Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil

Farah Nabilla

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:42 WIB
Shio Terbanyak di Indonesia Apa? Ini yang Paling Produktif Menurut Dukcapil
Ilustrasi shio (Freeik/freepik)
baca 10 detik
  • Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil merilis data shio penduduk Indonesia terbanyak pada Maret 2026 di Jakarta.
  • Shio Tikus menempati urutan pertama dengan total 25.348.923 jiwa, disusul Shio Kelinci dan Shio Naga.
  • Data shio membantu menggambarkan distribusi tahun kelahiran penduduk meskipun tidak menentukan tingkat produktivitas kelompok secara langsung.

Suara.com - Shio terbanyak di Indonesia berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) adalah Shio Tikus.

Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II Tahun 2025 yang dipaparkan pada Maret 2026, jumlah penduduk dalam kelompok shio ini mencapai 25.348.923 jiwa.

Data tersebut menempatkan Shio Tikus di urutan pertama, disusul Shio Kelinci dan Shio Naga.

Menariknya, pengelompokan penduduk berdasarkan shio tidak hanya berkaitan dengan tradisi budaya Tionghoa, tetapi juga dapat digunakan untuk melihat distribusi penduduk berdasarkan tahun kelahiran.

Dalam pemaparannya, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyampaikan data tersebut dalam acara Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Dari perspektif demografi, data shio dapat membantu menggambarkan kelompok kelahiran yang tersebar dalam rentang waktu tertentu. Namun, jumlah penduduk berdasarkan shio tidak serta-merta membuktikan bahwa kelompok tersebut memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya.

Daftar Shio Terbanyak di Indonesia Berdasarkan Data Dukcapil

Shio Tikus. (Shutterstock)
Shio Tikus. (Shutterstock)

Berikut tiga shio dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia berdasarkan data yang dipaparkan Dukcapil pada Maret 2026.

1. Shio Tikus: 25.348.923 jiwa

Shio Tikus menempati posisi pertama sebagai kelompok shio dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Dalam siklus shio 12 tahunan, tahun kelahiran yang umumnya dikaitkan dengan Shio Tikus meliputi 1960, 1972, 1984, 1996, 2008, dan 2020.

baca juga

Artinya, kelompok ini mencakup penduduk dari berbagai generasi, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa dan kelompok usia yang lebih tua. Sebagian di antaranya berada dalam usia produktif, termasuk kelompok Milenial dan Gen Z.

Besarnya jumlah penduduk dalam kelompok ini dapat menjadi salah satu gambaran mengenai komposisi penduduk berdasarkan tahun kelahiran. Meski demikian, data tersebut tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa semua orang dengan Shio Tikus memiliki tingkat produktivitas yang sama.

2. Shio Kelinci: 25.112.854 jiwa

Di posisi kedua, terdapat Shio Kelinci dengan jumlah 25.112.854 jiwa. Tahun kelahiran yang umumnya dikaitkan dengan shio ini antara lain 1963, 1975, 1987, 1999, 2011, dan 2023.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa kelompok Shio Kelinci juga memiliki populasi besar yang tersebar pada berbagai rentang usia.

Dalam analisis kependudukan, informasi seperti ini dapat membantu memberikan gambaran tentang distribusi kelompok kelahiran. Namun, untuk mengetahui jumlah penduduk usia produktif secara akurat, diperlukan pengelompokan berdasarkan usia, bukan hanya berdasarkan shio.

3. Shio Naga: 25.021.878 jiwa

Shio Naga berada di posisi ketiga dengan jumlah 25.021.878 jiwa. Beberapa tahun kelahiran yang umumnya diasosiasikan dengan shio ini adalah 1964, 1976, 1988, 2000, 2012, dan 2024.

Kelompok ini juga mencakup penduduk dari sejumlah generasi. Sebagian orang yang lahir pada tahun-tahun tersebut termasuk dalam kelompok usia kerja, sementara sebagian lainnya masih anak-anak atau sudah berusia lebih tua.

Dengan jumlah lebih dari 25 juta jiwa, Shio Naga menjadi salah satu kelompok besar dalam klasifikasi penduduk berdasarkan shio yang disampaikan Dukcapil.

Sementara itu, shio dengan jumlah penduduk paling sedikit dalam data tersebut adalah Shio Kambing, yakni 22.571.729 jiwa.

Shio Paling Produktif di Indonesia

Jika mengacu pada data Dukcapil, Shio Tikus memang menjadi kelompok dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Namun, status sebagai shio dengan populasi terbesar tidak otomatis berarti kelompok ini paling produktif.

