Belum Punya Smartwatch? Ini Cara Akurat Menghitung Pace Lari untuk Pemula

Nur Khotimah

Senin, 19 Oktober 2026 | 10:40 WIB
Belum Punya Smartwatch? Ini Cara Akurat Menghitung Pace Lari untuk Pemula
Ilustrasi Lari. (Pexels.com/Tirachard Kumtanom)
baca 10 detik
  • Panduan EIGER Adventure menyatakan bahwa kisaran pace lari ideal bagi pemula adalah tujuh hingga sembilan menit per kilometer.
  • Pelari pemula dapat mengukur pace secara praktis dengan memanfaatkan aplikasi GPS berbasis smartphone seperti Strava, Nike Run Club, Relive, dan Runkeeper.
  • Pace lari juga dapat dihitung secara manual melalui pembagian total waktu tempuh dengan total jarak lari menggunakan stopwatch.

Suara.com - Lari menjadi salah satu olahraga yang banyak diminati karena mudah dilakukan dan tidak membutuhkan banyak peralatan.

Bagi pemula, memahami pace lari juga penting agar latihan terasa nyaman dan perkembangan kemampuan bisa dipantau secara bertahap.

Pace lari sendiri merupakan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tertentu, biasanya dinyatakan dalam menit per kilometer (menit/km).

Dengan mengetahui pace lari, kamu bisa mengevaluasi kecepatan berlari, menjaga ritme latihan, dan menentukan target yang sesuai dengan kemampuan tubuh.

Namun, mengukur pace sering dianggap membutuhkan smartwatch atau jam tangan pintar khusus olahraga.

Padahal ada cara lain yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan smartphone maupun perhitungan sederhana secara manual. Jadi, kamu tidak perlu menunda latihan hanya karena belum memiliki smartwatch.

Lantas, berapa pace lari yang ideal untuk pemula dan bagaimana cara menghitungnya dengan akurat? Simak penjelasan berikut ini.

Pace Lari untuk Pemula Sebaiknya Berapa?

Ilustrasi lari. (Magnific)
Ilustrasi lari. (Magnific)

Menurut panduan EIGER Adventure, pace lari pemula umumnya berada di kisaran 7–9 menit per kilometer.

Meski begitu, angka tersebut bukan patokan mutlak karena pace yang ideal bergantung pada kondisi fisik, tingkat kebugaran, pengalaman berlari, dan tujuan latihan masing-masing.

baca juga

Cara sederhana untuk mengetahui apakah pace sudah sesuai adalah dengan melakukan talk test.

Jika kamu masih bisa berbicara dengan nyaman saat berlari tanpa terengah-engah, kecepatan tersebut cenderung sesuai untuk latihan santai.

Sebaliknya, jika napas mulai terasa berat sejak awal atau tubuh cepat kelelahan, cobalah memperlambat lari.

Pemula juga bisa mengombinasikan lari dan jalan kaki, misalnya berlari selama dua menit lalu berjalan selama satu menit, untuk membangun stamina secara bertahap.

Cara Menghitung Pace Lari tanpa Smartwatch

Ilustrasi Lari - Sepatu Lari Lokal untuk Half Marathon (Unsplash)
Ilustrasi Lari. (Unsplash)

Menghitung pace lari tanpa smartwatch dapat dilakukan dengan dua cara, yakni menggunakan aplikasi di HP dan menghitungnya secara manual. Berikut penjelasan untuk masing-masing alternatif.

Menghitung Pace Lari Pakai Aplikasi di HP

Salah satu cara praktis untuk mengukur pace adalah menggunakan aplikasi lari di smartphone. Aplikasi ini umumnya memanfaatkan GPS untuk merekam jarak dan durasi latihan, kemudian menghitung pace secara otomatis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja 5 Merek Sepatu Lari Lokal Terbaik? Ini Rekomendasi Paling Laris

Apa Saja 5 Merek Sepatu Lari Lokal Terbaik? Ini Rekomendasi Paling Laris

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Apa Itu Zona 1, 2, 3 dalam Lari? Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:35 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia, Sudah Bertahun-tahun Jalani Cuci Darah

Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia, Sudah Bertahun-tahun Jalani Cuci Darah

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:36 WIB

Biaya Pengiriman Minyak Dunia Melonjak, Tanda-tanda Kenaikan Harga BBM Lagi?

Biaya Pengiriman Minyak Dunia Melonjak, Tanda-tanda Kenaikan Harga BBM Lagi?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Mantan Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Mahasiswa Singgung Kinerja SF Hariyanto dan DPRD Riau Tangani Karhutla

Mahasiswa Singgung Kinerja SF Hariyanto dan DPRD Riau Tangani Karhutla

Riau | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran

Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Saham Anjlok! BBCA Buyback Saham 19-21 Oktober 2026, Karyawan Dilarang Transaksi

Saham Anjlok! BBCA Buyback Saham 19-21 Oktober 2026, Karyawan Dilarang Transaksi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior

Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting Tembus Rp126.400 per Kg, Bawang Merah Naik 18 Persen

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Keriting Tembus Rp126.400 per Kg, Bawang Merah Naik 18 Persen

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rumah Dialih Fungsi Jadi Kafe Tanpa Izin? Siap-siap Disegel Pemkot Makassar

Rumah Dialih Fungsi Jadi Kafe Tanpa Izin? Siap-siap Disegel Pemkot Makassar

Sulsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Akhir Pekan Kelabu Pemain Timnas Indonesia di Eropa, Kevin Diks hingga Dean James Tumbang

Akhir Pekan Kelabu Pemain Timnas Indonesia di Eropa, Kevin Diks hingga Dean James Tumbang

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:20 WIB

×