- Retinol adalah turunan vitamin A untuk mengatasi penuaan yang dapat memicu iritasi kulit kering dan kemerahan.
- Aplikasikan retinol pada kulit bersih serta menggunakan pelembap untuk menjaga kelembapan pelindung wajah.
- Gunakan metode sandwich, mulai frekuensi rendah secara bertahap, dan selalu oleskan sunscreen minimal SPF 30 pagi hari.
Suara.com - Retinol menjadi salah satu bahan aktif yang banyak digunakan dalam perawatan kulit untuk membantu mengurangi tanda-tanda penuaan.
Bahan turunan vitamin A ini juga dapat membantu memperbaiki tekstur kulit dan menyamarkan garis halus.
Namun, pemakaian retinol terkadang menimbulkan efek samping, seperti kulit kering, kemerahan, mengelupas, hingga terasa perih.
Risiko tersebut bisa meningkat jika konsentrasi retinol terlalu tinggi atau produk digunakan terlalu sering.
Penggunaan moisturizer penting untuk membantu menjaga kelembapan dan mendukung fungsi pelindung kulit setelah pemakaian skincare dengan kandungan retinol.
Simak cara memakai retinol dan moisturizer berikut ini agar manfaat retinol tetap optimal tanpa membuat kulit mudah iritasi.
1. Gunakan Retinol pada Kulit yang Bersih dan Kering
Mulailah rutinitas malam dengan membersihkan wajah menggunakan facial wash yang lembut.
Setelah itu, keringkan wajah dan tunggu hingga kulit benar-benar kering sebelum mengaplikasikan retinol.
Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko iritasi, terutama bagi pemula dengan kulit sensitif.
Gunakan retinol secukupnya sesuai petunjuk produk, biasanya sebanyak satu butir kacang polong untuk seluruh wajah.
2. Aplikasikan Moisturizer Setelah Retinol
Jika kulit sudah terbiasa menggunakan retinol, aplikasikan moisturizer setelah bahan aktif tersebut meresap.
Pilih pelembap yang mengandung ceramide, panthenol, atau hyaluronic acid untuk membantu menjaga kelembapan kulit.
Hindari moisturizer dengan kandungan eksfoliasi tambahan jika kulit mudah mengalami iritasi.
3. Coba Metode Sandwich untuk Kulit Sensitif