Dari Gang Sempit di Duren Sawit, Warga Malaka Jaya Bangun Sistem Lingkungan Mandiri

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:00 WIB
Dari Gang Sempit di Duren Sawit, Warga Malaka Jaya Bangun Sistem Lingkungan Mandiri
Pemandangan lorong permukiman warga di RT 04 RW 04 Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, yang terlihat tertata rapi, hijau, dan terawat bebas dari sampah. Sumber: Dok pribadi/Inesia Dian

Suara.com - Dari luar, RT 08 RW 04 Malaka Jaya terlihat seperti permukiman padat biasa. Rumah-rumah berdiri rapat, jalan gang terbatas, dan hampir tak ada tanah kosong. Namun di antara ruang yang sempit itu, warga membangun cara sendiri untuk mengelola sampah, air, pangan, dan energi.

Di depan rumah, lubang resapan biopori berderet. Selokan sepanjang 42 meter dimanfaatkan sebagai kolam ikan. Sampah organik diolah menjadi kompos dan pakan maggot, sementara atap rumah dipasangi panel surya untuk memenuhi sebagian kebutuhan energi warga.

Semua itu bermula dari persoalan yang sederhana dan dekat: sampah yang setiap hari menumpuk di depan rumah.

Ketua RT 08, Taufiq Supriadi, masih mengingat bagaimana semuanya dimulai.

“Begitu ke depan pintu, ketemu sampah,” katanya.

Taufiq mulai menggerakkan warga pada 14 Oktober 2023. Ia menyebut dirinya “pemimpin terkecil di republik” dan memegang prinsip people, profit, planet. Baginya, perubahan lingkungan harus berjalan bersama kebutuhan hidup warga.

Dimulai dari Tong Komposter

Akuarium penampungan ikan konsumsi yang diperuntukkan bagi ibu hamil, lansia, serta balita sebagai langkah nyata pencegahan stunting di wilayah RT 04. Sumber: Dok Pribadi/Inesia Dian
Akuarium penampungan ikan konsumsi yang diperuntukkan bagi ibu hamil, lansia, serta balita sebagai langkah nyata pencegahan stunting di wilayah RT 04. Sumber: Dok Pribadi/Inesia Dian

Semua dimulai dari langkah sederhana. Ia meminta setiap warga memiliki satu tong komposter untuk setiap rumah.

Pada 21 Januari 2024, RT 08 menggelar kegiatan komposting skala rumah tangga bersama lurah, camat, hingga wali kota. Taufiq sengaja mengundang para pejabat. Ia berharap kegiatan itu diberitakan sehingga semakin banyak orang mengetahui apa yang sedang dikerjakan warga.

Dukungan kemudian berdatangan. Salah satunya berupa 800 tanaman produktif. Persoalannya kembali ke soal ruang. Tidak ada lahan kosong yang cukup untuk menanam ratusan tanaman. Warga akhirnya menaruhnya di pot-pot yang ditempatkan di sudut gang.

baca juga

Pengelolaan sampah organik menjadi inti dari sistem lingkungan RT 08. Ada empat jalur yang digunakan: lubang resapan biopori, ekoenzim, komposter, dan budi daya maggot.

Maggot yang sudah besar dimanfaatkan sebagai pakan ikan dan ayam. Sementara sampah anorganik dikumpulkan melalui bank sampah.

Hasilnya terlihat di saluran air sepanjang 42 meter. Selokan tersebut disulap menjadi kolam bertingkat menggunakan beton U-Ditch. Bagian bawah tetap digunakan sebagai saluran drainase, sementara bagian atas diisi air bersih untuk budi daya lele dan gurame.

Sekitar 500 ekor lele dan puluhan gurame dipelihara di sana. Ikan dipanen sekitar tiga bulan sekali dan dibagikan untuk warga melalui apa yang mereka sebut “Kolam Gizi Warga”.

Ikan itu diperuntukkan bagi ibu hamil, lansia, dan balita sebagai bagian dari upaya mencegah stunting. Kelompok yang sama juga mendapat telur dari ayam petelur Lohmann Brown yang dipelihara di kandang komunal.

Kandang tersebut dibuat agar tidak menimbulkan bau. Alasnya menggunakan cacahan daun dan sampah organik yang kemudian dikomposkan.

Sistem itu bahkan mencoba memenuhi kebutuhan energinya sendiri. Panel surya berkapasitas 10.000 watt di atap rumah warga digunakan untuk menyalakan pompa kolam, lampu gang, dan mesin pencacah daun. Air hujan ditampung untuk menyiram tanaman.

