- Tumbler baru wajib dicuci sebelum dipakai karena berisiko terpapar debu dan sisa produksi selama distribusi.
- AZKO dan Thermos Indonesia menyarankan pembersihan awal menggunakan air hangat serta sabun cuci piring yang lembut.
- Proses pencucian harus mencakup bagian dalam, tutup, dan gasket, kemudian dibilas serta dikeringkan sampai tuntas.
Hindari steel wool atau sikat kasar karena dapat meninggalkan goresan pada permukaan stainless steel.
Goresan tersebut dapat mengganggu kondisi permukaan tumbler dan menjadi tempat menempelnya kotoran.
3. Jangan Lupa Bersihkan Tutup dan Gasket
Selain badan tumbler, bagian tutup dan gasket atau cincin karet juga perlu dicuci. Jika gasket dapat dilepas, lepaskan terlebih dahulu kemudian bersihkan secara terpisah.
Perhatikan pula bagian ulir dan celah kecil pada tutup karena area tersebut dapat menjadi tempat tertinggalnya kotoran.

4. Bilas hingga Tidak Ada Sisa Sabun
Setelah seluruh bagian dibersihkan, bilas tumbler menggunakan air bersih yang mengalir. Pastikan tidak ada busa, residu, atau bau sabun yang masih tertinggal karena dapat memengaruhi rasa minuman.
5. Keringkan Sebelum Digunakan
Terakhir, keringkan tumbler menggunakan lap bersih atau biarkan mengering secara alami. AZKO menyarankan menaruh tumbler dalam posisi terbalik di rak pengering dan tidak langsung menutupnya ketika masih basah agar tidak menimbulkan bau apek atau pertumbuhan jamur.
Jadi, tumbler baru boleh dicuci menggunakan air hangat, tetapi jangan hanya dibilas dengan air hangat.
Kombinasikan air hangat dengan sabun lembut, bersihkan setiap bagian secara perlahan, bilas sampai tuntas, lalu pastikan tumbler benar-benar kering sebelum digunakan pertama kali.