- Pemilihan pelembap yang tidak sesuai dapat memicu iritasi berupa sensasi perih, kemerahan, serta rasa gatal pada wajah.
- Penggunaan produk yang salah mampu menyebabkan timbulnya jerawat baru, kulit mengelupas, atau wajah semakin berminyak.
- Tanda ketidakcocokan pelembap juga dapat berupa kemunculan bintik putih kecil atau milia akibat pori-pori tersumbat.
Untuk mengurangi risiko tersebut, pilih pelembap dengan keterangan non-comedogenic, yaitu produk yang dirancang agar lebih kecil kemungkinannya menyumbat pori-pori.
Pemilik kulit berminyak juga dapat mempertimbangkan pelembap bertekstur gel atau losion ringan.

4. Kulit Tetap Kering dan Mengelupas
Pelembap seharusnya membantu menjaga hidrasi kulit. Jika wajah masih terasa tertarik, kering, bersisik, atau mengelupas setelah pemakaian, produk tersebut mungkin belum mampu memenuhi kebutuhan kelembapan kulit.
TruSkin menyarankan penggunaan bahan pelembap seperti asam hialuronat untuk membantu menarik air ke kulit. Gliserin juga dapat menjadi pilihan untuk membantu mempertahankan kelembapan.
5. Wajah Terasa Semakin Berminyak
Produksi minyak yang terasa berlebihan setelah memakai moisturizer bisa menandakan tekstur produk kurang sesuai dengan jenis kulit. Pelembap yang terlalu kaya atau berat dapat meninggalkan sensasi lengket dan membuat wajah terlihat lebih mengilap.
Meski begitu, kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap agar keseimbangan kelembapannya terjaga. Pilih formula ringan yang nyaman digunakan dan tidak membuat wajah terasa semakin berminyak.
6. Muncul Bintik Putih Kecil
Munculnya bintik putih kecil di bawah permukaan kulit juga dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan.
Coveteur menjelaskan bahwa milia dapat terbentuk ketika sel kulit mati terperangkap di bawah permukaan kulit, meskipun kemunculannya tidak selalu disebabkan oleh moisturizer.
Jika bintik tersebut muncul setelah menggunakan produk baru, evaluasi pemakaian dan hentikan produk yang dicurigai. Jangan memencet atau menusuk bintik sendiri karena dapat meningkatkan risiko iritasi dan infeksi.
Pada akhirnya, perhatikan perubahan kulit setiap kali mencoba moisturizer baru dan lakukan uji coba pada area kecil terlebih dahulu. Jika muncul reaksi berat, pembengkakan, atau keluhan yang menetap, hentikan pemakaian dan mintalah saran dari dokter kulit.