Hampir 32 ton tak sampai ke Bantargebang

Taufiq, yang berlatar belakang akuntan, ingin semua usaha ini terukur. Menurut catatan RT, hampir 32 ton sampah organik tidak dikirim ke Bantargebang dalam 2,5 tahun terakhir. Laporan keuangan RT juga dibuka untuk semua warga lewat aplikasi RTOnline dan situs web, sehingga kepercayaan warga tumbuh seiring kerja nyata.

Dari 40 rumah di RT 08, sekitar separuhnya terlibat sebagai pengurus dengan tugas masing-masing, dari pengelolaan sampah hingga perawatan ayam. Taufiq mengatakan butuh sekitar 70 hari sejak kampanye hingga warga bergerak bersama.

Prinsipnya, ia memilih memberi "kail" ketimbang "umpan matang". Pendekatan ini mengajak warga belajar dan bergerak sendiri, bukan sekadar menerima bantuan. "Saya kan konduktor doang, yang kerja warga," ujarnya. Ia juga mengajak mulai dari warga yang mau lebih dulu, lalu membiarkan manfaatnya yang meyakinkan yang lain.

Dilirik Dunia

Kunjungan tamu mancanegara dari Belanda di lingkungan RT 04. Sumber: Dok pribadi/Inesia Dian
Kunjungan tamu mancanegara dari Belanda di lingkungan RT 04. Sumber: Dok pribadi/Inesia Dian

Gerakan kecil ini mulai menarik perhatian luar negeri. Taufiq menyebut RT-nya telah dikunjungi perwakilan dari 13 negara. Salah satunya Gerard, perwakilan Yayasan Future Kampung asal Belanda. Ia mengaku sangat antusias dengan apa yang dilihatnya dan berharap inisiatif ini bisa terus bertahan hingga masa depan.

Ke depan, Taufiq menyiapkan satu langkah lagi: instalasi pengolahan air limbah agar saluran hitam di belakang permukiman bisa menjadi jernih. Harapan itu datang dari warga sendiri, yang menurutnya mau jika airnya menjadi bening.

Di tengah kewajiban pilah sampah yang kini berlaku untuk seluruh Jakarta, RT 08 Malaka Jaya menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari gang sempit, selama warganya bergerak bersama.

Penulis: Inesia Dian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bakar Sampah Picu Kebakaran Bengkel di Duren Sawit, Pelaku Diburu

Bakar Sampah Picu Kebakaran Bengkel di Duren Sawit, Pelaku Diburu

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:42 WIB

Si Jago Merah Berulah 11 Jam, Lapak Barang Bekas dan Bengkel di Duren Sawit Ludes Terbakar

Si Jago Merah Berulah 11 Jam, Lapak Barang Bekas dan Bengkel di Duren Sawit Ludes Terbakar

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:21 WIB

Aksi Curi Motor di Duren Sawit Gagal, Pelaku Mabuk Kepergok Warga hingga Dipukuli

Aksi Curi Motor di Duren Sawit Gagal, Pelaku Mabuk Kepergok Warga hingga Dipukuli

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Terkini

BBM Pertalite Sempat Langka di Bali, Gimana Nasibnya Sekarang?

BBM Pertalite Sempat Langka di Bali, Gimana Nasibnya Sekarang?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak

Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:50 WIB

BRI Bagikan Cashback Rp4,5 Juta Pembelian iPhone 18 Pro di Lazada, Ini Triknya

BRI Bagikan Cashback Rp4,5 Juta Pembelian iPhone 18 Pro di Lazada, Ini Triknya

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:49 WIB

Redam Gejolak Pedagang, Pasar Jaya Buka Keran Cicilan Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro

Redam Gejolak Pedagang, Pasar Jaya Buka Keran Cicilan Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Pakar Hukum Soroti Suket Gibran, Sebut Ada Potensi Pidana yang Perlu Didalami

Pakar Hukum Soroti Suket Gibran, Sebut Ada Potensi Pidana yang Perlu Didalami

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah

Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Changmin TVXQ Abadikan Perjuangan Hidup Lewat Album Terbaru, All Of My Life

Changmin TVXQ Abadikan Perjuangan Hidup Lewat Album Terbaru, All Of My Life

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Nana Patekar, Aktor Watak Terbaik India Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

Nana Patekar, Aktor Watak Terbaik India Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Nusron Wahid Mangkir dari Pemeriksaan, Ketua KPK: Sepertinya Kurang Bisa Atur Waktu

Nusron Wahid Mangkir dari Pemeriksaan, Ketua KPK: Sepertinya Kurang Bisa Atur Waktu

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Sebut Istana Sarang Korupsi, Rocky Gerung: Teriak Paling Enak Itu Langsung di Kuping Presiden!

Sebut Istana Sarang Korupsi, Rocky Gerung: Teriak Paling Enak Itu Langsung di Kuping Presiden!

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×