- Penggunaan tabir surya dapat memicu mata perih akibat kandungan bahan aktif, pewangi, atau aplikasi terlalu dekat.
- Anda harus membilas mata dengan air bersih dan segera mencari bantuan medis jika gangguan penglihatan menetap.
- Pemilihan produk bersertifikasi khusus, tabir surya mineral, serta formula bebas parfum dapat mengurangi risiko iritasi mata.
Sunscreen yang tidak cocok dengan kondisi kulit atau sensitivitas penggunanya dapat menimbulkan reaksi tidak nyaman. Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan komposisi dan karakteristik produk sebelum menggunakannya.
Jika sunscreen masuk ke mata dan menimbulkan rasa perih, bilas mata dengan air bersih. Lepaskan lensa kontak jika sedang digunakan dan hindari mengucek mata. Apabila rasa perih, kemerahan, atau gangguan penglihatan menetap, segera cari pertolongan medis.
Cara Memilih Sunscreen yang Tidak Perih di Mata

Menurut panduan id.my-best.com yang ditinjau dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Dia Febrina, ada beberapa hal yang dapat dipertimbangkan untuk mengurangi risiko mata perih saat menggunakan sunscreen. Berikut ulasannya:
1. Pilih sunscreen dengan klaim tidak pedih di mata
Periksa label seperti tear-free, ophthalmologist-tested, atau klaim khusus tidak pedih di mata. Label tersebut dapat menjadi petunjuk bahwa produk dirancang atau diuji untuk meminimalkan risiko rasa perih, meski tidak menjamin semua orang bebas iritasi.
"Klaim 'tidak pedih di mata' menunjukkan bahwa sunscreen telah diformulasikan khusus untuk meminimalkan risiko iritasi pada area mata," jelas dr. Dia Febrina, dilansir pada Minggu, 18 Oktober 2026.
2. Utamakan physical sunscreen
Jika tidak menemukan produk dengan klaim tersebut, pertimbangkan sunscreen mineral atau physical sunscreen. Jenis ini umumnya menggunakan zinc oxide dan titanium dioxide sebagai filter UV dan cenderung menjadi pilihan bagi orang yang sensitif terhadap beberapa filter kimia.
3. Periksa kandungan pada chemical atau hybrid sunscreen
Jika memilih jenis kimia atau campuran, perhatikan kandungan oxybenzone, avobenzone, octinoxate, dan octocrylene. Bahan-bahan tersebut dapat memicu rasa perih pada sebagian pengguna, sehingga memilih formula tanpa kandungan tersebut bisa menjadi alternatif.
4. Pertimbangkan produk tanpa parfum dan alkohol yang mudah menguap
Pewangi dan jenis alkohol tertentu dapat menambah risiko iritasi pada area mata yang sensitif. Periksa daftar komposisi, tetapi jangan langsung menyamakan semua jenis alkohol karena fatty alcohol, seperti cetyl alcohol dan cetearyl alcohol, memiliki karakteristik berbeda.
5. Pastikan perlindungan terhadap sinar UV tetap memadai
Selain mempertimbangkan kenyamanan di area mata, pilih sunscreen dengan perlindungan minimal SPF 30 dan PA+++ atau lebih tinggi. Aplikasikan sesuai petunjuk kemasan dan hindari mengoleskannya terlalu dekat dengan mata.
Pada akhirnya, sunscreen yang cocok tidak hanya harus nyaman digunakan, tetapi juga mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV.
Jika suatu produk terus membuat mata perih, hentikan pemakaiannya dan pertimbangkan alternatif dengan formulasi berbeda.