- Sociolla mencatat lebih dari 300 ribu konsumen membeli produk jerawat antara Januari hingga Agustus 2026.
- Sebanyak 60 persen konsumen juga membeli produk untuk menenangkan kulit serta memperkuat skin barrier secara menyeluruh.
- Sociolla menghadirkan kurasi lima produk bernama Dream Team for Acne-Prone Skin guna mendukung perawatan kulit berjerawat.
Suara.com - Jerawat kerap menjadi masalah kulit yang membuat banyak orang fokus mencari produk untuk mengatasi breakout. Padahal, perawatan kulit yang rentan berjerawat atau acne-prone skin juga perlu memperhatikan kondisi kulit secara menyeluruh, mulai dari mengontrol minyak berlebih hingga menjaga skin barrier.
Data internal Sociolla mencatat lebih dari 300 ribu konsumen dengan kebutuhan produk jerawat (acne shoppers) sepanjang Januari–Agustus 2026. Menariknya, lebih dari 60 persen konsumen dalam kelompok tersebut juga membeli produk dengan manfaat lain, seperti menenangkan kulit, memperkuat skin barrier, dan merawat kulit sensitif.
Jumlah konsumen yang membeli produk untuk kebutuhan tersebut tumbuh 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Temuan ini memperlihatkan bahwa kebutuhan perawatan kulit berjerawat tidak terbatas pada penanganan jerawat yang muncul, tetapi juga mencakup upaya menjaga kondisi kulit dalam jangka panjang.
Rutinitas perawatan kulit berjerawat dapat dimulai dengan membersihkan wajah secara menyeluruh, dilanjutkan dengan produk yang sesuai kebutuhan kulit, hingga perawatan khusus pada area yang mengalami breakout. Pemilihan produk pun perlu disesuaikan dengan kondisi dan toleransi kulit masing-masing.
Lima Tahapan Perawatan untuk Kulit Berjerawat
Untuk membantu konsumen mengenali tahapan perawatan kulit berjerawat, Sociolla menghadirkan kurasi lima produk bertajuk Dream Team for Acne-Prone Skin. Rangkaian ini mencakup tahap pembersihan, perawatan untuk menenangkan kulit, hingga penanganan yang lebih terarah pada area jerawat.
Berikut lima produk yang masuk dalam kurasi tersebut.
1. Membersihkan makeup dan sunscreen dengan cleansing oil
Tahap pertama adalah membersihkan sisa makeup, sunscreen, sebum, dan kotoran yang menempel di kulit. Salah satu produk yang dapat digunakan adalah SKIN1004 Madagascar Centella Light Cleansing Oil.
Produk ini diformulasikan dengan 10.000 ppm Centella Asiatica dan enam jenis minyak nabati (plant-based oils). Teksturnya dirancang untuk membantu membersihkan kulit sebelum melanjutkan ke tahap pencucian wajah berikutnya.
2. Melanjutkan pembersihan dengan facial wash
Setelah menggunakan pembersih berbasis minyak, wajah dapat dibersihkan kembali menggunakan sabun cuci muka yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
COSRX Salicylic Acid Daily Gentle Cleanser mengandung salicylic acid yang membantu membersihkan kotoran dan sel kulit mati, sekaligus mendukung pengendalian minyak berlebih. Produk ini juga mengandung Tea Tree Oil.
Meski demikian, pemilik kulit berjerawat perlu memperhatikan respons kulit terhadap produk pembersih. Penggunaan produk yang membuat kulit terasa terlalu kering atau tertarik sebaiknya dievaluasi agar rutinitas perawatan tetap nyaman.
3. Menenangkan kulit dengan produk soothing care
Kulit yang rentan berjerawat terkadang disertai kemerahan dan rasa tidak nyaman. Karena itu, perawatan dapat dilengkapi dengan produk yang ditujukan untuk membantu menenangkan kulit.
Mediheal TEATREE TROUBLE CALMING PAD merupakan salah satu pilihan dalam kategori ini. Produk berbentuk pore pad tersebut mengandung 99 persen pure Tea Tree dan diformulasikan dengan Microparticle TeaTreePore™ untuk membantu merawat kulit acne-prone, mengurangi tampilan kemerahan, serta mendukung pengendalian sebum.
Penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Jika muncul rasa perih atau iritasi, penggunaan produk sebaiknya dihentikan sementara.
4. Melengkapi rutinitas dengan perawatan harian
Selain membersihkan dan menenangkan kulit, rutinitas acne care juga dapat dilengkapi dengan produk perawatan harian sesuai kebutuhan.
Gemistry 2-in-1 Face Elixir Acne Rescue menggabungkan manfaat essence dan serum dalam satu produk. Formulasinya ditujukan untuk membantu merawat kulit yang rentan berjerawat, produksi minyak berlebih, serta tampilan kemerahan.
Pemilihan produk perawatan sebaiknya mempertimbangkan bahan aktif yang sudah digunakan dalam rutinitas sehari-hari. Menggunakan terlalu banyak produk sekaligus tidak selalu membuat jerawat lebih cepat membaik dan justru berisiko memicu iritasi pada sebagian orang.
5. Menggunakan perawatan khusus pada area jerawat
Untuk memberikan perhatian lebih pada area yang mengalami breakout, perawatan dapat dilengkapi dengan produk yang digunakan secara terarah.
DermaAngel Microdart Patch menggunakan teknologi Dissolving Microdart dan dirancang untuk membantu menghantarkan bahan aktif, seperti salicylic acid, pionin, CICA, dan vitamin C, pada area yang membutuhkan perhatian.
Bentuknya yang praktis memungkinkan produk digunakan pada area tertentu sesuai petunjuk pemakaian. Namun, penggunaan patch tidak menggantikan kebutuhan untuk menjaga kebersihan kulit dan menjalankan rutinitas perawatan yang sesuai.

Perawatan Jerawat Perlu Memperhatikan Kondisi Kulit
Chrisanti Indiana, Co-founder & CMO Social Bella, mengatakan bahwa perawatan kulit berjerawat sebaiknya tidak hanya berfokus pada saat jerawat muncul, tetapi juga memperhatikan kebutuhan kulit secara keseluruhan.
“Acne care tidak seharusnya hanya dimulai ketika jerawat muncul. Perawatan yang lebih menyeluruh berarti memahami kondisi kulit secara keseluruhan dan memberikan perhatian pada kebutuhan kulit dalam jangka panjang, mulai dari mengelola minyak, menjaga skin barrier, hingga menenangkan kulit,” ujar Chrisanti.
Ia menambahkan, melalui Dream Team for Acne-Prone Skin, Sociolla ingin membantu konsumen memahami bahwa perawatan kulit berjerawat bukan hanya tentang targeted treatment, melainkan juga membangun rutinitas yang mendukung kondisi kulit secara menyeluruh.
Pada praktiknya, rutinitas perawatan kulit berjerawat tidak harus terdiri dari banyak produk. Pembersih yang sesuai, pelembap untuk menjaga kondisi kulit, serta tabir surya pada pagi hari dapat menjadi bagian penting dari perawatan sehari-hari. Produk dengan bahan aktif untuk jerawat bisa ditambahkan sesuai kebutuhan dan toleransi kulit.
Jika jerawat terasa nyeri, meradang berat, meninggalkan bekas luka, atau tidak membaik dengan perawatan mandiri, konsultasi dengan dokter kulit dapat membantu menentukan penanganan yang tepat.