- Situs Sundorika dan Only1 Cosmetics menyatakan lipstik kedaluwarsa sebaiknya dibuang karena berisiko terkontaminasi bakteri atau jamur.
- Only1 Cosmetics menjelaskan masa pakai lipstik umumnya bertahan satu hingga dua tahun tergantung formulasi produk.
- Lips Carpenter menyebutkan tanda kerusakan lipstik meliputi perubahan bau, tekstur, warna, serta munculnya jamur.
Suara.com - Lipstik menjadi salah satu produk makeup yang sering digunakan setiap hari untuk membuat wajah terlihat lebih segar dan berwarna.
Namun, karena pemakaiannya biasanya hanya membutuhkan sedikit produk, satu batang lipstik bisa tersimpan cukup lama hingga tanpa disadari melewati tanggal kedaluwarsa.
Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan, apakah lipstik expired masih boleh dipakai jika tekstur dan warnanya terlihat normal?
Pertanyaan ini penting diperhatikan karena produk yang diaplikasikan langsung pada bibir dapat mengalami perubahan kualitas seiring waktu.
Apakah Lipstik Expired Masih Bisa Dipakai?

Secara umum, lipstik yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa sebaiknya tidak digunakan lagi.
Melansir laman Sundorika, lipstik kedaluwarsa berisiko mengalami perubahan bahan dan dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri atau jamur.
Sedangkan panduan di laman Only1 Cosmetics secara tegas menyarankan untuk tidak menggunakan lipstik setelah masa kedaluwarsanya.
Sementara itu, masa pakai lipstik dapat berbeda berdasarkan formulasi dan cara penyimpanannya.
Menurut Only1 Cosmetics, lipstik umumnya dapat bertahan sekitar 1–2 tahun dalam kondisi belum dibuka dan sekitar satu tahun setelah dibuka, sementara lipstik cair umumnya memiliki masa pakai yang lebih pendek.
Selain melihat tanggal kedaluwarsa, perhatikan pula simbol PAO (Period After Opening) pada kemasan.
Simbol berbentuk wadah terbuka dengan keterangan seperti "12M" (12 bulan) atau "24M" (24 bulan) menunjukkan perkiraan jumlah bulan produk dapat digunakan setelah kemasan dibuka.
Tanda Lipstik Rusak dan Sebaiknya Tak Dipakai Lagi

Selain tanggal kedaluwarsa, kondisi fisik lipstik dapat menjadi petunjuk bahwa kualitasnya sudah menurun. Berdasarkan Lips Carpenter, berikut tanda-tanda yang perlu diperhatikan:
1. Muncul retakan atau jamur
Periksa permukaan lipstik untuk melihat apakah terdapat retakan, perubahan permukaan, atau pertumbuhan jamur. Jika terlihat jamur, sebaiknya segera buang produk dan jangan mencoba mengambil bagian yang terlihat rusak saja.
2. Bau berubah atau tidak sedap
Lipstik yang masih dalam kondisi baik seharusnya tidak memiliki aroma tengik atau bau yang terasa berbeda dari biasanya. Perubahan bau dapat menjadi tanda bahwa formula sudah mengalami perubahan sehingga produk sebaiknya tidak digunakan.
3. Tekstur berubah
Perhatikan apakah lipstik menjadi terlalu kering, menggumpal, terasa kasar, atau sulit diaplikasikan. Perubahan tekstur menunjukkan formula tidak lagi berada dalam kondisi seperti semula.
4. Warna berubah
Coba bandingkan warna lipstik dengan kondisi ketika pertama kali digunakan. Warna yang memudar, berubah, atau terlihat terpisah dapat menunjukkan adanya perubahan pada formula.
5. Tanggal kedaluwarsa sudah terlewati
Tanggal kedaluwarsa tetap menjadi salah satu patokan penting untuk menentukan kapan produk sebaiknya diganti. Lips Carpenter menyebut produk yang telah melewati tanggal tersebut lebih berisiko mengalami kontaminasi dan menyarankan membuangnya jika ragu.
Cara Menyimpan Lipstik agar Tak Cepat Rusak

Cara penyimpanan yang tepat dapat membantu menjaga kondisi lipstik selama masa pakainya. Lips Carpenter memberikan beberapa tips berikut:
1. Simpan di tempat sejuk dan kering
Jauhkan lipstik dari sinar matahari langsung dan suhu panas. Hindari meninggalkannya di dalam mobil atau tempat lain yang dapat mengalami suhu sangat tinggi karena panas dapat membuat formula berubah atau bahkan meleleh.
2. Tutup kemasan dengan rapat
Segera tutup lipstik setelah digunakan untuk membatasi paparan udara. Kemasan yang dibiarkan terbuka dapat membuat produk lebih cepat kering dan mengalami perubahan tekstur.
3. Jangan berbagi lipstik
Hindari menggunakan satu lipstik secara bergantian dengan orang lain. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko perpindahan bakteri dan virus melalui kontak langsung dengan bibir.
4. Pastikan bibir bersih sebelum memakai
Sebelum mengaplikasikan lipstik, pastikan bibir terbebas dari sisa makanan, minuman, atau air. Kebersihan tersebut membantu mengurangi kemungkinan kontaminasi produk.
5. Bersihkan permukaan lipstik secara berkala
Jika terdapat kotoran atau sisa produk pada permukaan lipstik, bersihkan secara perlahan menggunakan tisu atau alat yang sesuai. Setelah dibersihkan, biarkan produk benar-benar kering sebelum ditutup kembali.
Dengan demikian, lipstik yang sudah expired sebaiknya tidak digunakan lagi, meskipun secara kasatmata masih terlihat baik.
Mengganti lipstik sesuai masa pakai dan memperhatikan perubahan bau, warna, tekstur, maupun munculnya jamur merupakan langkah sederhana untuk menjaga keamanan saat menggunakan produk bibir.