- Artikel HowStuffWorks dan Fabrico menjelaskan bahwa pakaian berwarna gelap menyerap lebih banyak cahaya matahari.
- Warna pakaian yang sebaiknya dihindari saat cuaca terik meliputi hitam, biru dongker, hijau tua, merah maroon, dan ungu tua.
- Pakaian berwarna terang seperti putih, krem, serta bahan longgar dan ringan membantu tubuh tetap sejuk di luar ruangan.
Suara.com - Cuaca terik membuat aktivitas di luar ruangan terasa lebih melelahkan, terutama ketika sinar matahari menyengat sejak siang hari.
Selain menjaga asupan cairan, memilih pakaian yang nyaman juga bisa membantu tubuh menghadapi suhu panas.
Salah satu hal yang dapat dipertimbangkan saat berpakaian adalah warna baju. Sebab, warna kain memengaruhi banyaknya cahaya matahari yang diserap atau dipantulkan, sehingga dapat memengaruhi suhu permukaan pakaian.
Lalu, warna baju apa saja yang sebaiknya dihindari ketika cuaca sedang terik?
Simak penjelasannya berikut ini agar kamu bisa memilih pakaian yang lebih nyaman untuk beraktivitas.
Warna Baju yang Sebaiknya Dihindari saat Cuaca Terik
![Ilustrasi baju hitam. [PickPik]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/24/11595-ilustrasi-baju-hitam-pickpik.jpg)
Mengutip pembahasan di laman HowStuffWorks dan sumber lain warna gelap cenderung menyerap lebih banyak cahaya matahari dan mengubahnya menjadi panas.
Berikut beberapa warna yang sebaiknya dipertimbangkan kembali ketika beraktivitas lama di bawah sinar matahari.
1. Hitam
Hitam menjadi salah satu warna yang paling banyak menyerap cahaya. Akibatnya, permukaan kain hitam dapat menjadi lebih panas ketika terpapar matahari langsung, terutama jika bahannya tebal dan potongannya ketat.
2. Biru Dongker
Biru dongker atau navy memiliki warna yang cukup gelap sehingga cenderung menyerap lebih banyak energi cahaya dibandingkan biru muda. Jika akan beraktivitas di luar ruangan, pertimbangkan menggantinya dengan warna biru yang lebih terang.
3. Hijau Tua
Hijau tua juga termasuk warna yang menyerap banyak cahaya matahari. Dalam pengujian warna kain yang dibahas Fabrico, pakaian berwarna hijau gelap dapat mencapai suhu permukaan lebih tinggi dibandingkan pakaian putih.
4. Merah Maroon
Merah maroon memiliki rona gelap yang cenderung menyerap lebih banyak cahaya daripada merah dengan warna lebih terang. Jika menyukai warna merah, kamu bisa memilih merah cerah atau merah dengan intensitas sedang.
5. Ungu Tua
Ungu tua dapat menjadi pilihan yang kurang ideal ketika berada di bawah terik matahari dalam waktu lama. Warna yang lebih gelap umumnya menyerap lebih banyak cahaya daripada ungu pastel atau lavender.
Warna Baju Terbaik untuk Dipakai saat Cuaca Terik Menurut Sains

Menurut Fabrico, warna putih, krem, kuning pucat, dan pastel termasuk pilihan yang baik karena cenderung memantulkan lebih banyak cahaya matahari.
Warna-warna seperti biru muda, merah muda lembut, dan lavender juga bisa menjadi alternatif yang nyaman.
Namun, warna bukan satu-satunya faktor penentu. HowStuffWorks menjelaskan bahwa pakaian longgar membantu sirkulasi udara di sekitar tubuh, sedangkan bahan yang ringan dan bernapas seperti katun atau linen dapat mendukung pelepasan panas.
Jadi, saat cuaca terik, pilihlah baju berwarna terang dengan bahan yang nyaman dan potongan longgar. Kombinasi tersebut dapat membantu tubuh terasa lebih sejuk ketika beraktivitas di luar ruangan.