Apakah Semakin Mahal Skincare Semakin Bagus Efeknya? Ini Faktanya

Yasinta Rahmawati

Senin, 12 Oktober 2026 | 17:19 WIB
Apakah Semakin Mahal Skincare Semakin Bagus Efeknya? Ini Faktanya
Ilustrasi produk skincare mahal. (Freepik/freepik)
baca 10 detik
  • Dermatolog menyatakan bahwa harga mahal tidak menjamin efektivitas skincare yang lebih baik daripada produk terjangkau.
  • Perbedaan harga skincare disebabkan oleh faktor pemasaran, kemasan mewah, serta penggunaan teknologi atau bahan eksklusif tertentu.
  • Konsumen disarankan memilih produk berdasarkan kebutuhan kulit dan kandungan bahan aktifnya, bukan semata-mata karena harga yang mahal.

Suara.com - Saat ini, produk skincare tersedia dengan harga yang beragam, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Skincare dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah sering dianggap lebih bagus daripada produk yang dijual dengan harga terjangkau. Bahkan membuat konsumen berpikir akan menjamin hasil yang lebih optimal.

Namun, apakah semakin mahal skincare semakin bagus efeknya untuk kulit? Sebelum memaksakan membeli skincare mahal, mari simak penjelasan berikut.

Membongkar Mitos: Harga Mahal vs Efektivitas Skincare

Perlu ditekankan bahwa harga skincare bukan satu-satunya indikator kualitas maupun efektivitas produk. Dilansir dari laman Byrdie, skincare yang mahal belum tentu memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada produk yang terjangkau.

Bahkan kini banyak merek yang tersedia di drug store, dikenal memiliki formula efektif yang dikembangkan oleh dokter kulit dengan harga yang ramah di kantong.

Sehingga ada produk mahal yang luar biasa, namun ada pula produk mahal yang kualitasnya mengecewakan. Hal yang sama juga berlaku untuk produk yang harganya terjangkau.

"Perbedaan antara pelembap yang terjangkau dan yang mahal bisa terletak pada beberapa hal: pemasaran, kemasan, dan mungkin kandungan bahan eksklusif," ujar Dr. Charlotte Birnbaum, MD, dermatolog di New York, dikutip dari Byrdie. 

Bahan eksklusif merupakan aspek di mana merek-merek mahal secara teknis mungkin menawarkan teknologi lebih baru yang berpotensi memberikan keunggulan dibandingkan merek yang lebih terjangkau.

Apa yang Membuat Harga Skincare Berbeda?

Jika bahan aktif dasarnya sering kali sama, seperti niacinamide, hyaluronic acid, atau retinol, kenapa harganya bisa berbeda jauh? Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi tingginya harga suatu produk skincare, antara lain:

baca juga

1. Kandungan dan Formulasi

Komposisi bahan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Kandungan seperti niacinamide, hyaluronic acid, dan retinol tersedia dalam berbagai rentang harga.

Meski dua produk memiliki kandungan aktif yang sama, efektivitasnya belum tentu identik. Konsentrasi bahan, stabilitas formula, dan cara bahan tersebut diformulasikan juga berpengaruh terhadap kinerja produk.

2. Kemasan dan Pemasaran

Skincare premium biasanya memiliki kemasan yang dirancang lebih eksklusif serta kampanye pemasaran yang besar. Faktor tersebut dapat ikut meningkatkan harga jual, meskipun tidak selalu memberikan manfaat tambahan bagi kulit.

3. Teknologi dan Pengembangan Produk

Beberapa produk mahal mungkin menggunakan teknologi formulasi khusus atau bahan yang membutuhkan penelitian dan pengembangan lebih lanjut. Dalam kondisi tertentu, inovasi tersebut dapat menjadi alasan yang masuk akal untuk menetapkan harga lebih tinggi.

