- Complexion makeup adalah rangkaian produk dasar untuk meratakan warna dan menciptakan tampilan wajah yang lebih halus.
- Berbagai jenis produk complexion meliputi foundation, concealer, cushion, skin tint, two way cake, setting powder, serta BB atau CC cream.
- Pemula dapat mengaplikasikannya melalui tahapan persiapan kulit, penggunaan base makeup, aplikasi concealer, hingga mengunci riasan memakai bedak.
Suara.com - Bagi pemula, istilah complexion makeup mungkin masih terdengar asing meski sebenarnya produk-produknya cukup sering digunakan dalam rutinitas makeup sehari-hari.
Complexion merupakan bagian penting dari riasan karena membantu membuat warna dan tampilan kulit terlihat lebih merata sebelum produk makeup lainnya digunakan.
Complexion makeup juga tidak hanya merujuk pada satu jenis produk, tetapi mencakup berbagai produk yang digunakan sebagai dasar riasan.
Pemilihannya dapat disesuaikan dengan jenis kulit, warna kulit, tingkat coverage yang diinginkan, hingga hasil akhir makeup yang ingin didapatkan.
Sebaliknya, pemilihan produk atau shade yang kurang sesuai dapat membuat makeup terlihat terlalu tebal, patchy, atau tidak menyatu dengan kulit.
Karena itu, penting bagi pemula untuk mengenali apa itu complexion makeup dan jenis-jenisnya sebelum mulai menggunakannya.
Apa Itu Complexion Makeup? Kenali Jenis-jenisnya

Menurut laman Implora, Make Over, dan Watsons, complexion makeup adalah rangkaian produk yang digunakan untuk meratakan warna kulit, menyamarkan ketidaksempurnaan, dan menciptakan tampilan wajah yang lebih halus serta natural.
Produk yang termasuk dalam kategori ini cukup beragam, mulai dari foundation, cushion, concealer, hingga bedak. Berikut beberapa jenis complexion makeup yang perlu diketahui pemula:
1. Foundation
Foundation merupakan salah satu base makeup yang berfungsi meratakan warna kulit dan menyamarkan noda atau ketidaksempurnaan. Produk ini tersedia dalam berbagai tingkat coverage dan formula dengan hasil akhir seperti matte, satin, atau dewy.
2. Concealer
Concealer memiliki coverage yang umumnya lebih tinggi dan digunakan untuk menyamarkan area tertentu, seperti noda hitam, bekas jerawat, serta lingkaran hitam di bawah mata. Produk ini dapat digunakan setelah foundation atau cushion untuk membantu membuat complexion terlihat lebih merata.
3. Cushion
Cushion merupakan foundation yang dikemas dalam bentuk compact dengan spons aplikator sehingga praktis digunakan. Produk ini dapat memberikan hasil natural dan menjadi pilihan bagi pemula yang menginginkan aplikasi complexion yang mudah.
4. Skin Tint
Skin tint memiliki tekstur ringan dengan coverage sheer hingga medium sehingga cocok untuk tampilan makeup yang natural. Produk ini lebih menonjolkan tampilan kulit asli dibandingkan memberikan lapisan coverage yang tebal.
5. Two Way Cake
Two way cake merupakan bedak padat yang dapat digunakan dengan spons kering maupun basah. Penggunaan spons kering memberikan coverage lebih ringan, sedangkan spons basah dapat menghasilkan coverage yang lebih tinggi.
6. Setting Powder
Setting powder digunakan untuk mengunci foundation dan concealer agar riasan lebih tahan lama serta tidak mudah bergeser. Bedak ini dapat berupa translucent maupun tinted dan penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kulit.
7. BB/CC Cream
BB dan CC cream merupakan produk multifungsi yang menggabungkan fungsi makeup dengan manfaat perawatan kulit. BB cream umumnya menawarkan kelembapan dan coverage ringan, sedangkan CC cream lebih menonjolkan fungsi koreksi warna kulit.
Cara Pakai Complexion Makeup untuk Pemula

Setelah mengetahui jenisnya, pemula dapat mengikuti urutan sederhana berikut agar complexion terlihat lebih rapi dan natural, melansir panduan dari Make Over:
1. Persiapkan kulit
Mulailah dengan membersihkan wajah, kemudian gunakan produk skincare seperti toner, moisturizer, dan sunscreen. Skin preparation membantu menjaga kulit tetap lembap sehingga makeup dapat menempel dengan lebih baik.
2. Gunakan base makeup
Pilih foundation, cushion, atau produk base lain sesuai jenis kulit, warna kulit, undertone, dan coverage yang diinginkan. Aplikasikan secara merata dan jangan langsung menggunakan produk terlalu banyak agar hasilnya tidak terlihat tebal.
3. Aplikasikan concealer
Gunakan concealer pada bagian yang masih membutuhkan coverage tambahan, seperti noda atau lingkaran hitam. Ratakan secara perlahan agar menyatu dengan base makeup tanpa menggeser lapisan sebelumnya.
4. Kunci dengan bedak
Setelah complexion merata, gunakan bedak tabur atau bedak padat untuk membantu mengunci riasan. Penggunaan bedak juga dapat membantu membuat makeup lebih tahan lama dan tidak mudah bergeser, terutama pada area yang mudah berminyak.
Dengan memahami jenis dan urutan penggunaannya, pemula tidak perlu memakai semua produk complexion sekaligus. Pilih produk yang sesuai kebutuhan agar hasil makeup tetap ringan, merata, dan terlihat natural.