- Sunscreen mudah luntur saat berkeringat karena tidak tahan air atau belum meresap sempurna ke kulit.
- Gunakan produk berlabel water-resistant dan terapkan takaran tepat untuk menutupi seluruh area wajah serta leher.
- Berikan waktu penyerapan selama lima belas hingga dua puluh menit serta lakukan reapply setiap dua jam.
Suara.com - Sunscreen merupakan pelindung utama kulit dari paparan sinar UV yang dapat menyebabkan penuaan dini hingga risiko kanker kulit.
Namun, salah satu kendala terbesar saat beraktivitas di luar ruangan, yaitu formulasi sunscreen yang sering kali luntur dan larut bersama keringat.
Lantas, apa penyebab sunscreen mudah luntut ketika wajah berkeringat?
Kondisi ini umumnya terjadi karena jenis sunscreen yang digunakan tidak bersifat tahan air (water-resistant) atau belum meresap dengan sempurna ke dalam kulit.
Ketika sunscreen luntur, lapisan pelindungnya akan memudar sehingga kulit kembali rentan terpapar radiasi berbahaya tanpa disadari.
Akibatnya, Anda mungkin merasa sudah memakai tabir surya padahal kulit sama sekali tidak terlindungi secara maksimal.
Ada beberapa trik sederhana yang bisa Anda terapkan agar tabir surya tetap menempel sempurna meski tubuh sedang aktif berkeringat.
Berikut 5 cara efektif menyiasati sunscreen yang mudah luntur saat berkeringat agar kulit tetap terlindungi sepanjang hari.
1. Pakai Sunscreen Berlabel Water-Resistant
Pilih tabir surya dengan formula khusus tahan air dan keringat (water-resistant atau sweat-resistant).
Sunscreen jenis ini dirancang dengan polimer khusus yang mampu mengikat lapisan produk pada kulit sehingga tidak mudah larut saat terkena cairan.
Biasanya, label pada kemasan akan mencantumkan tingkat ketahanan, seperti efektif bertahan selama 40 hingga 80 menit saat berkeringat atau berenang.
2. Pakai Sunscreen dengan Takaran yang Tepat
Pemakaian sunscreen yang terlalu sedikit dapat membuat perlindungan terhadap sinar UV tidak optimal.
Sebaliknya, mengoleskan produk secara berlebihan dalam satu waktu juga bisa terasa berat dan kurang nyaman di kulit.
Gunakan sunscreen secukupnya untuk menutupi seluruh area wajah dan leher secara merata.
Ikuti petunjuk pemakaian pada kemasan dan pastikan tidak ada bagian yang terlewat, termasuk telinga serta area dekat garis rambut.
Aplikasikan sebelum beraktivitas di luar ruangan sesuai waktu yang dianjurkan agar produk memiliki kesempatan membentuk lapisan pada kulit.
3. Berikan Waktu Penyerapan Sebelum Beraktivitas
Kesalahan umum yang sering dilakukan, yaitu langsung pergi keluar ruangan atau berolahraga sesaat setelah mengaplikasikan sunscreen.
Sunscreen butuh waktu sekitar 15–20 menit untuk meresap dan membentuk lapisan pelindung (film layer) yang kuat di atas permukaan kulit.
Mengaplikasikan sunscreen lebih awal akan mencegah produk terbilas sebelum sempat menempel dengan sempurna.
4. Keringkan Keringat dengan Lembut
Kebiasaan mengusap wajah menggunakan tangan atau handuk secara kasar dapat mengangkat sebagian lapisan sunscreen.
Akibatnya, perlindungan pada area tertentu mungkin menjadi tidak merata.
Saat wajah berkeringat, gunakan tisu atau handuk bersih untuk menepuk-nepuk kulit secara perlahan.
Hindari menggosok wajah berulang kali karena gesekan dapat membuat sunscreen semakin mudah bergeser.
Jika keringat sangat banyak atau wajah sudah dibersihkan, aplikasikan ulang sunscreen sesuai petunjuk pemakaian.
5. Lakukan Reapply dengan Benar
Meskipun sudah menggunakan produk tahan air, Anda tetap wajib mengaplikasikan ulang (reapply) sunscreen setiap 2 jam sekali, terutama jika berkeringat deras.
Saat mengaplikasikan ulang di atas kulit yang lembap, keringkan dulu wajah Anda dengan cara menepuk-nepuknya menggunakan tisu atau handuk bersih.
Hindari mengusap wajah secara kasar agar tidak merusak lapisan pelindung kulit, lalu aplikasikan kembali sunscreen dengan gerakan menepuk perlahan.