Namun, klaim teknologi tetap perlu dinilai secara kritis. Harga mahal saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa suatu produk lebih efektif.

Bagaimana Memilih Skincare yang Bagus Tanpa Harus Mahal?

Agar tidak salah memilih, berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan:

  • Kenali kebutuhan kulit. Pilih produk berdasarkan masalah yang ingin diatasi, seperti kulit kering, jerawat, atau hiperpigmentasi.
  • Periksa kandungan produk. Pelajari bahan aktif dan fungsinya, bukan hanya klaim pada kemasan.
  • Sesuaikan dengan anggaran. Tidak perlu membeli seluruh rangkaian skincare premium jika produk dengan harga terjangkau sudah memenuhi kebutuhan kulit.
  • Perhatikan reaksi kulit. Hentikan penggunaan jika muncul iritasi yang mengganggu dan konsultasikan dengan dokter bila diperlukan.
  • Gunakan secara konsisten. Perawatan kulit membutuhkan waktu. Hindari terlalu sering mengganti produk hanya karena mengikuti tren.

Pada akhirnya, rutinitas skincare yang paling efektif bukanlah yang menghabiskan biaya paling mahal, melainkan produk yang diformulasikan dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan jenis kulitmu.

Jangan mudah tergiur oleh kemasan mewah atau promosi yang berlebihan. Kenali kebutuhan kulitmu, baca kandungan bahannya, dan gunakan secara konsisten!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal Pakai! Ini Tanda Serum Wajah Sudah Kedaluwarsa atau Rusak

Jangan Asal Pakai! Ini Tanda Serum Wajah Sudah Kedaluwarsa atau Rusak

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Cara Pakai Retinol dan Moisturizer agar Kulit Tidak Iritasi, Ini 5 Tipsnya untuk Pemula

Cara Pakai Retinol dan Moisturizer agar Kulit Tidak Iritasi, Ini 5 Tipsnya untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Sunscreen Kamu Cocok atau Tidak di Kulit? Ini Tanda-Tanda yang Perlu Dikenali

Sunscreen Kamu Cocok atau Tidak di Kulit? Ini Tanda-Tanda yang Perlu Dikenali

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Terkini

MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM

MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Sugiono Berpamitan, Arrmanatha Nasir Resmi Melanjutkan Estafet Menlu

Sugiono Berpamitan, Arrmanatha Nasir Resmi Melanjutkan Estafet Menlu

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:17 WIB

Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang

Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Ikuti Rapat Bareng Prabowo, Dudung Buka Suara Soal Status Bencana Nasional Karhutla

Ikuti Rapat Bareng Prabowo, Dudung Buka Suara Soal Status Bencana Nasional Karhutla

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:15 WIB

BRI Perkuat Transaksi Digital dan Ekosistem UMKM di MotoGP Mandalika

BRI Perkuat Transaksi Digital dan Ekosistem UMKM di MotoGP Mandalika

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:15 WIB

IHSG Tiba-tiba Ambruk 2,59% ke Level 5.900, GOTO Merosot Tajam

IHSG Tiba-tiba Ambruk 2,59% ke Level 5.900, GOTO Merosot Tajam

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Menelusuri Jejak Patriarki di Korea dalam Novel Kim Jiyeong Born in 1982

Menelusuri Jejak Patriarki di Korea dalam Novel Kim Jiyeong Born in 1982

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:15 WIB

BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026

BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026

Jogja | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Kulit Berminyak Bukan Halangan, Ini Rahasia Makeup Tahan Lama dan Bebas Kilap

Kulit Berminyak Bukan Halangan, Ini Rahasia Makeup Tahan Lama dan Bebas Kilap

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:13 WIB

LPDB Koperasi Dorong PSN Lewat Penguatan Dana Bergulir dan Modernisasi Teknologi

LPDB Koperasi Dorong PSN Lewat Penguatan Dana Bergulir dan Modernisasi Teknologi

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:11 WIB

×