi selengkapnya.
Wajah kusam dan berminyak dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari cara membersihkan wajah, pemilihan produk skincare, hingga urutan pemakaian yang kurang tepat.

1. Memakai Serum Sebelum Membersihkan Wajah
Serum sebaiknya tidak langsung digunakan ketika wajah masih penuh minyak, keringat, debu, atau sisa makeup. Cleanser menjadi tahap awal untuk membersihkan wajah sebelum masuk ke produk perawatan lainnya.
Memakai serum pada wajah yang belum dibersihkan dapat membuat rutinitas skincare menjadi kurang optimal. Pada malam hari, makeup dan sunscreen juga perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke serum atau produk perawatan lain.
Untuk kulit berminyak, membersihkan wajah juga tidak berarti harus menggunakan cleanser yang terasa sangat kesat. Membersihkan atau menggosok wajah secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi dan membuat kondisi kulit semakin tidak nyaman.
2. Memakai Produk Aktif Bertumpuk Tanpa Memperhatikan Kondisi Kulit
Urutan skincare bukan berarti semua bahan aktif harus digunakan sekaligus. Retinol, AHA, BHA, vitamin C, dan bahan aktif lainnya perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta toleransi kulit.
Kesalahan yang sering terjadi adalah menumpuk beberapa produk aktif dalam satu rutinitas dengan harapan hasilnya lebih cepat terlihat. Padahal, terlalu banyak bahan yang berpotensi mengiritasi dapat membuat kulit terasa kering, perih, kemerahan, atau tidak nyaman.
Ketika kulit mengalami iritasi dan menjadi kering, tampilan wajah juga dapat terlihat lebih kusam. Jadi, rutinitas yang lebih panjang belum tentu lebih baik.
3. Menggunakan Moisturizer di Urutan yang Kurang Tepat
Moisturizer sebaiknya digunakan setelah tahap pembersihan dan produk perawatan yang memang ditempatkan sebelumnya. Meletakkannya terlalu awal, misalnya sebelum cleanser atau sebelum produk yang perlu diaplikasikan lebih dulu, membuat urutan skincare menjadi kurang tepat.
Moisturizer tetap diperlukan untuk kulit berminyak. Kulit yang terasa oily bukan berarti tidak membutuhkan hidrasi. Kulit yang terlalu kering dapat memicu produksi minyak lebih banyak sehingga wajah justru terlihat semakin mengilap.
Untuk kulit berminyak atau acne-prone, moisturizer dengan tekstur ringan serta label oil-free dan non-comedogenic dapat dipertimbangkan.
4. Melewatkan Moisturizer karena Takut Wajah Makin Berminyak
Kesalahan berikutnya masih berkaitan dengan moisturizer. Banyak yang menganggap kulit berminyak tidak perlu menggunakan pelembap sehingga produk ini langsung dilewati setelah serum atau treatment.
Padahal, menghilangkan moisturizer dari rutinitas bukan otomatis membuat wajah lebih matte. Ketika kulit menjadi terlalu kering atau teriritasi, produksi minyak dapat meningkat dan wajah justru terasa lebih berminyak.
Urutannya tetap dapat dibuat sederhana: bersihkan wajah, gunakan produk perawatan yang diperlukan, kemudian aplikasikan moisturizer. Tekstur gel atau lotion ringan dapat dipertimbangkan untuk kulit yang mudah berminyak.
5. Sunscreen Dipakai Sebelum Skincare Selesai
Pada rutinitas pagi, sunscreen ditempatkan setelah rangkaian skincare lainnya. Kesalahan yang sering terjadi adalah memakai sunscreen terlalu awal, kemudian masih menambahkan serum atau moisturizer di atasnya.
Sunscreen merupakan tahap perlindungan terakhir dalam rangkaian skincare pagi sebelum makeup. Untuk perlindungan sehari-hari, gunakan sunscreen dengan SPF yang sesuai dan aplikasikan secara merata pada area kulit yang terpapar sinar matahari.
Urutan sederhananya dapat berupa cleanser, serum atau treatment, moisturizer, kemudian sunscreen. Dengan begitu, produk perawatan tetap digunakan sebelum tahap perlindungan dari sinar UV.
6. Terlalu Sering Mencuci Wajah untuk Menghilangkan Minyak
Wajah yang cepat mengilap memang membuat keinginan untuk mencuci muka lebih sering muncul. Namun, mencuci wajah berkali-kali dalam sehari bukan solusi untuk mengontrol minyak.
Terlalu sering mencuci atau menggosok wajah dapat mengiritasi kulit. Kondisi tersebut juga dapat membuat kulit terasa kering dan tidak nyaman, terutama ketika menggunakan produk pembersih yang terlalu keras.
Jadi, kulit berminyak tetap membutuhkan rutinitas yang lembut. Fokusnya bukan menghilangkan seluruh minyak dari wajah, melainkan menjaga kulit tetap bersih tanpa membuatnya terasa kering dan tertarik.
7. Menggunakan Skincare Terlalu Banyak dalam Satu Rutinitas
Semakin banyak produk tidak selalu berarti semakin lengkap. Menambahkan toner, essence, beberapa serum, exfoliating treatment, retinol, moisturizer, hingga produk lainnya dalam satu waktu dapat membuat rutinitas menjadi terlalu berat untuk kulit.
Kesalahan ini juga dapat membuat lebih sulit mengetahui produk mana yang menyebabkan kulit terasa tidak nyaman. Saat kulit mulai mengalami kering, perih, kemerahan, atau semakin kusam, rutinitas sebaiknya dievaluasi kembali.
Skincare yang sederhana justru lebih mudah dijalankan secara konsisten. Untuk kulit berminyak, rutinitas dasar dapat dimulai dari cleanser yang lembut, produk perawatan sesuai kebutuhan, moisturizer yang sesuai jenis kulit, serta sunscreen pada pagi hari.