- Konsumen dapat mengenali pensil alis Viva tiruan melalui perbedaan warna kemasan, cetakan merek, serta informasi tanggal kedaluwarsa.
- Produk palsu sering kali menunjukkan perbedaan tekstur goresan, penempatan kode produksi, serta dijual dengan harga sangat murah.
- Pembeli disarankan memeriksa produk lewat toko resmi dan situs BPOM guna menghindari risiko kosmetik tiruan.
Suara.com - Cara membedakan pensil alis Viva asli dan palsu perlu diketahui sebelum membeli produk kosmetik, terutama jika menemukan harga yang jauh lebih murah dari biasanya. Perbedaan produk dapat diperiksa melalui warna kemasan, tulisan merek, tanggal kedaluwarsa, tekstur saat digoreskan, hingga kode produk pada batang pensil.
Pensil alis Viva menjadi salah satu produk makeup lokal yang dikenal karena penggunaannya praktis dan harganya relatif terjangkau. Namun, popularitas produk juga membuat konsumen perlu lebih teliti saat berbelanja, khususnya melalui marketplace atau media sosial.
Salah satu hal yang patut diwaspadai adalah produk yang memiliki kemasan mirip dengan aslinya, tetapi menunjukkan sejumlah perbedaan pada detail fisik maupun kualitasnya. Meski demikian, ciri-ciri tersebut perlu diperlakukan sebagai petunjuk awal, bukan bukti mutlak bahwa suatu produk palsu.
Berikut enam cara membedakan pensil alis Viva asli dan palsu yang bisa diperhatikan sebelum membeli.

1. Perhatikan warna kemasan
Warna kemasan dapat menjadi petunjuk awal ketika membandingkan pensil alis Viva yang diduga asli dan palsu.
Pada perbandingan produk yang beredar, pensil alis Viva yang dicurigai palsu memiliki warna oranye lebih tua dan mencolok. Sementara itu, kemasan produk yang dijadikan pembanding terlihat memiliki warna oranye lebih muda, lembut, dan tidak terlalu pekat.
Konsumen bisa memperhatikan perbedaan tersebut dengan membandingkan dua produk secara langsung, bukan hanya mengandalkan foto dari penjual. Pencahayaan, kualitas kamera, dan perubahan desain kemasan juga dapat memengaruhi tampilan warna.
Karena itu, perbedaan warna sebaiknya diperiksa bersama ciri lainnya sebelum menyimpulkan keaslian produk.
2. Cek tulisan merek pada batang pensil
Cara berikutnya adalah memeriksa tulisan merek yang tercetak pada batang pensil alis Viva.
Pada produk yang dijadikan pembanding, tulisan merek pada pensil alis asli terlihat lebih rapi dengan warna kuning lembut atau keemasan. Sebaliknya, tulisan pada produk yang dicurigai palsu tampak lebih kasar dan memiliki warna kuning yang lebih terang.
Perhatikan apakah huruf tercetak dengan jelas, susunan tulisan terlihat rapi, dan permukaan cetakannya tampak konsisten.
Jika ditemukan tulisan yang buram, tidak rata, atau berbeda mencolok dari produk pembanding, konsumen sebaiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, kualitas cetakan saja tidak cukup untuk memastikan suatu produk merupakan barang palsu.
3. Periksa tanggal kedaluwarsa
Tanggal kedaluwarsa atau expired date merupakan informasi penting yang tidak boleh dilewatkan saat membeli kosmetik.
Dalam perbandingan yang beredar, pensil alis Viva asli disebut memiliki informasi tanggal kedaluwarsa, sedangkan produk yang dicurigai palsu tidak mencantumkannya.
Sebelum membeli, periksa bagian batang pensil, plastik pembungkus, dan kemasan lainnya untuk menemukan informasi masa pakai produk. Jangan langsung menganggap produk asli atau palsu hanya berdasarkan satu bagian kemasan karena format dan lokasi informasi dapat berubah.
