- Kebakaran melanda lapak sampah dan bengkel di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (2/9/2026) dini hari.
- Api menghanguskan lahan seluas 5.000 meter persegi serta tiga unit kendaraan akibat aktivitas pembakaran sampah.
- Sebanyak 75 personel memadamkan api hingga pukul 13.30 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa di lokasi.
Suara.com - Kebakaran hebat melanda area lapak sampah dan bengkel ketok magic di Jalan Kelurahan 5, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (2/9/2026) dini hari.
Peristiwa yang menghanguskan lahan seluas 5.000 meter persegi ini diduga kuat bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, memberikan rincian terkait objek yang terdampak.
“Objek terbakar lapak-lapak sampah dan bengkel ketok majic dengan luas area terbakar kurang lebih 5.000 meter persegi,“ kata dia dalam laporan penanganan resmi.
Api pertama kali diketahui saat karyawan bengkel membangunkan pemilik karena melihat kobaran api yang sudah membesar secara tiba-tiba.
“Diduga ada orang yang bakar sampah dan ditinggal,“ jelas Abdul Wahid mengenai pemicu awal munculnya kobaran api.
Akibat kejadian ini, tiga unit kendaraan, yaitu mobil Hiace, Xenia, dan Honda Civic milik Sanip bin H. Labuk, ludes terpanggang api.
Sebanyak 15 unit mobil pemadam serta 75 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang mengamuk sejak pukul 02.30 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini dan petugas berhasil mengevakuasi belasan warga yang berada di sekitar lokasi.
“Terselamatkan 18 jiwa. Sementara untuk kerugian materiil masih dalam proses perhitungan,“ tambah Abdul Wahid.
Humas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, menegaskan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus pembakaran sampah di lokasi tersebut.
“Apabila dari hasil pendalaman ditemukan adanya potensi pelanggaran, maka akan dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sebagaimana penanganan kasus sebelumnya,“ kata dia saat dikonfirmasi.
DLH juga memastikan pengawasan terhadap titik-titik tempat pembuangan sampah liar akan semakin diperketat guna mencegah kejadian serupa.
“Edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan untuk mencegah pembakaran sampah secara terbuka dan mendorong pengelolaan sampah sesuai ketentuan,“ lanjut Yogi.
Operasi pemadaman sendiri secara total baru dinyatakan selesai oleh petugas setelah berjuang melawan api hingga pukul 13.30 WIB.