Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Yasinta Rahmawati

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB
Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya
Ilustrasi berlari. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Zona 1 lari adalah tingkat intensitas lima puluh hingga enam puluh persen denyut jantung maksimal untuk pemulihan.
  • Zona 2 lari menggunakan enam puluh sampai tujuh0 persen denyut jantung maksimal untuk membangun fondasi daya tahan.
  • Zona 3 lari menerapkan tujuh puluh hingga delapan puluh persen denyut jantung maksimal guna meningkatkan stamina aerobik.

Suara.com - Bagi para pemula, mungkin masih asing dengan apa itu zona 1, 2, 3 dalam lari. Ketiganya merupakan pembagian intensitas latihan berdasarkan denyut jantung atau heart rate.

Dalam latihan lari, denyut jantung menjadi salah satu indikator untuk mengetahui seberapa keras tubuh bekerja. Semakin tinggi intensitas lari, semakin cepat pula jantung berdetak.

Karena itu, pelari tidak harus selalu berlari kencang untuk mendapatkan manfaat olahraga.

Secara medis dan praktis, zona denyut jantung terbagi menjadi lima. Namun, bagi sebagian besar pelari, baik pemula maupun yang sedang membangun fondasi, tiga zona pertama (Zona 1, Zona 2, dan Zona 3) memegang peranan paling krusial dalam membentuk daya tahan tubuh.

Yuk, kita bedah satu per satu arti dari Zona 1, 2, dan 3 agar latihan lari kamu makin efektif, terarah, dan terhindar dari cedera!

Apa itu Heart Rate Zone?

Sebelum masuk ke detail zonanya, mari pahami dulu konsep dasarnya. Heart Rate Zone adalah rentang kecepatan detak jantung (biasanya dihitung dalam satuan beats per minute atau bpm) saat melakukan aktivitas fisik.

Rentang ini dihitung berdasarkan persentase dari Denyut Jantung Maksimal (Maximum Heart Rate atau MHR). Cara paling mudah untuk mengetahui perkiraan MHR kamu adalah menggunakan rumus sederhana:

HR max = 220 − usia

Misalnya, jika usia kamu 30 tahun, perkiraan detak jantung maksimal adalah 190 denyut per menit (bpm).

Berdasarkan angka tersebut, perkiraan zona latihanmu adalah:

baca juga
  • Zona 1 (50–60 persen): 95–114 bpm
  • Zona 2 (60–70 persen): 114–133 bpm
  • Zona 3 (70–80 persen): 133–152 bpm

Angka tersebut merupakan perkiraan, bukan batas mutlak. Detak jantung maksimal setiap orang dapat berbeda, sehingga hasil perhitungan sederhana ini belum tentu sepenuhnya mencerminkan kondisi tubuhmu.

Untuk memantau denyut jantung selama berlari, kamu bisa menggunakan smartwatch atau alat pemantau detak jantung. Perhatikan pula kondisi tubuh, tingkat kelelahan, cuaca, dan kenyamanan saat berolahraga.

1. Zona 1 (50–60% dari MHR)

Zona Pemulihan dan Pemanasan Karakteristik: Terasa sangat santai, ringan, dan pernapasan sangat rileks. Pada zona ini, kamu masih bisa berbicara atau bahkan bernyanyi dengan lancar tanpa terengah-engah.

Aktivitas yang Cocok: Jalan santai, peregangan dinamis, pemanasan (warm-up), atau pendinginan (cool-down) setelah berlari.

Manfaat Utama: Zona 1 berfungsi optimal untuk melancarkan sirkulasi darah dan membantu tubuh melakukan pemulihan (recovery) setelah sesi latihan yang berat.

Zona ini sangat aman dan tidak membebani kerja jantung secara berlebihan, sehingga sangat pas dijadikan gerbang awal sebelum kamu mulai melangkah lebih jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Alasan K-24 Healthy Run Tawarkan Kategori Lari Unik 2,4K, Ternyata Ada Filosofinya

Alasan K-24 Healthy Run Tawarkan Kategori Lari Unik 2,4K, Ternyata Ada Filosofinya

Sport | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:02 WIB

3 Sepatu Lari Lokal Murah di Bawah Rp200 Ribu, Lengkap Review Pembeli

3 Sepatu Lari Lokal Murah di Bawah Rp200 Ribu, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:27 WIB

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

10 Sepatu Trail Running Terbaik untuk Lari Lintas Alam dari Brand Lokal dan Global

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Terkini

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

Kreasi Warga Cengkareng, Bikin Perahu Unta dengan 3.000 Lebih Sampah Botol Plastik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

KPK Tak Bertaji, Tersangka Korupsi Dana Bencana Tidak Dijerat Pakai Pasal Hukuman Mati

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

Wacana Gaji ASN Lewat Kopdes Dinilai Cuma Akal-akalan: Harus Dibatalkan

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

×