"Shio Tikus dan Naga mencakup rentang usia produktif yang besar saat ini, kelompok ini menjadi penyumbang utama Bonus Demografi Indonesia. Mereka adalah penggerak ekonomi sekaligus target utama kebijakan ketenagakerjaan," kata Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi memberikan analisanya. Dukcapil

Dalam demografi, usia produktif umumnya merujuk pada penduduk berusia 15–64 tahun. Sementara itu, produktivitas berkaitan dengan berbagai faktor, seperti partisipasi dalam pekerjaan, tingkat pendidikan, keterampilan, kesehatan, dan kondisi ekonomi.

Karena setiap shio mencakup beberapa tahun kelahiran dengan jarak 12 tahun, satu kelompok shio dapat berisi anak-anak, penduduk usia kerja, hingga lansia secara bersamaan.

Untuk menentukan kelompok yang paling besar kontribusinya terhadap perekonomian, diperlukan data tambahan, misalnya jumlah penduduk yang bekerja, tingkat partisipasi angkatan kerja, serta produktivitas tenaga kerja berdasarkan kelompok umur.

Oleh karena itu, data tersebut lebih tepat dibaca sebagai gambaran jumlah penduduk berdasarkan kelompok tahun kelahiran, bukan sebagai penilaian karakter atau kemampuan seseorang berdasarkan shio.

Apa Manfaat Data Shio bagi Pemerintah?

Pengelompokan penduduk berdasarkan shio dapat menjadi cara alternatif untuk membaca data kependudukan melalui variabel tahun kelahiran. Informasi tersebut dapat melengkapi analisis demografi ketika dipadukan dengan data umur, pendidikan, pekerjaan, dan persebaran wilayah.

Bagi pemerintah, data kependudukan yang terperinci dapat membantu perencanaan layanan publik, termasuk pendidikan, administrasi kependudukan, kesehatan, serta ketenagakerjaan.

Meski demikian, kebutuhan layanan seperti perekaman KTP elektronik harus dihitung berdasarkan usia dan persyaratan administrasi yang berlaku, bukan berdasarkan shio semata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Shio yang Bakal Raih Kesuksesan dan Keberuntungan Pada 11 Oktober 2026

4 Shio yang Bakal Raih Kesuksesan dan Keberuntungan Pada 11 Oktober 2026

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:24 WIB

4 Shio yang Dikenal Suka Berbohong untuk Menjaga Citra dan Keuntungan Pribadi

4 Shio yang Dikenal Suka Berbohong untuk Menjaga Citra dan Keuntungan Pribadi

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Sifat dan Karakter Shio Monyet Pria dan Wanita, Cerdas hingga Penuh Rasa Ingin Tahu

Sifat dan Karakter Shio Monyet Pria dan Wanita, Cerdas hingga Penuh Rasa Ingin Tahu

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Ramalan Shio Minggu 11 Oktober 2026: Siapa yang Bakal Hoki di Percintaan dan Keuangan?

Ramalan Shio Minggu 11 Oktober 2026: Siapa yang Bakal Hoki di Percintaan dan Keuangan?

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kondisi Keuangan Berubah, 4 Shio Ini Berpeluang Dapat Rezeki Setelah 10 Oktober 2026

Kondisi Keuangan Berubah, 4 Shio Ini Berpeluang Dapat Rezeki Setelah 10 Oktober 2026

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

Sekolah Rakyat Terus Berbenah, Perlindungan Siswa Jadi Fokus Utama

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:40 WIB

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

4 Skincare yang Sebaiknya Disimpan di Kulkas: Kandungan Terjaga dan Bikin Kulit Lebih Segar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Bebas Perundungan, Penanganan Siswa Utamakan Rehabilitasi

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Gus Ipul Pimpin Ikrar RT/RW Semarang Jadi Agen Perlindungan Sosial

Gus Ipul Pimpin Ikrar RT/RW Semarang Jadi Agen Perlindungan Sosial

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Guru Honorer Bukan Cuma di Indonesia: Ironi dalam Dua Belas Pasang Mata

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Wamensos Agus Jabo Tegaskan Akurasi Dapodik Jadi Kunci Sukses Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Tegaskan Akurasi Dapodik Jadi Kunci Sukses Sekolah Rakyat

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Body Lotion Dulu atau Body Butter Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Body Lotion Dulu atau Body Butter Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Suahasil Klaim Tax Ratio RI Sebenarnya 12 Persen, Bukan 10 Persen

Suahasil Klaim Tax Ratio RI Sebenarnya 12 Persen, Bukan 10 Persen

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi Sepakat Berantas Penangkapan Ikan Ilegal

Prabowo dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi Sepakat Berantas Penangkapan Ikan Ilegal

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:18 WIB

BNI Beri Pengalaman Eksklusif bagi Nasabah, Saksikan MotoGP dari Bukit 360 Mandalika

BNI Beri Pengalaman Eksklusif bagi Nasabah, Saksikan MotoGP dari Bukit 360 Mandalika

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:17 WIB

×