Jika tanggal kedaluwarsa tidak ditemukan atau informasinya terlihat tidak wajar, sebaiknya jangan gunakan produk sebelum mendapatkan konfirmasi dari produsen.
4. Amati pigmentasi dan tekstur goresan
Pigmentasi dan tekstur pensil alis juga dapat menjadi bahan perbandingan.
Pensil alis Viva asli yang dijadikan pembanding disebut memiliki warna yang cukup jelas ketika digoreskan. Sementara itu, produk yang dicurigai palsu menghasilkan goresan lebih tebal dan mengeluarkan serbuk hitam.
Perbedaan ini dapat diamati pada permukaan yang sesuai untuk pengujian kosmetik. Namun, hasil goresan juga dipengaruhi tekanan tangan, kondisi ujung pensil, dan permukaan yang digunakan.
Karena itu, hasil yang lebih tebal atau banyak mengeluarkan serbuk tidak otomatis membuktikan bahwa produk tersebut palsu. Jangan menguji produk yang mencurigakan langsung pada area mata atau kulit apabila keamanan dan asal-usulnya belum jelas.
5. Periksa kode produk pada batang pensil
Lokasi kode produk menjadi detail lain yang perlu diperhatikan.
Berdasarkan perbandingan yang beredar, pensil alis Viva asli memiliki kode produk yang dicap langsung pada batang pensil. Sebaliknya, pada produk yang dicurigai palsu, kode tersebut disebut hanya tercetak pada plastik pembungkus.
Konsumen dapat memeriksa keberadaan kode dan membandingkan penempatannya dengan produk dari penjual tepercaya.
Jika kode tidak ditemukan, terlihat tidak konsisten, atau hanya tercantum pada bagian yang mudah dilepas, mintalah konfirmasi kepada layanan konsumen Viva.
Meski begitu, perbedaan kode dan penempatannya perlu dikonfirmasi berdasarkan varian serta periode produksi yang sama agar tidak keliru menilai produk.
6. Waspadai harga yang terlalu murah
Harga juga dapat menjadi pertimbangan ketika membeli pensil alis Viva.
Produk yang dicurigai palsu pernah dilaporkan dijual dengan harga mulai Rp5.000. Harga yang jauh lebih rendah daripada penawaran di toko tepercaya patut diperiksa lebih lanjut, terutama jika disertai perbedaan kemasan, tulisan merek, atau informasi produk.
Sebagai pembanding, Suara.com pernah melaporkan harga Viva Queen Eye Brow Pencil mulai Rp41.700 di toko resmi Viva Cosmetics di Shopee pada September 2026. Harga tersebut merupakan informasi pada periode pemberitaan dan bisa berubah mengikuti kebijakan penjual maupun promosi.
Harga Rp5.000 tidak otomatis membuktikan bahwa suatu produk palsu. Diskon, paket penjualan, dan perbedaan penjual dapat memengaruhi harga. Karena itu, konsumen sebaiknya tidak menjadikan harga sebagai satu-satunya patokan.
Tips aman membeli pensil alis Viva
Selain memeriksa enam ciri tersebut, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar tidak salah membeli kosmetik.
- Utamakan pembelian dari toko resmi atau penjual tepercaya.
- Periksa nomor notifikasi dan informasi produk melalui situs Cek BPOM.
- Cocokkan nama produk, merek, dan informasi produsen dengan data yang tersedia.
- Simpan bukti transaksi serta foto kemasan jika ingin mengajukan pengaduan.
- Hubungi layanan konsumen Viva untuk memastikan keaslian produk yang mencurigakan.
Pemeriksaan melalui BPOM juga perlu dilakukan dengan cermat. Nomor notifikasi yang valid tidak serta-merta membuktikan bahwa barang yang dipegang konsumen asli karena nomor produk dapat disalahgunakan pada kemasan tiruan.
Jika produk menimbulkan iritasi atau menunjukkan kondisi yang tidak wajar, hentikan pemakaian. Konsumen dapat meminta penjelasan kepada produsen atau melaporkannya melalui kanal pengaduan BPOM.